Ambisi Cinta Model Cantik

Ambisi Cinta Model Cantik
COBALAH MENGERTI


__ADS_3

Seminggu ini keadaan Rumah tangga kami semakin baik, begitupun Manda sudah dua hari ini ia diperbolehkan pulang dari rumah sakit.


Se ajaib itu memang anak kami sekarang, karena berkat kehadiran nya sikap Manda banyak mengalami perubahan, Dan tentu saja aku sangat menyukai nya..


" Jangan banyak beraktivitas dulu, Istirahat aja di kamar, kalo butuh apa-apa telpon aja Bibik" Manda yang sedang memasangkan dasi untuk Rey hanya menghela nafas panjang, Ia tersenyum kepada suaminya itu.. Seminggu ini Manda benar-benar tidak boleh melakukan apapun, selain makan dan tidur, seminggu ini pula ia mengambil cuti di kantor.


" Cerewet nya udah ngalahin Bunda" Ucap Manda yang merasa kekhawatirannya Rey yang terlalu berlebihan, Rey bahkan menyuruh Bik Asih untuk tinggal di rumah nya, karena merasa bik Asih lebih tau kebutuhan dan kebiasaan Manda..


" Karena Mas sayang sama kalian" Kebiasaan baru Rey saat ini sebelum berangkat bekerja tentu saja menciumi perut Manda..


" Papa , kerja dulu ya sayang . Kamu baik-baik sama Mama" ucap Rey di depan perut Manda. Manda hanya tersenyum, ia mengelus rambut suaminya.


Ternyata hamil anakmu lebih bikin aku bahagia Mas..


Aku terlalu bego untuk menyadari nya dulu ..


" Kenapa senyum-senyum?, Mas ganteng yah?" Goda Rey menahan tubuh Manda..


" Mas, Itu di bawah nyesek banget. Udah ayo berangkat. Ntar malah minta aneh-aneh lagi" Manda dengan jelas bisa merasakan sesuatu yang mendesak di bawah perutnya, Ia tahu kalo suaminya itu selalu aja on fire kalo tubuh mereka saling bersentuhan


" Akh... Mas berangkat dulu yah, Kita lanjut lagi nanti. gak usah di anterin ke bawah" Entah kenapa semenjak hubungan mereka membaik, Has rat Rey selalu susah untuk di kendalikan, Apalagi dengan perubahan tubuh Manda yang menurutnya semakin seksi.


" Mas, " Ucap Manda menyodorkan tangan nya, Ia menyalami Rey dan mencium pipi suaminya...


Meskipun kebiasaan ini sudah berlangsung sejak seminggu belakangan, tetapi Rey masih saja di buat takjub dengan Manda yang sekarang


" Aku tunggu Mas pulang, Janji bakalan jaga anak kita dengan baik" Ucap Manda dengan senyuman yang dibuat nya semanis mungkin.


" Ah Iya Sayang, Mas bakal cepet pulang" Rey langsung tersadar, Ia kembali menciumi wajah Manda mendarat kan banyak ciuman di wajah yang selalu membuat dia rindu dan ingin cepet pulang ...


Dibalik suatu kejadian pasti akan ada hikmah besar yang terselip didalamnya, Begitu pun kehidupan kami, mungkin aku dan dia sempat saling menjauh tetapi Tuhan lebih tau kalo sebenernya di dalam hati kami masih ada ikatan yang kuat yang tak kami sadari karena besarnya ego kami masing-masing...


Beruntung lah aku saat itu, ketika keadaan ku yang tak percaya lagi akan kelanjutan hubungan kami, dia masih setia dan mau berjuang, menunggu ku untuk kembali pada nya...


Bahkan kenaikan progres nya sangat terlihat nyata, Panggilan Kakak telah berganti menjadi sebutan Mas, sebutan yang selalu ingin aku dengar dari mulut nya dulu, kini dengan senang hati dia selalu mengucapkan nya dengan sangat manis..


Ya Tuhan, nikmat mana lagi yang aku dustakan..


Membayangkan wajah cantik dan menggemaskan Manda, selalu menjadi mood booster bagiku, selalu saja berhasil membuat aku tersenyum sendiri.. Apalagi dengan segala tingkah ajaib nya yang bikin aku berfikir kalo dia memang wanita spesial yang selalu memberikan warna dalam hidupku...


Oh Iya, Soal Bagaimana Nasib Tari selanjutnya, Aku pun tidak tahu, yang jelas karena aku yang tidak mengambil tindakan apapun akhirnya Pemilik yang sebenarnya yaitu Papa ku sendiri memutuskan untuk memberhentikan tari dari perusahaan ini, dan menempatkan dia di salah satu perusahaan milik papa yang lain, semata-mata sebagai rasa tanggung jawab Papa karena dia memang memiliki kinerja yang bagus ..

