Ambisi Cinta Model Cantik

Ambisi Cinta Model Cantik
NOMER HANDPHONE


__ADS_3

" Kak Rey anter aku ke kampus yah, " pinta indira disela sela sarapan keluarga besar itu ..


" Aku juga kak "


" Eh bocah lho maen ikut2 aja, berangkat sendiri aja lah, "


" Hy kalian berdua kalian fikir aku supir apa, dari kemarin seenaknya aja nyuruh kesana kesini, males ah berangkat aja sendiri " Rey nampak kesal dengan permintaan kedua sepupunya itu


" Rey, antar mereka, anggap aja kamu jalan2 pagi liat kota Jakarta, Ini perintah dan tidak ada penolakan " Ucap Ardian papah rey, dengan tegas .. sementara yang lain langsung memberi kode pada Rey agar setuju tanpa bantahan sedikit pun ...


Indira terlihat senang, ia bisa melancarkan aksinya pagi ini ...


" Kak, gimana Manda menurut kakak?, Cantik kan, udah aku duga pasti kakak suka sama dia "


tentu saja pertanyaan itu indira lontarkan setelah adiknya reza diantar terlebih dahulu ..


" Maksud kamu apa sih In, "


" Jawab aja kak "


" Cantik aja gak cukup indira, "


" Berarti kakak setuju dong kalo manda cantik" Indira merasa puas dengan jawaban asal yang di ketakan Rey tadi


" Ayo kak, kita ke Apartemen manda dulu,

__ADS_1


masih hafal kan jalan nya, masa lupa sih jalan ke tempat calon istri " lagi2 Rey tidak bisa melawan permintaan Indira, Ia terlalu takut Indira cerita pada papa soal hal kecil seperti ini, yang bisa jadi hal besar kalo sang papa mengetahui nya .. keluarga nya memang sangat menyayangi Indira, karena indira adalah cucu perempuan satu2 nya.. Ardian adalah kakak dari Miya, dan adiknya itu sekaligus sebagai sahabat istrinya, Indri ...


Manda yang baru keluar lift nampak heran dengan mobil hitam yang sepertinya ia kenali, Ia yang akan mengambil mobilnya di basemen langsung menghentikan langkah nya,


menerka- nerka siapa yang berada di dalam mobil itu ....


" Amanda , untung lho belum berangkat .


gwe sengaja jemput lho jauh2 begini "


" Ngapain kamu kesini, aku bisa berangkat sendiri " Manda seolah memiliki firasat tidak enak dengan tingkah indira apalagi ia tahu orang di balik kemudi yang menunggu mereka adalah Rayyen ...


" Udah ayo masuk, kamu duduk di depan , oke "


maksud kamu apasih indira bikin aku malu aja dari kemaren ...


" Kak Rey, Katanya pengen no Manda, noh orang nya bisa minta langsung "


goda Indira, dia memang senang membuat ulah, dan entah ulah apa yang ingin dia perbuat sekarang


Rey hanya diam, percuma meladeni ocehan bocah satu itu ...


Tapi tidak dengan Manda, dia sudah sangat risih dengan ucapan Indira ..


Hp Rey yang terlihat tergeletak begitu saja membuat Indira malah langsung mengambil nya lalu menyimpan no Manda di dalam nya. dia sudah tidak sabar dengan diam Nya Rey ...

__ADS_1


" Oke sip , udah aku simpen yah no nya .. Gak usah bilang terima kasih, nanti aja kalo udah jadian traktir gwe hahha , " Indira langsung turun begitu mereka sampai di halaman kampus ...


" Terima kasih yah kak, Aku pamit dulu "


Amanda tentu langsung bersikap biasa saja, ia yang sudah kesal dengan indira masih bisa mengendalikan dirinya ...


" Manda" Tetapi nampaknya rey malah menahan amanda yang akan turun ...


Amanda menoleh seolah bertanya ada apa,


" Jangan dengerin omongan indira yah, dia emang jail banget orang nya . Oh yah gpp kan aku simpen no kamu ?, "


" Iya kak, simpen aja "


Dari situlah kedekatan antara Manda dan Rey dimulai ...


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2