
" Mau Mampir dulu gak, Kemana gitu ?" Tanya Rey sambil tersenyum penuh maksud ..
" Nggk usah, Kita langsung pulang aja " Jawab Manda seadanya .. Sangat terlihat kalo ia sedang tidak bersemangat ...
" Yah ... " Dengan helaaan nafas pendek, Terdengar kalo Rey tidak puas dengan jawaban istrinya ..
" Padahal kalo kamu jawab Iya, Mas pengen ajak kamu nonton dulu di bioskop .. Udah lama kan kita gak jalan bareng " Ucap Rey yang merasa kecewa ...
Padahal Ia sengaja mengosongkan jadwal nya di kantor agar bisa menemani Manda menghadiri acara dari perusahaan kemudian mengajak Manda untuk berjalan-jalan di Mall tersebut ...
" Aku pengen pulang cepat Mas ,, " jawab Manda lemah ..
Kejadian tadi terus berputar dalam ingatan Manda ..
Dimana pria itu, Arsen lah yang ternyata mengganti kan posisinya sebagai ketua tim di Perusahaan...
Hal itu cukup membuat Manda kaget, Apalagi dengan sikap Arsen. Pria itu begitu dingin saat Pak Miller memperkenalkan mereka ...
Seolah mereka adalah dua orang asing yang tak pernah saling bertemu sebelumnya..
Tatapan mata Arsen yang terlampau biasa saja saat menyalami Manda dan bahkan selama acara berlangsung tak ada satupun ucapan yang keluar dari mulut yang biasa menggoda dan berbicara jahil itu ...
Tak ada Arsen yang Manda kenal seperti tadi Pagi, sikapnya berubah seratus delapan puluh derajat..
__ADS_1
Hal itu tentu saja membuat Manda merasa menyesal karena sikapnya tadi pagi pada Arsen ..
Namun sayang ketika Manda ingin menanyakan soal sikap Arsen yang seperti itu, Rey malah datang dan mengajak nya untuk pulang bersama ....
" Kamu kenapa, Ada yang sakit?, "Tanya Rey khawatir ..
Manda hanya menggelengkan kepalanya, Karena saat ini Ia hanya ingin pulang dan melupakan kejadian tadi..
" Ya udah ayo pulang" Ajak Rey tanpa berhenti menggandeng tangan Manda...
" Kamu beneran gak sakit kan?, Mas liat kamu gak semangat gitu dari tadi... Maafin Mas Ya udah egois sama kamu ....Itukan impian kamu buat jadi --"
" Gak usah dibahas lagi Mas, Kan aku udah resign juga " potong Manda menyela Ucapan suaminya..
" Mas kan cuma ngerasa gak enak aja sama kamu "
" Udah Mas gak usah di lanjutin, Aku pengen pulang sekarang!! " Tegas Manda yang berjalan lebih dahulu
" Say--ang"
" Manda ... Mantu Mama" Sapa seorang perempuan yang tengah di tahan seorang pria muda ... Ia menggeret pria itu agar berjalan mengikutinya..
Rey terdiam tanpa melanjutkan ucapannya, Ia menatap istrinya yang malah di peluk seorang wanita paruh baya ...
__ADS_1
" Kalian lagi pacaran yah " Goda Wanita itu dengan tersenyum jail ...
" Pantes aja, Arsen nyuruh Mama cepetan pulang ... Calon Cucu Mama gimana kabarnya?, Oma kangen" Wajah Manda berubah memerah, Ia lalu menoleh ke arah suaminya yang berbeda beberapa langkah dari nya... Sementara Arsen ia menghela nafas panjang sambil membuang pandangannya ke arah lain ..
" Ini Siapa sayang?" tanya Mama Arsen , Menatap Rey ramah ..
" Ma, Kita pulang sekarang" Ajak Arsen yang menghindari situasi ini ....
" Apasih kamu tuh, Nyuruh pulang terus ... Mama pengen kenal juga sama Kakak nya Manda " Mama Arsen menghempaskan tangan anaknya yang mengajaknya pergi ...
" Tapi Ma .."
" Perkenalkan Saya Rayyen Mahesa, Saya suami dari Perempuan ini .. Amanda Zivanya " Rey yang melihat tatapan dari Mama Arsen langsung memperkenalkan dirinya sambil merangkul pundak Amanda ..
Pria itu terlihat begitu santai, Meskipun terlihat kalo ia sedang menahan sesuatu..
" Suami bagaimana, Manda ini pacar anak saya ... dan mereka akan segera menikah" Jelas Mama Arsen yang bingung..
" Mama, Arsen bilang kan kita pulang sekarang " Ajak Arsen lagi ..
" Nggkk !! Mama gak mau pulang sebelum tau maksud Mas ini Apa " Sentak Mama Arsen...
" Manda, Bisakan kamu jelasin maksudnya apa?" pinta nya sambil menggenggam tangan Manda..
__ADS_1
Manda hanya bisa diam, Ia tak berani menjawab apapun yang ingin wanita itu tahu ... Rasanya begitu berat bagi Manda kalo kebohongan itu harus ia jelaskan dari mulutnya sendiri..