__ADS_1


Lalu bagaimana dengan pandangan karyawan ku terhadap Manda setelah kejadian itu .


Sungguh diluar dugaan ku, mereka malah semakin kagum kepada calon ibu muda itu. kenapa?, itu karena background Manda yang seorang entertainment sebelumnya yang mungkin orang beranggapan kalo ia terbiasa dengan kehidupan malam, Tetapi kenyataannya berbeda dengan Manda yang malah menunjukkan hal sebaliknya..


WOW,, Benarkan dia memang perempuan hebat..


Dia mampu membuat semua orang takluk termasuk aku sendiri yang rasa-rasanya tidak ingin jauh darinya,.


Kak, Kita harus bertemu..


kita harus bicara ..


kak, balas pesanku . jangan seperti ini ...


Aku ingin minta penjelasan mengenai hubungan kita


Apa maksudnya semua ini, Apa aku cuma pelarian kamu ..


Sudah dua hari ini Tari selalu menghubungiku, Mengirim pesan singkat atau sengaja menelpon. Ah iya, memang semenjak kejadian di PUB itu, Aku bahkan tidak pernah bertemu atau berbicara apapun lagi padanya.


" San, Jadwal meeting majuin aja" Ucap Rey kepada sekretaris barunya, yang merupakan istri beranak dua


.


Rey dengan semangat nya mengerjakan urusan nya di kantor, alasannya tentu saja agar cepat selesai dan bisa pulang untuk bertemu dengan istrinya itu..


Sehabis meeting pun, ia tidak kembali lagi ke kantor dan memilih untuk mencari kado di salah satu Mall di Jakarta ...


Satu persatu toko ia masuki, berharap ada barang yang sesuai dengan keinginannya untuk menyenangkan hati istri nya itu ..


" Semoga kamu suka Mee" Gumam Rey yang malah memperhatikan apa ia yang bawa


Bugh ..


" Maaf mbak, saya tidak sengaja. Biar saya bantu" ucap Rey kepada seorang wanita yang baru ia tabrak, barang-barang perempuan itu jatuh berhamburan di lantai Mall


" Kak Rey," ucap wanita itu tak percaya, Pria yang ia cari selama ini ternyata malah muncul di hadapan nya


" Ah Tari," Rey Bersikap biasa, Ia seolah tak pernah mengenal Tari secara dekat ...


" Ini barang-barang kamu, Maaf saya duluan" Rey pergi dengan langkah yang tergesa-gesa, Ia merasa bersalah dengan apa yang pernah ia lakukan dengan Tari dulu, Ia merasa seperti sudah mengkhianati Manda

__ADS_1


" Tunggu Kak, kita harus bicara" Cegah Tari, ia berlari menghampiri Rey ..


" Kak, Apa aku se rendah itu di mata kakak, Sampai kakak memperlakukan aku seperti ini" Teriak Tari dengan air matanya yang mulai berjatuhan menghentikan langkah kaki Rey. Laki-laki itu terdiam tanpa menoleh ke arah belakang


" Bilang sama aku kalo kakak cuma jadiin aku pelarian kakak dari istri kakak yang cantik itu. Iyalah, Mana mungkin laki-laki seperti kakak rela lepasin perempuan kaya Amanda Zivanya, Apalagi cuma di bandingin sama aku.. " ucap Tari dengan tawa sinis nya


" Kalo gitu, bilang sama aku kalo kakak udah gak butuh aku lagi, bukan malah langsung ngedepak aku kaya gini. Aku juga perempuan kak, Aku punya perasaan. dan sialnya kenapa perasaan aku malah jatuh sama orang yang salah, laki-laki yang sudah beristri. Tapi apa aku salah, apa perasaan aku salah, bilang dimana salahnya perasaan aku?, Ayo bilang kak, Aku mencintai kakak dengan tulus, Apa permasalahan rumah tangga kakak itu salah aku, Nggak kan, Aku bahkan datang dalam hidup kakak Setelah semua nya kacau. Jadi apa aku salah kalo aku berharap lebih, berharap hubungan kita bisa tetap berlanjut" Tari mulai berjalan mendekat, Ia sudah tidak bisa menyembunyikan berbagai perasaan yang menghimpit hatinya selama ini, Rasa ingin memiliki, rasa rindu, rasa kecewa melebur jadi satu saat ini juga..


