Ambisi Cinta Model Cantik

Ambisi Cinta Model Cantik
TIDUR TANPAMU


__ADS_3

" Ponakan Aunty,.... Aunty cantik mu dateng... " Teriak Indira saat memasuki kamar Manda, Calon Aunty ini dengan semangat membuka pintu kamar tanpa aba-aba terlebih dahulu ....


" Aahhhhhh....... Adegan Mesummmm.... Mata gwe tercemar..... Gi Laaaaa......" Teriakan Indira dengan suara menggelegar membuat pasangan yang sedang berciuman itu menghentikan kegiatannya dan melihat ke arah pintu, Mereka menatap tajam Wajah Indira yang ditutupi tangannya namun dengan jari yang sedikit dibuka ..


" INDIRA......" teriak Rey kesal ... Kegiatan panas nya dengan Manda tiba-tiba terganggu karena kehadiran tamu tak diundang. Bisa-bisanya di malam larut begini Indira datang ke rumah mereka ... Sementara Manda hanya tersenyum simpul sambil mengelus lengan suaminya, Menenangkan has rat Rey yang bergejolak...


" Sumpah gwe kagak liat Kak Kalian tadi ciuman... Silahkan dilanjut aja, Gwe mau keluar kok" Dengan langkah pelan Indira membalikan tubuhnya hendak keluar kamar dengan ragu, Ia sebenarnya jadi di buat penasaran dengan adegan lanjutan nya ...


" Indira,... Liat ini" Manda langsung merapat kan tubuhnya ke tubuh Rey, Ia menarik tengkuk suaminya dan mencium bibir Rey dengan sangat dalam ... Suara decapan bahkan sampai terdengar di ruangan itu ...


" An Jir.... Manda lho po*no ..." ucap Indira langsung lari terbirit-birit...


" Tutup pintunya, gwe mau lanjut adegan inti" teriak Manda merasa puas mengerjai sahabatnya...


Keduanya sama-sama tertawa, melihat ekspresi lucu indira tadi ....


" Lanjut?" Tawar Rey menggoda, yang langsung di angguki Manda...

__ADS_1


Selama beberapa saat Indira hanya mengumpat, Ia tak habis fikir, Manda yang sekarang ternyata telah berubah..


" Maaf nunggu lama" Ucap Manda cengengesan, Ia jadi tak enak karena ternyata indira masih menunggu nya ...


" Tadi Mas Rey minta ronde tamba-" Manda menghentikan ucapan nya karena melihat mata Indira yang menatapnya kesal ... Indira masih diam, tak ada komentar apapun yang keluar dari mulut beo nya..


" Gwe kangen banget sama lho, Iya kan Sayang" Ucap Manda dengan mengelus perutnya, Memberi tahukan Indira kalo keponakan nya juga kangen ...


" Aunty cantik,,... " Dengan suara khas anak kecil, Manda terus menggoda Indira yang masih nampak kesal...


" Manda .....Hiks....Hikss...." Indira menangis tiba-tiba, Membuat Manda bingung, baru saja dia ngambek sekarang malah nangis


" Bukan itu, Tapi Gi La emang kalian, Dulu aja ogah-ogahan, lah sekarang gas poll mulu tiap malem,... gak takut lho tuh bayi keluar duluan saking enek nya di cekokin sp*rma kak Rey mulu"


" Aduh Sakit kak" Indira mengusap kepalanya yang terkena toyoran Rey yang baru ikut bergabung dengan mereka


" Belum pengalaman kan?" tanya Rey penasaran menunjuk Indira,

__ADS_1


" Pantesan belum tau mantep nya ... Gimana Mee,, Aaaaahhhh.... Eeuuhhhhh... Aaahhhh.... Eeuuhhhhh" Goda Rey pada Indira,


" Mas.." Kesal Manda dengan memukul lengan Rey, Rey langsung menahan tangan Manda dan mendepaknya erat..


" Gak usah kesel begitu,.. Fakta nya gak bisa kamu sangkal Sayang" Bisikan itu sukses membuat Manda tersipu malu


" Tadi belum puas yah, Sampe di reka ulang depan gwe, DEPAN GWE !!!" kesal Indira menunjuk dirinya. Ia yang hendak bangkit dari duduknya langsung di tahan Manda ..


" Eh gak usah pulang, Lho nginep disini. Lho mau cerita kan... Ayo ke kamar gwe" Ajak Manda cepat, Ia memegang tangan Indira dan mengajak nya ke kamar


" Sayang, Ini Mas tidur sendiri gitu maksudnya?" teriak Rey memelas,,


" Gak apa-apa, Sekali-kali doang" ucap Manda santai tanpa melihat ke arah pria yang sedang frustasi itu....


" Syukurin lho Kak" Ejek Indira sambil menjulurkan lidahnya.. Ia merasa puas karena Rey harus tidur di kamar lain setelah membuat dia menunggu lama untuk curhat dengan Manda ....


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2