
" Mas bilang juga apa, kalo Baby Ravin mirip banget sama Mas " Ucap Rey sambil terus memandangi wajah tampan versi Rayyen junior yang kini berada dalam gendongan Manda ...
Bayi merah itu, tertidur pulas setelah puas meminum ASI, yang sukses membuat Rey hanya bisa menelan ludah nya berkali-kali .
Manda memutar bola matanya jengah, Bisa-bisanya Rey selalu mengatakan hal yang sama . Seolah itu adalah anak Rey seorang...
" Mas, Ini juga anak ku. Aku juga turut andil membuat Baby Ravin bukan cuma Mas doang" Kesal Manda sambil menjauhkan Baby Ravin dari jangkauan suaminya..
" Iya, Tapi peran Mas lebih besar .. Lihat saja wajah nya mirip banget sama Mas , itu tandanya Mas yang begitu mencintai kamu" Jelas Rey yang masih saja membanggakan hal yang sama . Papa baru itu, Malah semakin gencar mencolek bayi mungil itu ...
" Hay, Jagoan Papa ... Bangun dong .. Bharata Ravindra Mahesa "
" Mas ......" Rajuk Manda akhirnya
" Kasian, biarin dia tidur.. " Cegah Manda yang mulai terlihat posesif pada bayinya..
" Hehehe, Abisnya gemesin banget Mee, Pasti dulu Mas juga lucu dan ganteng nya kaya gini " Kilah Rey yang memang berniat membangunkan Baby Ravin agar bisa bermain dengannya ...
" Hwaaaa....Hwaaaa.....Hwaaaa..... " Suara tangisan bayi laki-laki tiba-tiba menggema di seluruh ruangan.. Bayi tampan itu kembali terjaga karena aksi jail Papa nya sendiri yang mencubit gemas hidung baby Ravin yang mancung..
" Hikss.......Hiks......Hiks....." Namun kenapa tiba-tiba ibu muda itu malah ikut menangis, Ini memang untuk pertama kalinya ia mendengar baby Ravin menangis di hadapannya sendiri..
" Sayang, ... Kamu Kenapa?? " Tanya Rey cemas, Ia bingung kenapa istri nya ikut menangis
" Gak apa-apa, Kamu kasih ASI aja nanti baby Ravin tidur lagi" Imbuhnya lagi berusaha menenangkan istri nya ...
" Mas... Gimana ini, Baby kita nangis... Apa dia sakit.. Aku gak bener jaga baby Ravin Mas " Manda menangis tersedu-sedu, Ia malah menyalakan dirinya sendiri...
" Baby Ravin gak sakit Mee, Dia cuma Haus " Jawab Rey sebisanya, Ia pun sebenarnya bingung menghadapi sikap Manda
" Hhhwwwaaaaaa ......" Suara tangis bayi mungil itu semakin kencang, Kala Manda malah menyimpan bayi itu di sebelah nya...
Ibu muda itu semakin terlihat kacau.
" Tenang yah, kamu gendong lagi baby Ravin terus kasih dia Asi, Dia pasti langsung diem ...Mas Bantu yah?!" Perlahan Rey mulai membantu Manda membuka kancing atas baju nya .. Namun bukannya tenang, Manda malah semakin shock saat sesekali ia melihat ke arah bayi nya yang malah menangis kejer ..
" Mas, Aku bukan ibu yang baik buat baby Ravin, Dia gak mau sama aku .... Aku bikin dia nangis ...." Dengan tangisan tersedu-sedu Manda terus menyalahkan dirinya,
" Sayang, Kamu itu bicara apa ??" Rey menahan tangan Manda yang malah menyakiti dirinya sendiri, Perempuan itu menjambak rambut panjang yang tergerai hingga berantakan ...
" Jangan sakiti diri kamu kaya gini, Baby kita gak apa-apa" Imbuhnya lagi sambil memeluk erat tubuh istrinya... Pria itu terus mengusap punggung istrinya, Mencoba menenangkan meskipun istrinya masih saja menangis ..
