Ambisi Cinta Model Cantik

Ambisi Cinta Model Cantik
KAMU BERUBAH


__ADS_3

Seminggu berlalu kondisi Amanda sudah sangat pulih...


Ia bahkan sudah kembali bekerja sejak dua hari yang lalu, Lalu bagaimana dengan Rey..


" Kak... Kita harus bicara ! Kakak gak bisa bersikap seperti ini terus, Ayo bicarain sama aku " Ucap Manda duduk bersebelahan dengan Rey


" Ngomong apa ?" ucap Rey tetap fokus pada hape nya


" Kak,.. " Manda mulai kesal, Seminggu ini Rey mendiami nya. dan hal itu membuat Manda kehilangan kesabaran karena Rey hanya menanggapi se kena nya segala ucapan Manda


" Apa?" Rey menoleh ke enggan ke arah Manda karena Hape nya yang langsung di ambil Manda ...


Cara Rey mengalihkan perhatiannya ketika Manda mengajaknya berbicara, Ia selalu bermain game dan meninggalkan Manda saat Istrinya itu tak berhenti protes atas sikap nya ...


" Bagus, Jelasin apa yang terjadi selama seminggu ini?" Tanya Manda mulai menurun nada suaranya, Ia memang sadar betul kalo kesalahan ada padanya


" Apalagi, Udah jelas kan. " Rey pun Berdiri mulai melangkah untuk keluar dari kamar Namun dengan cepat Manda menahan tangannya


" Itu bukan penjelasan. Baiklah, Aku emang salah tapi kakak gak bisa bersikap seperti ini. Mau sampe kapan?" Manda pun ikut berdiri, Ia berdiri di hadapan Rey

__ADS_1


" Kamu udah tau jawabannya, Kenapa selalu bertanya pada hal yang kamu sendiri tau jawabannya " Ucap Rey dengan nada emosi... Rasanya kejadian kemarin masih sangat membekas di ingatan Rey


" Kakak selalu percaya sama kamu kalo kamu bisa jaga anak kita dengan baik, Kakak percaya kalo kamu seorang istri yang sempurna, Jadi ibu dimana anak kita sangat beruntung terlahir dari perempuan kaya kamu , kakak selalu percaya kamu Istri yang memang bisa kakak banggakan. Tapi ternyata enggak, Mee. Kamu gagal jadi itu semua, kamu lukain hati kakak Mee, Kamu kecewain kakak Mee, Sikap kamu selama ini memang selalu egois tapi kenapa soal yang satu itu pun kamu jadi ibu yang egois, demi keegoisan kamu, kita kehilangan anak kita Mee" Rey tidak bisa menahan air matanya dan itu membuat Manda langsung memeluk nya


" Maafkan aku Kak, Aku emang belum siap untuk punya anak,.. " Seketika Rey melepaskan pelukannya, Ia menatap tak percaya dengan apa yang Manda katakan


" Tapi aku juga sedih Kak, Seorang ibu pasti sedih kehilangan anak nya. Apalagi melihat kakak begini, itu bikin aku bersalah "


" Kamu nyesel nikah sama kakak?, sampe kamu gak percaya untuk punya anak dari kakak, begitu ?" Rey membuang pandangannya .


" Aku cuma belum siap kak, cuma itu. Aku gak nyesel sama sekali nikah sama kakak. Meskipun hubungan kita--"


" Perhatian yang cuma kamu pake untuk kerjaan kamu, Iya semua yang kamu lakuin buat kakak bukan karena rasa perhatian kamu tapi karena kamu berfikir itu bagian dari pekerjaan "


" Kakak,. Maafin aku, Kehamilan kemarin itu aku emang belum siap. tapi soal keguguran nya aku sama sekali gak sengaja ngelakuin itu "


" Kehamilan kemarin kamu gak siap, Ya udah sekarang kakak bikin kamu hamil lagi, dan kamu harus siap " Rey menarik Manda menuju ranjang


" Kakak" sentak Manda, Tingkah Rey benar-benar diluar dugaan nya, Ia seperti melihat sosok yang berbeda yang tak ia kenali pada diri Rey. Dan sosok itu tercipta karena kekecewaan dan kesedihan seorang ayah yang kehilangan anaknya ...

__ADS_1


Bagaimana mungkin Manda tega merenggut kebahagiaan yang selama beberapa waktu ini Rey rasakan, Apa dia lupa bagaimana dulu Rey selalu mengusap perut nya, berharap agar seorang anak segera hadir dalam rahim Istrinya itu...


" Nggk, Bukan itu Mee, Kamu emang belum faham perasaan kakak " Ucap Rey lagi-lagi merasa terluka dan kecewa atas sikap dan ucapan Manda.... Ia melepaskan tangan Manda lalu keluar dari kamar dengan perasaan yang sesak atas apa fakta yang baru ia dengar ...


" Lakukan apapun yang ingin kamu lakukan, kakak gak akan larang apapun itu, percuma juga kamu gak akan dengerin ucapan kakak " Ucap Rey sambil berjalan pergi


Aku sudah kehilangan segala hal yang aku sukai dari kak Rey. Perhatian nya, tingkah konyol nya, meseum nya, jail nya, cerewet nya, manjanya, dan ... apa aku juga kehilangan hatinya,...


Sikap kak Rey mulai berubah.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2