Ambisi Cinta Model Cantik

Ambisi Cinta Model Cantik
APAKAN MASIH SAMA


__ADS_3

Seorang direktur utama perusahaan membawa amanda menuju ke salah satu ruangan di lantai tujuh kantor nya . Pak Miller, ia lalu memperkenalkan Amanda kepada salah satu tim desain interior di sana . semua orang yang berada di ruangan itu memberikan hormat kepada pimpinan perusahaan, mereka bertanya-tanya dengan sosok perempuan di samping pak miller, Manda pun memperkenalkan diri .


" Morgan, ini anggota baru tim kamu dan Amanda ini ketua tim yang akan membimbing kamu, semoga kalian bisa bekerjasama dengan baik " Ucap pak miller meninggalkan ruangan tersebut ...


Karyawan yang lain langsung kembali pada tugas nya.


" Amanda Zivanya " dengan mengulurkan tangannya..


" Aditya Morgana, Anya apa itu kamu ?, "


Morgan yang menerima uluran tangan manda menahan tangan yang ia genggam itu, dia bertanya dengan hati-hati .


" Adi? , benarkan kamu adi " Ia seolah tak percaya dengan sosok yang ada di depannya


" Ah benarkan kamu Anya, kamu juga kan yang kemarin ada di Grand Indonesia. kenapa kemarin aku gak nyamperin aja sih . aku tuh udah berfikir itu kamu, tapi karena sering salah orang jadi gak berani lagi nanya "


" Adi, kamu masih inget kan sama aku?" tanya manda khawatir, Ia merasa takut kalo orang yang di depannya sudah melupakan nya .


" Kamu itu bicara apa, tentu saja aku mengingat segala hal tentang kamu "


Panggilan Adi dan Anya, panggilan kecil mereka berdua .


Adi yang masih menggenggam tangan manda langsung menariknya ke pelukannya .


" Dhi, Adi ini di kantor. " Ia sangat malu dengan apa yang Adi lakukan, apalagi beberapa orang melihat kejadian itu.


" Karena aku karyawan baru disini, ayo tunjukkan kerjaan ku sekarang " ucap manda setelah pelukan itu terlepas .. Ia harus bersikap profesional sekarang karena waktu nya untuk bekerja .


Jam Menunjukkan waktu makan siang


setelah banyak arahan yang di berikan Adi, manda mulai pekerjaan pertama nya .


" Gimana Desainnya bagus gak, ini cafe kesukaan aku . rasanya aku bisa melihat kenangan kita disini "


" Jadi ini desain pertama kamu?. bagus, aku suka "


" Mbak pesen Spaghetti carbonara sama es lemon tea nya masing-masing dua "


Amanda yang sedari tadi terus memperhatikan desain ruangan tersebut.


" Dhi, kamu masih inget sama makanan kesukaan aku "


" Tentu saja aku mengingat semua nya, mengingat semua tentang mu dan tentang kita" Manda seolah tidak percaya dengan ucapan Adi, penantiannya selama ini tidak sia-sia, adi masih seperti yang ia kenal dulu .

__ADS_1


" Anya "


" Iya " Manda langsung menatap manik mata itu, mata dari orang yang amat ia rindukan.


" Apa yang kamu lakukan setelah kepindahan ku?, kenapa rumah mu dijual?, apa semua nya baik-baik aja , aku ingin tahu semua nya "


Adi menunggu jawaban dari pertanyaan nya, karena Manda seolah sedang mengingat kehidupan nya yang hampa setelah kepergian adi, Manda menghela nafas memberi kekuatan pada dirinya kalo kejadian itu sudah berlalu.


