Ambisi Cinta Model Cantik

Ambisi Cinta Model Cantik
SETRUM


__ADS_3

Pagi itu Manda terlihat amat panik, Wajah nya berubah menjadi pusat pasi karena merasa bersalah pada Arsen...


Sementara Arsen, Pria itu hanya tertawa melihat tingkah Manda yang begitu mengkhawatirkan nya ..


Ada perasaan senang dalam hatinya kala wanita yang begitu ia dambakan itu begitu memperhatikan kondisinya saat ini ....


" Aku gak apa-apa. Udah, tenang aja sih" ucap Arsen menenangkan Manda ... Sebisa mungkin ia menutupi kondisinya yang mulai menunjukkan tanda-tanda alergi akan susu almond tadi ...


" Ke dokter yuk, Aku antar kamu" Berkali-kali Manda membujuk Arsen agar pergi ke dokter.. Ia begitu faham akibat yang ditimbulkannya alergi tersebut...


" Hari ini aku harus ke kantor, Aku pamit dulu... Terima kasih untuk sarapan nya, Besok pagi tolong bikinan lagi ya. tapi, gak pake susu almond" Pinta Arsen dengan segurat senyuman yang amat manis..


Ia bangkit dari duduknya, sambil mengelus kepala Manda dengan penuh kasih sayang,, Namun sebelum ia melangkah meninggalkan meja makan itu..


" Jangan pergi...!! Jangan buat aku merasa bersalah karena bikin kamu kaya gini" Manda langsung menahan pergelangan tangan Arsen yang mulai dingin ... Ia bisa merasakan sesuatu yang mulai bereaksi dalam tubuh Arsen ...


"Beneran gak apa-apa, gak usah berlebihan begitu ah...


Aku pergi dulu... " Dengan cepat Arsen melepaskan genggaman tangan Manda.. Ia langsung berjalan keluar dengan kepala yang mulai terasa berat...


Sungguh, Arsen tak ingin Manda melihat keadaan nya yang sedang tidak baik-baik saja .. Ia tak mau perempuan itu mengkhawatirkan nya ...


" Arsen tunggu..." Panggil Manda dengan mencoba menyusul langkah kaki Arsen ....


" ARSEN....." teriak Manda lagi karena Arsen tak sedikit pun menoleh ke arahnya....


Hampir satu jam Manda terus berjalan kesana-kemari dengan perasaan bingung bercampur khawatir, Bahkan kaki nya yang masih terasa ngilu pun sudah tak ia hiraukan, Fikiran nya hanya tertuju pada Arsen, Bagaimana keadaan pria itu sekarang...


Hingga Ia memutuskan untuk datang ke Apartemen Arsen, memastikan sendiri kalo pria itu ada disana atau memang pergi ke kantor nya ..


Tring.... Tring....Tring ...


Suara telpon memberhentikan langkah Manda, Ia menggeser layar telpon nya dengan cepat...

__ADS_1


" Pak, Pulang aja lagi,.. Saya mau di Apartemen aja" Ucap Manda menjawab suara dari telpon nya ..


Sang supir yang dikirim suami nya itu ternyata sudah berada di lobby Apartemen..


Manda mulai berjalan menuju pintu Apartemen Arsen, berharap kalo laki-laki itu berada di apartemen nya ...


Manda terus menekan bel di pintu Apartemen Arsen, berkali-kali pula ia mengetok pintu itu namun tak ada jawaban apapun dari dalam sana ...


" ARSEN ..... Buka pintunya" teriak Manda yang tak bisa mengendalikan rasa khawatirnya...


" Kamu ngapain.... teriak - teriak disini" tanya Arsen tiba-tiba, Pria itu berdiri tepat di belakang Manda...


" Arsen,,," Ucap Manda kaget, Ia langsung memeluk Arsen, bersyukur pria yang dikhawatirkan nya itu ternyata baik-baik saja ... Tubuh Arsen menegang mendapatkan perlakuan manis dari Manda .. Ia tersenyum begitu bahagia kala perempuan itu begitu mengkhawatirkan kondisi nya ..


" Aku takut kamu kenapa-napa karena kesalahan aku" Imbuhnya lagi mengeluarkan perasaan takut nya ..


" Tenang aja, Aku gak bakalan mati sebelum dapetin kamu" Goda Arsen menjaili perempuan itu ..


" Arsen. Kamu tuh nyebelin banget sih.. Kebangetan tau gak!! Udah, Sekarang buka pintunya!!" Perintah Manda galak.. Ia melepaskan pelukannya karena merasa kesal juga terhadap Arsen yang membuat dia begini ..


" Iya, Sabar dong.. Lagian mau ngapain sih kamu masuk ke apartemen cowok?" Manda langsung menggeret Arsen untuk masuk ke dalam setelah pintu itu terbuka dengan sempurna...


" Mau lanjut yang tadi?" Goda Arsen kembali..


" Aku udah minum obat dokter, Manda.." jelas Arsen, Ia duduk di kursi sesuai instruksi Manda...


" Bagus lah, Tapi aku belum bisa tenang kalo kondisi kamu masih kaya sekarang" Ucap Manda yang melihat dengan jelas alergi pada tubuh Arsen ...


Arsen hanya bisa diam ketika ia hanya akan membuka suara nya mendapatkan pelototan tajam dari Manda ..


Tanpa menunggu lama, Manda langsung masuk ke area dapur dan mencari berbagai bahan yang sekiranya bisa menetralisir alergi dalam tubuh Arsen..


" Aku bikinin teh jahe, Liat di Internet katanya bisa ngurangin gejala alergi nya, Nanti kalo udah agak anget tinggal masukin air lemon nya .." Jelas Manda yang datang dari area dapur dengan segelas teh jahe yang masih mengepul...

__ADS_1


" Iya Terima Kasih" Ucap Arsen yang dibuat terkesima dengan sikap Perhatian Manda


" Sekarang sambil nunggu teh nya dingin, Aku pakein kamu salep dulu biar badan nya gak gatel" Manda berjalan menuju laci yang di tunjukan Arsen dimana terdapat salep gatal disitu ...


" Manda..." Ucap Arsen yang tiba-tiba menahan tangan Manda yang sedang mengoleskan salep pada tubuhnya.. Pria itu menatap Manda intens..


Sementara Manda ia menolehkan wajahnya ke arah Arsen dengan tatapan heran ..


" Kenapa?, Sakit?" tanya Manda khawatir...


" Nggk, Aku cuma gak tahan aja sama sentuhan kamu...." Goda Arsen dengan seringai kecil


" Hahahaha...... Kenapa, Nyetrum yah?" Ledek Manda tanpa menggubris ekspresi Arsen..


" Iya, Mau nyoba aku setrum?" Tanya Arsen dengan tawa puasnya, begitu wajah Manda berubah memerah ... Wanita itu bahkan memberhentikan aktivitas Nya karena godaan sia lan Arsen ...


.


.


.


.


.


" Tergantung, Setrum nya kuat gak?" Tantang Manda balik, Ia tak bisa begitu saja kalah oleh godaan receh Arsen tadi..


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2