
" Sudah puas bermain nya ?" Tanya Rey datar, Manda menatap Rey dengan intens. Bagaimana suaminya itu tau dengan apa yang ia lakukan tadi ..
" Kamu bisa membohongi semua orang dengan akting kamu tadi, tapi tidak denganku" Manda tersentak kaget dengan pengakuan Rey..
" Mas tau kalo tadi aku cuma pura-pura?" Terlihat kalo Manda merasa menyesal dengan perbuatannya, Ia menundukkan kepalanya.
" Kamu fikir itu lucu !, Kamu datang dan menemui Utari tanpa memberi tahu aku dulu, Apa kamu tidak berfikir bagaimana khawatir nya aku ketika aku pulang dan kamu gak ada di rumah" ucap Rey sedikit menaikkan suaranya. Rey sore ini sengaja pulang lebih cepat karena merasa rindu dengan istrinya itu.
" Kamu gak percaya sama suami kamu sendiri Sampe kamu temui perempuan itu"
" Bukan itu maksud aku Mas" Manda memegangi tangan Rey yang malah menatap keluar kaca mobil
" Dengan kamu yang begini, Udah jelas banget kalo kamu berfikir Mas memang memiliki hubungan sama dia. Udah berapa kali Mas bilang kalo Istri Mas itu hanya kamu dan selamanya akan kamu, Mas cuma cinta dan sayang nya sama kamu. Udah di buntingin se gede gini kamu masih gak percaya sama kesetiaan suami sendiri... " wajah Rey menunjukkan kekecewaan yang mendalam.
" Justru karena udah bunting begini aku takut kalo Mas akan ninggalin aku" Teriak Manda frustasi, Namun air mata tetap meluncur bebas di pipinya
" Udah gendut begini pasti aku udah gak menarik lagi buat Mas Rey, Aku gak peduli sampai kapanpun Mas cuma milik aku. Dan perempuan itu, harus secepatnya hilang dari kehidupan kita.. Aku Sayang banget sama Mas Rey ... "
" Tolong jangan begini, Percaya sama aku. kalo aku menemuinya bukan karena gak percaya sama Mas, tapi karena aku yang gak mau dia terus-menerus ganggu Mas atau aku lagi" Manda semakin terisak, Ia merasa takut kalo dugaannya itu benar .. sesaat keduanya terdiam ... Kejadian tadi dengan Tari, sungguh diluar dugaannya, semuanya berjalan karena Ia yang mulai terbawa emosi namun sulit untuk mengungkapkan nya karena Manda yang hanya ingin perempuan itu berhenti untuk mengejar cinta suami nya, ......
__ADS_1
" Jadi ceritanya kamu udah bucin banget yah sama Mas" ucap Rey tersenyum menggoda, Membuat Manda secara spontan menatap Rey heran ... Apa dia baru saja kena Frank ....
" Aahhh..... Gak lucu ....." Teriak Manda melepaskan pegangan tangannya dari Rey ...
" Selamat Nyonya Amanda Mahesa kamu telah berhasil mengungkap kan perasaan mu kepada Tuan Rayyen Mahesa" Ucap Rey tidak bisa menahan tawanya, Ia sangat puas telah berhasil mengelabuhi istrinya itu ..
" Jadi barusan itu-" ucap Manda dengan ekspresi tak percaya nya ...
" Barusan itu Mas cuma ngetes kamu doang, sebenarnya secinta apa sih istri nakal Mas ini sama suaminya... Dan Hasilnya Sangat Mengejutkan, Kamu udah gak bisa yah hidup tanpa suami ganteng kamu ini" Rey mencolek dagu Manda.. Ia terus menggoda Manda yang terus cemberut.
" Oh Iya, Kamu salah Me,, Mau kamu gendut atau apapun yang terjadi sama tubuh kamu, Mas tetap sayang sama kamu .. Lagian Kamu tuh Nggk gemuk.." Goda Rey menggantung kalimat nya
" Bo*hay, Seksi, dan makin menggoda" jawab Rey dengan tawanya, Semakin hari istri nya semakin membuat dia gemas dengan segala tingkah Manda yang baru ada sejak hamil ... Sementara Manda sudah dibuat geram dengan godaan suaminya itu ...
" Aaaarrrggghhh ..... Ampun Mee,,, ," Rey langsung meringis karena cubitan Manda
" Dasar suami meseum" cibir Manda
" Jangan galak-galak dong, Ntar Mas bisa gak tahan loh sama kamu" Mendengar ucapan Rey, Manda hanya membuang pandangannya ke luar kaca,
__ADS_1
" Hy. Dilarang Ngambek sama suami loh. Coba kalo Mas cium kamu masih ngambek gak" Dengan gerakan cepat Rey mencondongkan tubuhnya ke arah Manda, Ia menghadap kan wajah Manda dan dengan cepat ia mencium wanitanya yang langsung melotot sangar... Rey terus memperdalam ciuman nya yang dengan perlahan Manda membalas ciuman menuntut itu ...
" Mas ....." Teriak Manda tidak terima
" Enak, Manis .." Ucap Rey menghapus sisa ciuman nya di bibir Manda .. Sementara Manda hanya menahan senyuman nya karena sikap Rey yang selalu berhasil membuat dia merasakan beberapa rasa sekaligus ...
" Oke, karena Mas lagi seneng dengan ungkapan cinta mu tadi, kamu boleh pilih satu hadiah" Rey menyeringai tipis, sebelum kembali melanjutkan kalimatnya
" Kamu boleh pilih satu hadiah, Mau men*desah di ranjang rumah atau mau di hotel ... Tapi kayanya di hotel aja yah, Kalo dirumah kelamaan, Mas udah gak tahan" ucap nya dengan melajukan mobil keluar dari parkiran cafe ...
.
.
.
.
.
__ADS_1