__ADS_1
" Rey,....Ada apa dengan Manda ??" Suara seorang wanita mengagetkan Rey yang masih mendekap tubuh Manda, Ia menoleh kaget akan kedatangan orang tua nya dan orang tua Manda yang bersamaan..
" Ya Tuhan, Sayang... Kamu di apain sama Rey??" Tanya Mama Indri khawatir, Ia menatap tajam pada anaknya lalu dengan kasar nya ia menarik tangan Rey agar tidak memeluk Amanda ..
" Ma, Rey juga bingung, Tiba-tiba Manda ikut nangis liat baby Ravin nangis" Jelas Rey dengan wajah bingung nya ...
Sementara Mama Indri sibuk menceramahi anaknya karena sudah bersikap keterlaluan, Nenek baru itu terus misuh-misuh karena Rey yang baru memberitahu soal kelahiran cucu pertama nya pagi tadi ...
Lain hal nya dengan Mama Indri, Bunda Rindi justru sedang berusaha menenangkan anak perempuan nya yang belum tenang juga...
" Udah tenang yah sayang, Baby Ravin sudah tidur lagi ... " Ucap Bunda Rindi perlahan memberi pengertian..
" Bunda , baby Ravin kenapa yah?, Manda gendong dia, Dia malah nangis... Apa dia gak mau punya Mama kaya Manda ... Manda gak pantes Bun buat Baby Ravin... " Air matanya yang habis membuat dia semakin terlihat kacau,
" Jangan berfikir kaya gitu, Kamu itu Mama yang hebat .. Buktinya kamu berhasil melahirkan baby Ravin ke dunia ini ... " Jelas Bunda Rindi ...
" Ingat sayang, Kalo ada apa-apa, Bilang sama Rayyen.. Mama juga siap bantu kamu... " Tambah Mama Indri .
Kedua wanita yang baru menjadi seorang nenek itu, Untungnya sudah mengerti akan apa yang dialami Manda . Baby blouse adalah hal biasa yang di alami seorang ibu yang baru selesai melahirkan...
Setelah cukup mendapatkan ceramah dari Mama nya ditambah ultimatum dari papa nya sendiri yang menambah daftar panjang tingkat setres papa baru itu .. Rey duduk di sebelah Manda yang sudah kembali tenang lagi, perempuan itu terlihat begitu senang karena kedatangan sepasang kedua orang tua nya itu...
" Maklumin saja Pak,. Namanya juga papa baru pasti bawaan nya pengen deket bayi nya terus ..." Bela Pak Rudi ..
" Ah, Pak Rudi ini ... Dia itu bukan pengen dekat bayinya tapi pengen deket ibu nya .. " Sindir Pak Ardian yang jadi gemas sendiri..
Seharusnya, Rey ikut ngobrol dengan mereka . Apalagi Rey sangat jarang bertemu mertuanya itu ...
" Iya Pa, " Jawab Rey pasrah, Padahal baru saja ia ingin mendekati istrinya, Yang menurut nya semakin cantik dan sexy setelah melahirkan ...
Tubuh Manda yang dulu ideal, sekarang telah berubah lebih adu hai karena berat badan yang naik signifikan.. Belum lagi, da da dan pan tat Manda yang semakin membesar terus membayangi penglihatan Rey ....
" Mee, Pokoknya setelah orang tua kita pulang, Mas pengen kamu " Bisik Rey setengah mengancam ...
" Gak apa-apa, da da kamu doang juga "
" Mas, " Rajuk Manda,
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
Mas Rey, Baby Ravin baru brojol .. Udah pengen bikin adik nya aja .... Gimana sih, Libur dulu Mas ..... Libur...
.
.
.
.
Like, Vote dan dukungan selalu ku nantikan ...
Seperti setiap malam aku menanti kehadiran sang pujaan ...
.
.
Mohon Maaf untuk para pembaca setia , Karena Novel :
AMBISI CINTA MODEL CANTIK....
sudah dalam masa untuk berakhir ...
Jadi Persiapkan hati nya, Sebelum Karya ini Selesai....
.
Terimakasih...
.
.
__ADS_1