
" Jawab kakak " Ucap Rey dengan bentakan lagi, dia sudah tidak bisa mengendalikan dirinya. kekecewaan yang ia tak pernah ungkapkan ditambah keadaannya yang terpengaruh alkohol meskipun hanya sedikit membuat dia kehilangan kendali terhadap dirinya
" Siapa yang selingkuh kak?, gak pernah ada sedikit pun terbesit dalam fikiran aku untuk melakukan hal keji seperti itu dalam pernikahan kita " Manda menangis dengan tersedu-sedu, Ia semakin mendekati Rey dan berniat memeluk nya ..
" Maafkan aku karena membuat kakak kecewa, Aku akan --" Tangisan Manda pecah seketika ia mengeratkan pelukannya pada Rey
" Silahkan pergi, Kalo itu emang mau mu. percuma kakak menahan orang yang memang tidak ingin bersama kakak " Ucap Rey dengan melepaskan pelukan Manda.
" Kakak... " Manda menatap tak percaya pada Rey, sementara Rey langsung mengalihkan pandangannya, ia pun meraskan sakit karena sebenarnya ia tak tahan melihat Manda menangis, namun ego yang tinggi berhasil menutupi perasaan itu.
" Kakak pasti lelah, Sebaiknya kakak istirahat yah. Ayo " bujuk Manda lagi, mencoba menenangkan suaminya yang sedang tersulut emosi
" Pergi, Kakak gak butuh rayuan kamu " Ucap Rey dengan sangat kesal, Ia mengepalkan tangannya karena menahan diri untuk tidak menampar perempuan yang paling ia kasihi .
" Kakak beneran ingin aku pergi?, " ucap Manda memastikan, ia bahkan dengan jelas melihat tangan Rey yang menggenggam erat
" Kalo kakak ingin tampar aku, silahkan. Asal setelah itu permasalahan kita bisa berakhir, dan kakak kembali jadi diri kakak yang dulu yang selalu ada buat aku, selalu bikin aku tersenyum dan bahagia . setelah itu tidak ada lagi nama perempuan lain yang kakak bawa dalam hubungan pernikahan kita termasuk nama Utari itu, dan aku akan tetap percaya kalo kakak emang tidak pernah mengkhianati aku "
__ADS_1
" Jaga ucapan kamu, kakak gak seperti kamu yang tukang selingkuh "
" Aku gak selingkuh kak" Ucap Manda dengan membentak, ia mulai merasa kesal karena tuduhan yang selalu Rey layangkan padanya...
" Manda " Ucap Rey mengangkat tangannya ..
" Iya kak " Manda dengan bergetar karena rasa ketakutan nya, tetap berusaha mengendalikan dirinya yang tadi ikut emosi, ia sadar kalo dalam sebuah hubungan salah satu harus mau mengalah, dan kali ini dia yang memilih untuk mengalah ...
" Pergi sekarang , sesuai kemauan mu "
" Nggk, Kakak salah. sampai kapanpun aku gak akan pergi dari hidup kakak . karena aku gak pernah selingkuh dengan siapapun, semua hanya kesalahan fahaman saja" Lagi lagi Manda berusaha menenangkan Rey, meyakinkan suaminya kalo ia selalu setia .. Rey yang mendengar ungkapan itu langsung menghempaskan genggaman tangan Manda,
" Kakak salah faham karena ini, Ini hadiah ulang tahun ku dari kak Rangga .. Kakak bisa liat sendiri buktinya " Ucap Manda menunjukkan foto yang dikirim oleh Rangga, foto sebuah jam tangan mahal yang sama persis dengan yang di terima Rey
Kakak Nyebelin : hadiahnya udah di terima kan ?
Manda : Hadiah apa ?
__ADS_1
Kakak Nyebelin : kakak kirim kamu jam tangan ini, yang kirim Si Andri, bawahan kakak di kantor, soalnya kalo pake jasa pengiriman kurang percaya apalagi barang mahal begitu ...
Manda : Belum aku cek, mungkin Bibik yang terima paket nya... Makasih loh, kado nya . jadi makin sayang..
Kakak Nyebelin : Itu yang bungkus sama nulis kartu ucapan nya kakak ipar mu, udah kaya buat demenan aja bentukan nya begitu ...
Manda : Hahaha.. Sip, nanti aku telpon deh kakak ipar tercantik Ku . buat bilang makasih
Kakak Nyebelin : tercantik soalnya kakak belum punya lagi ... 🤣🤣
Manda : 😡😡😡😡
" Aku bakal pergi ke apartemen, Aku kasih waktu buat kakak tenangin diri kakak dulu . kalo udah tenang dan percaya sepenuhnya lagi sama aku. kakak boleh jemput aku lagi ... Aku akan nunggu kakak disana " Manda langsung naik ke lantai dua dimana kamar nya berada, mengambil beberapa barang yang ia perlukan, sebelum akhirnya pergi membawa mobil nya padahal waktu sudah menunjukkan pukul satu dini hari ...
" Akhhh...... Manda " ucap Rey frustasi,. apalagi melihat kepergian Manda.
.
__ADS_1
.
.