" Apa aku boleh jujur padamu, kalau setelah kepergian mu aku tidak baik-baik saja . Waktu itu kehidupan keluarga banyak berubah. Perusahaan ayah mengalami kemajuan yang pesat, kami pun pindah rumah dan menjual rumah yang dulu . setelah itu aku tidak pernah memiliki waktu untuk berteman dengan siapapun. kamu tau sendiri kan bagaimana ayah ku. dulu saja aku hanya boleh berteman dengan mu dan adik mu saja . Ayah sangat menuntut ku untuk selalu jadi yang terbaik "


" Apa kamu tau kalo aku mencari mu ke Bandung, aku bahkan kuliah di Bandung supaya bisa bertemu dengan mu lagi "


" Bukankah dulu kita sepakat kalo akan sama-sama kuliah di Jakarta?, Apa kamu lupa Dhi?, Padahal aku sampe menolak keinginan ayah untuk kuliah di luar negeri"


Manda merasa sedih


" Aku fikir kamu yang akan melupakan itu, makanya lebih baik aku susul kamu ke Bandung. aku baru dapat kabar kalo kamu di Jakarta setelah aku hampir lulus . ah bodoh memang setelah dua tahun aku di Jakarta pun baru bisa bertemu dengan mu saat ini "


" Ya tentu saja gak ketemu, kamu ke Jakarta aku yang malah ke Singapura " Suara manda tidak lagi sendu, ia bahkan tersenyum bahagia mengetahui perjuangan adi mencari nya


" Ngapain ? " tanya adi spontan


" Kerja jadi model, aku juga sekolah model disana loh, aku baru ke Jakarta semingguan yang lalu "


ucap adi dengan senyum nya


" Mungkin kita harus bertemu dengan versi terbaik masing-masing "


" Anya, Kamu sudah gak apa-apa kan sekarang, maksud nya dengan tuntutan ayah kamu "


" Tidak, sekarang aku malah bersyukur. ayah melakukan itu untuk kebaikan aku sendiri dan ayah tahu dimana kemampuan aku makanya ayah dukung aku jadi model dan jadi Desainer interior "


" Desainer interior, cita-cita kita dulu "


Perwira Aditya Morgana, Ia adalah anak salah satu abdi negara yang di tugaskan di kota Bandung. Ia adalah teman dekat Amanda. Rumah mereka yang bersebelahan di salah satu komplek membuat hubungan mereka terjalin dengan kuat . Namun sayang persahabatan selama bertahun-tahun itu harus kandas karena kepindahan Adi, Ayahnya mendapat pemindahan tugas ke Jakarta .


Flashback on


" Dhi, Apa benar kamu akan pindah besok? "


Ucap seorang gadis yang masih mengenakan seragam SMP nya .


Mereka sedang berada di sebuah taman . Duduk sambil memainkan air yang berada di bawah kakinya

__ADS_1


" Maafkan aku Anya,"


" Kamu akan meninggalkan ku ?," tanyanya dengan mata yang mulai berair .. Ia sudah mendengar soal kepindahan adi dari seminggu yang lalu, tapi nampaknya baik dia maupun adi tidak pernah siap membicarakan hal menyakitkan itu.


" Jadi kamu mengajakku ke tempat favorit kita buat bilang itu kan? "


" Aku tidak meninggalkan kamu Anya, aku kan selalu berada di sini di hati mu . kita pasti akan bersama lagi, aku pasti jemput kamu buat ke Jakarta "


" Tapi kapan ? "


" Kamu masih mau kan jadi Desainer interior? Nah nanti aku jemput kamu buat kuliah di Jakarta, kita sama-sama wujudkan impian kita"


" Memang nya nanti kamu bakal inget sama aku ? "


" Tentu saja, aku pasti selalu inget kamu "


Manda yang sudah menangis tiba-tiba terhenti karena Adi mencubit pipi nya ..


" Adi sakit, kebiasaan deh suka nyubit "


Dengan suara merajuk karena setelah itu Adi mengelus pipi nya


" Selama Aku Nggk disini. Kamu jangan pernah nangis yah, soalnya cuma aku yang boleh hapus air mata kamu . Inget itu Istri ku "


" Hah Istri?, " Ucap Manda tak percaya


" Iya, Istri . kamu inget gak dulu kita suka main rumah-rumahan terus kita jadi suami istri "


" Itu kan boongan Dhi "


" Tapi aku bakal bikin itu jadi beneran . Jadi tunggu aku yah "


Amanda yang tersipu malu hanya mengangguk an kepalanya. Sepasang remaja itu sama-sama sedang di buat galau dengan perpisahan itu ..


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2