
" Mas, itu Bunda sama Ayah udah bareng sama Mama" Tunjuk nya pada beberapa orang tua yang sedang asik bercengkrama di sebuah meja khusus keluarga, Manda yang baru masuk ke aula tempat dimana diadakannya resepsi langsung berjalan dengan lengan yang tak henti Rey gandeng.. Pria itu hanya mengangguk dengan langkah yang mengikuti istri nya yang sudah tak sabaran ingin bertemu Bunda nya itu ....
" Sayang, Mas ke depan dulu ya" Pamit Rey sambil berbisik, Sudah cukup lama mereka ikut ngobrol di meja tersebut sampai akhirnya Rey memutuskan untuk pergi, Ia sengaja memberikan ruang untuk istrinya bersama orang tua nya yang pagi tadi baru tiba dari Bandung..
Tanpa menunggu persetujuan Manda, Rey Langsung pergi dari meja tersebut menyusul Mama dan papa nya yang terlebih dahulu pergi..
" Rey.." sebuah tangan melambai tepat ke arah Rey yang baru berjalan beberapa langkah dari Manda ..
" Vino, Lho Dateng juga" Ucap Rey menyalami sahabat nya itu. Manda yang mendengar suara Suaminya, Langsung mencari arah Suara tersebut. Ia tersenyum senang kala sahabat Suaminya itu datang juga ke acara pernikahan Indira, Vino memang sudah sangat lama bersahabat dengan Rey hingga hubungan mereka begitu dekat bahkan dengan masing-masing keluarga..
" Iyalah, Tante lhu undang gue . Ya kali kagak Dateng... Eh btw, gimana kabar bidadari gue ?" Tanya nya sambil melirik ke arah Manda yang hanya berada beberapa meter dari nya .. Ia tersenyum menggoda kala Manda menengok ke arahnya karena mendengar namanya disebut..
" Bidadari lhu tuh Istri gue Kam vret" Jawab Rey sambil memukul lengan Vino
" Kabarnya baik, sekarang dia lagi hamil anak gue" Imbuh nya bangga.
" Percaya dah gua, Punya bini cuakep pasti gas pol terooosssss ....... tiap malem hahhahah" Ledek Vino
" Sialan emang lhu "
" Oh ya gue kesini bareng sama Maya juga" Tepat dengan ucapan Vino, Seorang perempuan cantik berjalan ke arah mereka dan langsung memeluk Rey begitu erat, Ia bahkan mencium kedua pipi Rey yang hanya diam mematung kaget atas apa yang baru perempuan itu lakukan...
" Gila lhu May, Maen nyosor aja sama laki orang" Protes Vino menggeleng kepalanya, Tak habis fikir dengan apa yang baru sahabatnya itu lakukan...
" Gak usah lebay begitu lhu" Jawab Maya dengan hempasan tangannya di udara
__ADS_1
" Laki orang May, Jangan bikin rusuh deh ... Bini nya lagi hamil itu " Ucap Vino sambil menarik tubuh Maya agar sedikit menjauh dari Rey.. Mau bagaimana pun Ia tak akan mendukung perbuatan Maya tadi meskipun Maya adalah sahabat nya juga ..
" Terus kenapa vino ....." Tanya Maya dengan suara penuh penekanan, Merasa tak terima dengan apa yang vino lakukan tadi ..
" Ya lhu nyosor si Rey kaya tadi, bisa ngamuk bini nya" jawab vino kesal, Ia tak ingin kejadian tadi mengundang kesalah fahaman dalam rumah tangga Rayyen ...
" Udahlah, gak apa-apa vin " Lerai Rey yang merasa akan ada perdebatan panjang antara kedua sahabatnya itu ...
" Moga aja, Manda gak liat" ucap nya sedikit menurunkan nada suaranya
" Tapi sayang nya aku liat, Gimana dong Mas?" Perempuan itu ternyata sudah Berdiri di belakang suaminya, Ia bersikap santai meskipun gemuruh kekesalan terus menggema dalam hatinya.. Melihat Suaminya yang berada dalam pelukan wanita lain, tentu saja membuat dia begitu kesal.. Ingin Rasanya detik itu juga ia memfitting suaminya itu, Namun akal sehat masih menyadarkan ibu hamil itu ...
" Dan sayangnya aku terlalu pintar untuk mempermasalahkan hal bodoh kaya tadi" jawaban Manda langsung menohok hati Rey, Ada perasaan menyesal yang menderanya kala ia hanya diam saat Maya memeluk nya tadi, Apalagi melihat wajah Manda yang begitu santai membuat nya malah merasa sakit..
" Kak Vino, Gimana kabarnya?, Udah lama ya, kita gak ketemu" Ucap Manda yang berjalan melewati Rey dan Maya yang masih diam menatapnya..
" Kamu, Makin cantik... Apalagi hamil begini, liat nya makin seger aja" Sedetik kemudian ia malah menanggapi Manda dengan caranya agar membuat Rey cemburu.. Sekali-kali Rey memang harus di beri pelajaran, Fikirnya ...
" Gimana kalo kita nyari tempat buat ngobrol" Ajak nya yang mendapat anggukan dari Manda, Mereka langsung berjalan tanpa memperdulikan ekspresi wajah Rey dan Maya ...
" Mee .... " Panggil Rey, Namun sebelum ia melangkah tangan Maya lebih dahulu menahan kepergian nya ...
"Gue pengen ngobrol berdua sama lhu, Bisa kan?" Tanpa menunggu persetujuan Rey, Maya menarik tangan lelaki itu untuk duduk di meja yang tak jauh dari Manda dan Vino ...
" Apaan sih May, Lhu tuh gak tau yah kalo si vino naksir berat sama bini gue" Rey yang hendak berdiri untuk menghampiri Manda lagi-lagi ditahan oleh Maya... perasaan nya sedang dibuat tak Karuan melihat Manda yang tertawa senang bersama Vino ...
__ADS_1
" Gue tau. Tapi, Biarin aja mereka ngobrol. Si vino kagak mungkin rebut Si Manda dari Lhu..."
" Gue pengen cerita sama lhu, Ini penting banget Rey buat gue " Wajah Maya tiba-tiba berubah jadi sendu... Hal itu cukup membuat Rey mengalihkan perhatian dari Manda untuk mendengarkan curhatan Maya.
Sementara Manda, Ekor bola matanya terus melirik tajam ke arah Rey yang terlihat sedang khawatir namun masih berusaha menenangkan Maya yang berada tepat di sampingnya ...
Manda kali ini sungguh merasa begitu kesal atas apa yang ia lihat itu.. Wajahnya sudah memerah kala Rey terus mengusap punggung Maya ..
Api cemburu sudah berkobar bagitu besar dalam hatinya ...
Semenjak penolakan Rey waktu itu, di tambah kenyataan kalo Rey menikahi Manda ... Maya akhirnya memutuskan untuk bekerja di luar negri, Berharap patah hatinya akan sembuh seiring berjalannya waktu dengan jauh dari Rayyen ..
Namun setelah cukup lama, Ia pun kembali ke Indonesia dan datang kepada Rey...
" Awas aja kamu Mas ...." Gerutu nya dalam hati...
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.