" Kamu salah mengartikan hubungan kita, Aku tidak pernah memberi harapan apapun sama kamu, apalagi memberi janji cinta" Rey menatap Tari yang berada di hadapannya, Perempuan itu nampak sangat kacau dengan tubuh yang bergetar hebat menahan amarah nya kepada Rey, tapi dia bisa apa. Laki-laki itu terlalu membuat dia jatuh sangat dalam menuju fatamorgana cinta .


" Tidak akan ada orang yang berfikir kita tidak punya hubungan kalau pada kenyataannya kita sangat dekat waktu itu,"


" Sedekat apa yang kamu maksud Ri, Kamu sebagai sekretaris ku yang selama kamu bekerja dengan ku selalu menemani ku makan siang atau sekedar obrolan ringan, hanya itu . kalo kamu lupa. Kita tidak pernah membahas apapun soal hubungan pribadi apalagi perasaan" Jelas Rey bingung, kenapa perempuan ini malah berharap lebih darinya


" Kak Rey, Lalu apa maksudnya kejadian kemarin?, Apa sama sekali gak berarti bagi kakak?" Melihat Tubuh tari yang malah melemas, Rey mendekat untuk mencoba menenangkan Tari, Namun


" Aku gak akan biarin kakak pergi, Kakak harus jadi milik aku selamanya, Aku rela kalo aku jadi yang kedua" ucap Tari yang malah memeluk Rey erat, ia meluapkan tangis kecewa di dada Rey..


" Tolong aku kak, biarkan perasaan aku jatuh pada orang yang ia cintai, jangan bunuh perasaan ku hanya karena status kakak" Rey terlihat kaget dengan apa yang Tari lakukan, Ia menegang, merasa bersalah kepada perempuan yang mungkin seperti seorang korban pelarian Rey, Sesaat Rey terdiam. Ia tidak mungkin seperti ini, Ia harus bersikap tegas terhadap siapapun yang akan jadi benalu dalam rumah tangga nya meskipun mungkin itu harus menyakiti hati orang lain .. Rey menghela nafas panjang, mengingat Manda yang semakin hari semakin membuat dia jatuh cinta, yang selalu membuat dia frustasi karena berada jauh darinya, Manda yang semakin hari menguasai hati dan fikirannya, menguasai dunia nya dan sekarang wanita itu sedang mengandung benih dari na*fsu cinta nya, Bayangan Manda yang tersenyum amat manis pagi tadi berputar dalam ingatan Rey. Ia tidak sanggup kalo senyuman itu menghilang dan berganti dengan tangisan kekecewaan kalo hari ini ia tidak memberi keputusan mengakhiri semua yang pernah terjadi antar dia dan Tari, meskipun pada kenyataannya mereka memang tidak memiliki hubungan apapun. Ia mengingatkan bagaimana tegas nya Manda mengenai hubungan nya dengan Adi dulu padahal Adi adalah sahabat Manda sejak kecil, membuat batasan yang jelas antara hitam, putih dan abu-abu antara laki-laki dan perempuan apalagi disaat salah satu atau keduanya sudah memiliki pasangan .. Dan detik ini juga semuanya harus berakhir ...


" Status ku tidak ada yang salah, Aku pria beristri dan sebentar lagi akan memiliki anak. Aku tidak mungkin menukarkan semua kebahagiaan ku bersama istri ku hanya demi mengasihi kamu, Soal perasaan apapun yang kamu rasakan itu hak kamu, terserah kamu. Tetapi jangan berharap aku akan membalas nya atau membiarkan kamu berada di sisi ku, karena tempat itu hanya untuk Istri ku seorang. Jadi tolong jangan ganggu aku lagi.. " Ucap Rey datar, ia melepaskan pelukan Tari ...


Rey langsung masuk ke dalam mobilnya meninggal kan Tari yang masih menangis histeris.


Ia tidak mau hubungan mereka yang sudah membaik kembali kacau hanya karena rasa kasian kepada seorang perempuan..


Semoga saja Tari bisa mengerti semua kondisi yang terjadi, Ia bisa menerima kenyataan kalo pria yang ia cintai sudah berada dalam pelukan perempuan lain ..


.


.


Tunggu aku pulang Mee, Malam ini kamu harus aku hukum ... Sialan perempuan itu, untung gwe cinta mati sama Manda kalo kagak bisa goyah juga gwe dikasih tawaran oke begitu, mana itu da da berasa juga gedenya , Ah tapi lebih mantep punya istri gwe sih apalagi semenjak udah hamil selain ge de kenceng banget lagi... Gi La emang lho Rey, na fsu banget lho sama si Manda. Untung dia istri lho, bisa lho ka winin kapan aja ...


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2