
Seorang perempuan cantik dengan gaya nya yang begitu casual berjalan masuk ke dalam sebuah lift, Ia menekan tombol angka dimana ruangan yang akan dituju nya berapa ....
Beberapa pasang mata yang berpapasan dengan nya hanya menatap nya kagum dengan anggukan kecil sebagai tanda hormat kepada istri atasannya itu ....
Amanda, perempuan itu hanya tersenyum menanggapi para karyawan suaminya....
Tok....Tok....Tok....
Manda mengetuk pintu ruangan suaminya,, Tetapi sebelum sang pemilik ruangan mengizinkan nya masuk, Ceklek... Dengan perlahan Ia sudah membuka nya terlebih dahulu dari arah luar ...
Lagi-lagi perempuan itu tersenyum, Ia begitu terpukau melihat wajah serius suaminya yang sedang fokus pada banyak map dihadapan nya, Dimana saat ini ketampanan suaminya itu bertambah berkali-kali lipat dari biasanya.... Wajah tegas dan jiwa kepemimpinan bahkan begitu terasa ketika ia mulai memasuki ruangan tersebut.. Aura yang dikeluarkan suami nya itu ternyata tidak main-main ...
Pantas saja, setiap perempuan Begitu mengidolakan suami nya itu, Lihat lah bagaimana suaminya begitu mempesona sekarang, akan amat berbeda dengan sikap suaminya ketika berada di rumah apalagi jika hanya mereka berdua, Pria itu bahkan seperti anak kecil yang tak bisa jauh dari ibu nya ....
Dengan sebuah headset yang menempel pada telinga pria itu, Ia bahkan belum menyadari ada sepasang mata yang menatapnya kagum...
" Mas" Manda yang sudah berjalan mendekat langsung memanggil suami dengan sebuah sentuhan kecil di lengan sang suami...
" Sayang" Ucap pria itu dengan ekspresi tak percaya nya.. Wanita nya kini sudah berada dihadapannya...
Sepersekian detik pria itu malah diam dan terus menatap wanita nya dalam-dalam ....
" Kamu sama siapa kesini?" Tanya pria itu lagi, Ia segera menyimpan ballpoint nya di meja dan hendak bangkit dari kursinya...
Namun hal itu langsung ditahan oleh Manda, Ia meminta Rey agar duduk di tempatnya kembali..
Rey hanya tersenyum kecil sambil merentangkan kedua tangannya menyuruh sang wanita agar duduk dipangkuan nya ..
Ternyata Rey sudah sangat faham dengan keinginan ibu hamil itu..
__ADS_1
" Aku kesini naik taksi" Jawab Manda lembut, Ia menyimpan kepalanya di da da Rey, Entah mengapa pagi ini begitu terasa melelahkan bagi perasaan Manda yang dibuat panik dengan keadaan Arsen ..
" Kangen yah?" Goda Rey melihat tingkah gemas istrinya itu, Perempuan hamil yang selalu membuat perasaan nya campur aduk, Antara senang dan terkadang kesal dengan sikap nya yang luar biasa...
Seperti yang terjadi beberapa hari lalu, Istri nya itu tiba-tiba menelpon disaat Rey tengah disibukan dengan sebuah meeting di perusahaan, Ia menangis tersedu-sedu meminta Rey agar segera pulang, Tanpa berfikir panjang suami siaga itu langsung menemui istrinya dengan perasaan khawatir dan bingung menjadi satu, Apa yang terjadi dengan istrinya itu, kenapa ia bisa menangis seperti itu, Apa terjadi sesuatu dengan kandungan nya... Dengan langkah cepat Rey langsung memeluk istrinya menenangkan sang istri yang masih belum berhenti menangis,,
Namun betapa kesalnya Rey Saat mengetahui penyebab Istri nya itu menangis begini karena sebuh film percintaan yang berakhir sedih . Ingin sekali saat itu juga Rey mengumpat tingkah istri nya, Namun apalah daya melihat manik mata Manda ia langsung luluh begitu saja, apalagi ia sadar kalo hal tersebut adalah pengaruh hormon kehamilan...
" Mas gak usah nanya kalo udah tau jawabannya" jawabnya Manja, Ia semakin mengeratkan pelukannya itu pada Rey.. ditengah usapan lembut suami nya, Manda mendongakkan kepalanya menatap Rey..
