
Setelah makan malam keluarga yang amat menyenangkan apalagi kehadiran semua keluarga Pak Rudi dan Bu Rindi. Meja makan yang biasanya sepi kini nampak ramai dengan obrolan dan ocehan dari semua anggota keluarga.
Tok..tok..tok
Pintu kamar bu Rindi berbunyi tanpa seseorang mengetuk nya dari luar
" Siapa?"
" Bun, ini Manda. Boleh manda masuk?" ucap Manda dibalik pintu itu
" ya ampun sayang, masuk aja. kamu seperti sama siapa aja" Bu Rindi nampak tersenyum melihat putrinya yang masuk.
" Bunda" Manda membawa bu Rindi duduk di sofa
" Ada apa sayang?" bu Rindi nampak penasaran. tidak biasanya Manda bersikap serius seperti itu padanya apalagi mereka hanya berdua.
" Bunda" Manda menarik nafas panjang, Ia terdiam
" Bunda, Manda mau berterimakasih sama bunda, selama ini bunda selalu jadi ibu yang terbaik buat Manda, selalu dukung Manda apapun keputusan yang manda pilih, terimakasih udah merawat manda selama dua puluh lima tahun terakhir ini, terimakasih bunda selalu ada buat Manda..." Manda dan bu Rindi sama-sama tidak bisa menahan air matanya mereka, Manda menangis dengan bersimpuh di hadapan kaki Bunda yang sangat ia cintai. sementara bu Rindi terus mengelus kepala putri kesayangannya ...
" Sayang, dengerin Bunda ... Baik kamu ataupun Kak Rangga, kalian berdua adalah kebanggaan Bunda dan Ayah, kalian sumber kebahagiaan kami. Bunda dan Ayah akan selalu menyayangi kalian sampai kapanpun. meskipun kalian udah nikah kalian akan selalu jadi prioritas Ayah sama Bunda. Kamu jangan ngomong seperti itu sayang. Bunda kaya mau kehilangan kamu aja .." Bu Rindi terus mengusap air matanya, Ia yang amat merasa bahagia akan pernikahan putrinya yang ia nantikan tiba-tiba merasa bersedih mendengar ucapan demi ucapan yang Manda katakan, Ia terlalu bahagia sampai tidak berfikir kalo Manda yang selalu ia banggakan akan menjadi milik orang lain .. Manda akan pergi dari keluarganya menuju keluarga barunya. Ia bukan lagi hanya seorang anak yang harus berbakti kepada orangtuanya tetapi mulai besok ia adalah seorang istri dimana segala hal kehidupan Manda berada di keridhaan suaminya...
__ADS_1
" Bunda, Manda tau. Bunda sama Ayah sangat menyayangi Manda. Manda mau minta maaf atas segala kesalahan yang Manda perbuat, Manda yang susah di atur ataupun Manda yang selalu ngambek sama Bunda. Selama ini Manda belum jadi anak yang baik buat Ayah dan Bunda" Manda terus berbicara dalam tangisnya. Sampai bu Rindi menghentikan ucapan itu
" Sayang, kamu adalah anak yang terbaik. Bunda yang beruntung memiliki anak seperti kamu... Kamu selalu membanggakan Ayah sama Bunda .. Jangan pernah sekalipun kamu berfikir kaya tadi. buang jauh-jauh fikiran itu... kamu ngertikan?" Manda mengangguk. Ia yang selama beberapa hari ini terus memikirkan pernikahan nya dengan Rey, di buat galau dengan status baru yang sebentar lagi akan ia dapatkan. Seorang Istri, segala tanggung jawab akan berpindah dari Ayah nya kepada Rayyen, hari Minggu besok seorang pria akan meminta nya secara sah kepada orangtuanya, hari Minggu besok dunia manda akan berpindah bukan lagi pada keluarganya tapi pada keluarga barunya bersama Rayyen ...
Apakah Rayyen adalah pilihan yang terbaik untuk nya, Apakan pria ini akan memberikan segala hal yang sama seperti yang ia dapatkan dari orangtuanya... terlebih dukungan penuh pada segala hal yang menjadi impian Manda, Apakah pria itu akan memberikan nya kepercayaan tanpa batas atau malah mengekangnya..
Pak Rudi yang berniat beristirahat dikamar nya, di buat terkejut ketika melihat Manda dan istrinya yang menangis .
" Ada Apa Bunda?" mereka berdua langsung menoleh kearah suara. Manda langsung bangkit, membawa Pak Rudi duduk disebelah Bu Rindi...
" Ayah, Bunda.. besok Manda akan menikah dengan laki-laki pilihan Manda yang manda cintai. Manda mau minta doa dan restu dari Ayah dan Bunda, doakan Manda menjadi istri yang setia, yang mendukung suami dalam keadaan apapun, doakan rumah tangga Manda seperti rumah tangga Ayah dan Bunda yang selalu bahagia dan penuh curahan kasih sayang" Manda mengucapkan itu dengan penuh ketulusan, meminta doa kepada orangtuanya.. Pak Rudi bahkan menitikan air matanya, kata-kata yang Manda ucapan kan membuat orangtua itu bersedih.
" Kami selalu mendoakan kebahagiaan mu Manda, jadilah istri yang setia lahir dan batin nya kepada suami mu, jadilah perisai dalam segala hal yang mendera kehidupan rumah tangga kalian, jadilah istri yang kuat dalam baktinya, dalam ikhlasnya, dalam sabarnya. Ayah tau Rayyen memang sangat menyayangi mu, dia sudah sangat bersabar menghadapi segala sikapmu. tapi mulai besok tidak ada lagi Manda yang akan membantah apapun ucapan Rayyen, apapun keinginan dia adalah perintah yang harus kamu lakukan dengan segenap jiwa raga kamu.. jadilah istri yang penurut meski dalam kondisi tersulit. Ayah percaya kamu pasti sanggup menghadapi segala ujian dan cobaan yang pasti akan menghampiri rumah tangga kalian"
Itulah mengapa seorang istri yang Sholehah sangat tinggi derajatnya di mata alloh, karena untuk mendapatkannya bukan hal yang mudah .. Istri adalah tameng bagi suaminya, ia yang menjadi penentu keberhasilan suaminya dari segala doa dan dukungannya, kesetiaan lahir batin nya meskipun dalam kondisi yang paling sulit sekalipun, ia tetap menjadi kan suaminya seorang raja yang harus di hormati, di agungnya dan di layani dengan penuh ketulusan jiwa dan raga...
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
. Terima kasih kepada para Raiders yang setia menunggu Author untuk Update kembali...
terus Dukung Novel ini dengan cara berikan Vote dan Komentar kalian, yang bisa membantu Author lebih semangat lagi...
Terimakasih semuanya..... 😘😘😘😘😘
.
.
.
__ADS_1
.