
" Kamu jadi nganter Indira?" Tanya Rey disela-sela sarapan paginya... Ia melirik sekali-kali istrinya yang nampak sudah rapih
" Jadi dong Mas, Ini Indira udah otw. gak apa-apa kan aku tinggal" Jawab Manda yang sibuk hilir mudik menyiapkan makan siang untuk dibawa Rey ke kantor nya, rutinitas yang baru akhir-akhir ini ia jalankan..
" Ditinggal cari cowok lain?" ucap Rey tiba-tiba
" Gila" Manda berteriak secara spontan, memberhentikan langkahnya lalu dengan gemasnya ia memukul bahu Rey cukup keras,
" Hus,,, Enak aja suami sendiri disebut gila" Rey meringis karena pukulan Manda terasa begitu nyeri.
ternyata meskipun Manda hamil tenaganya masih gede juga..
" Ya Mas Rey, Ngomong sembarangan banget. omongan itu doa Mas! gimana kalo jadi kenyataan, Nyesek kan beneran ditinggal perempuan aduhai kaya aku" Ucap Manda dengan meliukkan tubuhnya
" terus jadinya kemana?" Kini Rey menatap istrinya serius, pasalnya dari pagi buta suara Indira yang menggelegar lewat telpon terus mengganggu tidur, Sepupu nya itu terus mengoceh mengenai WO mana yang akan mereka kunjungi
" Ke Plaza Indonesia, Lagi ada pameran gitu. Kebetulan beberapa temen wo aku juga disana, jadi bisa sekalian" Mendengar penjelasan istri nya Rey hanya mengangguk-anggukan kepalanya
__ADS_1
" Ya udah aku pamit yah, Indira udah nunggu didepan" Ucap Manda sambil mencium tangan suaminya...
" Kan...Kan... Pasti lupa" Manda kembali menoleh, mengangkat tangannya bertanya ada apa, sementara Rey dengan wajah cemberut nya ia menunjuk bibir dengan pandangan mata yang melihat ke arah lain
" Ah ya ampun" Manda menepuk jidatnya pelan, Merasa kalo. masih ada sesuatu yang kurang
" Kan biasanya Mas yang pergi jadi Mas juga yang biasanya cium aku" Ucap Manda memberi pembelaan, tanpa henti ia menciumi wajah suaminya itu, dan tentu saja bukan Rey namanya kalo Ia tidak menahan dan memperdalam ciuman mereka...
" Bilangin Indira Jangan terlalu ngebut bawa mobilnya, Kamu juga jangan maksain diri kamu, kalo cape pulang aja. dan inget kalo ada apa-apa langsung kabarin Mas" Sesaat setelah Manda menyelesaikan permintaan Rey tadi, Ia malah kembali di tarik Rey dan ia dudukan di pangkuannya, Ia menyimpan kepalanya di bahu Manda dan mengelus perut Manda dengan kedua tangan nya ..
Manda begitu dibuat bahagia dengan segala perhatian dan kasih sayang yang Rey tunjukkan padanya, Ia tersenyum senang dengan Segala ucapan Rey barusan yang begitu mengkhawatirkan nya
" Iya , Aku usahakan pulang cepat. Ya udah Aku pergi dulu Mas" Cup..Cup...Cup beberapa ciuman kembali Manda berikan di wajah Rey ...
Manda berjalan menghampiri Indira yang terus membunyikan klakson mobilnya,
" Sorry, Nunggu lama yah" Cengir Manda santai,
__ADS_1
" Biasa Tuan Muda lagi rewel, Minta dipuasin dulu sebelum di tinggal" Jelas Manda sambil memasang seatbelt nya ..
"Kesel gwe.. Sekarang perhatian lu buat kak Rey semua" Rajuk Indira yang mulai menjalankan mobilnya,
" Ya Tuhan, Lu masih mau perhatian gue?, emang itu calon laki lu kemana, Sampe minta perhatian bini orang segala" goda Manda kepada sahabat nya yang terus cemberut...
" Beda lah," Jawab Indira
" Sssttt" ucap Manda dengan menyimpan jari nya di bibir, Ia lalu menunjuk jalanan didepan mereka, Ia menyuruh Indira agar fokus menyetir....
.
.
.
.
__ADS_1