" Mas .. Aku bawa makan siang, Makan sekarang yah aku laper" ucap nya dengan cengengesan, Ia bangkit dari pangkuan Rey dan mengambil sebuah tas yang berisi menu makan siang untuk mereka ...
Beberapa waktu lalu, Sebelum Manda memutuskan untuk menemui suaminya, Ia sungguh dibuat tak berdaya dengan permintaan Arsen yang menginginkan menu soto daging untuk makan siangnya,, Perasaan bersalahnya pada Arsen lalu mendorong Manda agar menuruti permintaan nya itu..
Namun ketika baru beberapa suap soto masuk kedalam mulutnya, Ia langsung menitikkan air mata dengan sebuah kalimat yang melintas difikirkan...
Kenapa, Kenapa pria lain bisa menikmati semangkuk soto yang begitu menggugah selera sedang kan suami kamu malah memakan masakan orang lain, bahkan apa kamu tidak ingin tau apakah dia sudah makan siang atau belum...
" Wah.... Asik nih... Pasti seger banget........" Ucap Rey dengan ekspresi menahan air liur nya,,,.Dia membuka mulutnya lebar meminta Manda agar menyuapi kuah soto yang masih mengepul itu....
" Tumben kamu bikin soto, Ada acara apa nih?, Mau ngerayu Mas biar dibeliin handphone baru?" Goda Rey sambil terus membuka mulutnya karena suapan Manda ... Ia tersenyum dengan alis yang terangkat sebelah kala ekspresi Manda membenarkan ucapan nya.
" Abis makan siang, Mas sibuk gak?" tanya Manda malu- malu, Pipi nya merah merona kala Rey mengangguk kan kepalanya pertanda mengerti arti pertanyaan Istri nya itu
" Pengen belanja?, Kemana?" Tanya Rey to teh point, Ia terlihat mengetikan sesuatu di handphone nya..
" Ayo, Kerjaan Mas udah di handle semua. Jadi, Mas bisa handle kamu" Ledek nya sambil membereskan bekas makan mereka berdua ..
" Aku mau ambil baju buat acara nikahan Indira besok Mas, Bisa di anterin gak?"
__ADS_1
" Bisa Sayang.... Malah kamu bisa sekalian beli baju juga buat godain Mas tiap malem" Goda Rey kembali, Menggoda Manda sudah seperti Mood booster baginya, Disaat dirinya merasa lelah dengan segala pekerjaan yang begitu menuntut nya, Ia bisa merasa sangat bersemangat kembali hanya dengan melihat sang Istri..
" Mas...." Rajuk Manda sambil memukul lengan suami nya yang telah berhasil menyibakan rok selutut yang ia gunakan, tangan Rey ternyata tidak tinggal diam, pria itu malah mengelus-elus paha mulus Istri nya...
" Hehehehe......" Hanya sebuah tawa kecil yang keluar dari mulut Rey ...
" Biarin lah Mas puas main dulu, baru setelah itu giliran kamu" Imbuhnya lagi sambil terus memberi sentuhan dengan sensani berbeda..
" Tangan nya kotor Mas....."
" Ya udah kalo kamu gak mau, permintaan tuan putri adalah perintah bagi hamba" ucap Rey dengan gaya ala-ala kerajaan ...
" Ayo..." Ajaknya kemudian, Ia langsung menggenggam tangan Manda dan berjalan keluar menuju mobil Rey yang sudah terparkir sempurna di depan lobby...
Sepanjang perjalanan Manda tak berhenti mengoceh, Ia terus menceritakan bagaimana konsep pernikahan Indira yang akan dilaksanakan besok pagi ...
Sebuah Paper bag berisi pesanan Manda sudah berada ditangan, Pakaian yang khusus ia pesan dari sebuah butik terkenal yang berada di Mall terbesar di Jakarta itu ..
Mereka terus berjalan menyusuri satu toko ke toko yang lainnya sesuai dengan instruksi Rey...
Manda hanya menggelengkan kepalanya kala mengetahui apa yang dicari oleh Suaminya itu...
Bahkan dengan antusias nya Rey sendiri yang memilih berbagai model baju tidur tipis dengan berbagai belahan diberbagai sisi nya ....
.
.
.
__ADS_1
.
.