Ambisi Cinta Model Cantik

Ambisi Cinta Model Cantik
TERIMAKASIH TELAH KEMBALI


__ADS_3

" Mas, kita kan cuma mau liat anak kita doang. aku kok malah berakhir begini" ucap Manda menunjukkan posisi nya yang kini tengah berada di salah satu brangkar rumah sakit


" Udah sih nurut aja sama dokter Nesya, dia kan paling tau kondisi kamu sekarang, kamu nya lemah begini mana bisa pulang kan" Rey mencoba menenangkan ibu hamil itu.


Kondisi Manda yang kurang tidur semalam membuat tubuhnya melemah dan tekanan darah nya rendah, hal itu di khawatir kan dokter akan mempengaruhi kondisi janin yang sedang dikandungnya, sehingga Manda pun terpaksa harus di rawat sampai kondisi nya stabil


" Nurut yah sama dokter, kita kan gak mau kalo -"


" Iya Mas, Ini kan aku juga udah nurut" pasrah Manda akhirnya, Ia tidak mau terjadi hal yang tidak diharapkan terhadap bayi nya


" Mee, kamu udah ngidam belum?, pengen apa?" tanya Rey penasaran, terlihat dia begitu antusias. Manda terdiam cukup lama dengan wajah yang terlihat berfikir keras


" Eum.. Eum.... Bentar, .... Apa yah" Manda dengan wajah bingung nya membuat Rey semakin antusias menunggu apa yang di inginkan istri nya..


" Bentar.. Bentar.. kaya nya aku tau deh" potong Manda karena melihat Rey yang akan berbicara .


Rey masih menunggu dengan sabar, hingga suara Manda mengagetkan nya


" Ouh iya aku tau aku pengen apa" ucap Manda dengan wajah senangnya


" Apa ,.. Apa,.. kamu pengen apa?" Tanya Rey semangat, dengan muka tidak sabar nya menunggu apa yang di akan di ucapkan Manda..


" Belum pengen apa-apa" jawab nya datar

__ADS_1


GGUUBBRRAAKK...


" Yah, Ngidam dong" ucap Rey sedih


" Kakak, Ini udah kali ke berapa kakak nanyain aku ngidam atau belum" kesal Manda,


"Eh, Nggk. Kok manggil nya kakak lagi. Udah Mas aja vibes nya lebih dapet"


" Ya udah stop dong bersikap over begini, kalo aku beneran ngidam ntar malah repot sendiri" Ucap Manda yang langsung membelakangi Rey.


" Mee," Beberapa kali Rey memanggil Manda


" Apa?!!" ucap Manda kembali menghadap ke arah Rey, Kelakuan calon ayah ini memang selalu membuat Manda jengah


" Kamu cantik apalagi hamil begini" ucap Rey menggaruk tengkuknya, Ia menyadari kalo Manda sedang kesal dengan pertanyaan berulang nya tadi


" Serius lho ini, Body kamu makin bo*Hay begini, Da da kamu juga makin Mo*ntok, jadi gak sabar pengen rasain sensasi baruuu.... Akh..Akh .. " Rey langsung mengaduh kesakitan, Ia mengelus perutnya yang terasa panas


" Kan gak harus dipegang juga, modus banget sih jadi suami" gerutu Manda yang tidak tahan karena tingkah Rey yang mere*mas bagian-bagian tubuhnya


" Beuuhhh cubitan kamu mantep begini Mee" Rey masih mengelus perutnya, Sementara Manda ia tertawa melihat ekspresi suaminya itu, wajah memerah perpaduan antara menahan has*rat nya dan memerah akibat menahan sakit cubitan Istrinya


" Tega banget dah sama suami sendiri juga"

__ADS_1


" Ntar aku kasih-"


" Kasih posisi Woman on Top, Aku paling suka posisi itu" Manda hanya menghela nafas panjang, mendengar ungkapan Rey tadi membuat dia berfikir kalo suami nya itu memang budak Se*ks sejati


" Kasih Salep Mas, Kalo cubitannya berbekas" Ucap Manda meneruskan kalimatnya tadi


" Tapi yang tadi kasih juga dong" Rey dengan segala muslihat nya mencoba merayu Manda, mendengar permintaan suami nya itu Manda hanya mengangguk, Berharap Rey akan diam setelah permintaan nya di setujui.


" Eh ... Ehhh... Gak sekarang juga dong Mas, Ini kita masih di rumah sakit loh" Kesal Manda karena Rey sudah berbaring di sampingnya


" Nenek- nenek juga tau ini rumah sakit" Ia bersikap santai mengahadapi kepanikan Manda,


" Ya terus Mas mau ngapain, Kalo mau minta jatah jangan disini juga kan" Manda dengan wajah paniknya menahan tubuh Rey yang memeluk nya erat


" Suka Kepedean kamu itu, Aku udah lelah banget. Pengen tidur juga. tapi ide kamu boleh di coba, Main di rumah sakit pasti sensasi nya beda" Ucap Rey yang mulai menutup matanya


" Tidur Mee. Kalo Nggak, Aku tidurin kamu nih" Ancam Rey masih dengan mata terpejam, Ia masih bisa merasakan kalo Manda masih memperhatikan nya. Sementara Manda ia hanya tersenyum simpul, Bagi nya sikap Rey yang seperti ini yang selalu membuat dia rindu ketika permasalahan mereka kemarin belum terselesaikan. Bagi Manda, mungkin banyak laki-laki yang lebih tampan ataupun lebih mapan di banding Rey suaminya, Tetapi hanya dengan Rey dia merasakan kenyamanan dan ketenangan dengan sikap Rey yang banyak membuat dia merasakan banyak rasa sekaligus ... pria itu dengan segala ketulusan yang ia tunjukkan akhirnya membuat seorang Amanda Zivanya takluk dalam pelukannya...


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2