
Aku masih duduk terdiam, merutuki setiap kebodohan yang aku lakukan karena membiarkan dia pergi .
Bagaimana kalo dia tidak ingin kembali bersama ku lagi?, Bagaimana kalo orang tuanya tau mengenai masalah ini ?, Bagaimana cara ku meyakinkan dia kembali?, Segala pertanyaan terus berputar di otak kecilku ... Bagaimana ini, Aku merasa bingung, fikiranku buntu . Apa yang harus Aku lakukan? Aku harus apa sekarang?,
Aku merasa frustasi dengan semua permasalahan yang semakin kompleks ini ..
Ya Tuhan, Aku merasa kacau .. Merasa kehilangan segalanya ... Padahal Manda baru pergi semalam dan keadaan ku sudah tidak baik-baik saja, Lalu bagaimana kalo dia pergi selamanya dari hidup ku, Apa aku masih bisa bertahan ...
" Akhiri hubungan mu dengan perempuan itu baru kamu temui Manda " ucap Bu Indri tiba-tiba, Sudah hampir satu jam Rey berada di ruangan itu sendiri.
" Ma, tapi Rey memang tidak punya hubungan apapun dengan dia. dia hanya sekretaris Rey dikantor "
" Rey, Mama memang tidak tau apapun soal bagaimana kedekatan mu dengan dia di kantor , Tapi Papa mu tidak, dia bisa melihat kalo perempuan itu menyukai mu. dan dengan bodoh nya kamu, kamu memberi harapan padanya, memberi peluang untuk masuk ke dalam kehidupan rumah tangga mu itu .. Kamu pasti tau Adi, awalnya Mama dan Papa sangat khawatir karena hubungan Manda dan dia sangat dekat, hingga akhirnya dia pergi barulah kami merasa tenang . kenapa, Karena pertemanan akrab laki-laki dan perempuan itu pasti menggunakan perasaan, dan orang itu Adi . Untung saja keyakinan Manda padamu sangat kuat. Coba kalo tidak , bisa-bisa dia kaya kamu yang ada masalah dengan pasangan malah nyari pelarian " kesal Mama Indri,
" Tapi Ma, gimana kalo Manda gak mau balik lagi kesini ?" Ucap Rey dengan wajah bingung nya
" Ya kamu yang tinggal disana, jadi laki kok susah amat " Cibir Mama Indri
" Ma bukan itu maksud nya "
" Percaya dong sama istri sendiri, kalo dia bakalan kembali lagi sama kamu. kamu tuh, kalo udah begini go*blog nya keliatan banget " Mama Indri sudah tak kuasa lagi untuk menahan jitakan di kepala Rey,
__ADS_1
" Mama, Ini Rey udah bonyok begini loh. Ntar Manda makin gak mau kalo muka Rey makin ancur " Rajuk Rey dengan ringisan. ternyata jitakan mama nya itu benar-benar sakit juga
" Biarin, biar kamu tau rasa kalo Manda nyari yang lebih ganteng dari kamu "
" Mama ada rencana ganti mantu gitu ?, " Ucap Rey dengan wajah polos nya
" HEH... " Bentak Mama Indri
" Ah .. Ah .. Iya Ma, Jangan dijitak juga ini kepala Rey" Rey kembali meringis, ia terus mengusap bagian kepalanya yang sakit
" Sembarangan kamu ! sampai kapanpun Manda jadi mantu kesayangan mama yah " ucap Mama Indri memberikan peringatan ..
" Makasih Ma, Rey janji bakal bawa Mantu kesayangan Mama itu untuk kembali ke rumah kita lagi " Rey langsung memeluk Mama nya, merasa bersyukur karena Mama Indri terus mendukung agar Rey tidak pernah menyerah memperjuangkan Manda dari dulu
" Mama tau kalo Rey akan jadi Hot Daddy " bisik Rey ditengah pelukan mereka,
" Maksudnya?" Mama Indri langsung melepaskan pelukannya ia menyeritkan matanya menatap Rey. dengan wajah menduga-duga nya dan tangan yang menutupi mulut nya ...
" Iya Ma, Manda hamil lagi dan usianya udah delapan Minggu " Mama Indri kembali memeluk putranya itu, merasa amat bahagia atas apa yang di ucapkan Rey, Ia sampai menangis haru ...
" Ya Tuhan, Terimakasih atas anugerah ini ... Rencana mu memang selalu yang terbaik " ...
__ADS_1
.
.
.
" HEH" Ucap Mama Indri menyadari sesuatu
" Emang keterlaluan kamu, Sudah tau Manda hamil dan kamu masih diam saja disini " Mama Indri kembali melayangkan beberapa pukulan kecil di lengan anak nya...
.
.
Udah cuma segitu doang sih ...
Masih merasa pesimis karena kurang dukungan para Raiders semua ... Tapi tetep Up dong, kan aku mah gak Pundungan ...
Salam Semangat ...
.
__ADS_1
.