Ambisi Cinta Model Cantik

Ambisi Cinta Model Cantik
AJAKAN NIKAH


__ADS_3

" Ma,,,. Manda pulang dulu ya.. " Pamitnya menyalami kedua orangtua Arsen secara bergantian.. Meskipun ada perasaan tak tega melepaskan genggaman tangan Mama Arsen, tetepi Manda tetap harus kembali ke rumahnya ...


" Ini Gimana sih Arsen, Kok Manda malah pulang... " Cegah nya yang terlihat bersedih .. Sedari tadi wanita itu terus berusaha menahan Manda agar tetap tinggal dirumahnya.. Ia terus meminta agar Manda mau membawa nya bertemu dengan orang tua Manda untuk meminta maaf atas perbuatan anaknya ..


" Mama anter kamu yah .. Kita harus ketemu orang tua kamu.. Kalian harus nikah secepatnya" Imbuhnya lagi sambil memegangi tangan Manda.. Wanita itu terlihat tak rela melepaskan calon menantu nya untuk pulang. Mama Arsen sudah merasa amat cocok dengan perempuan itu, Apalagi orang tua itu semakin takjub dengan keahlian Manda saat membantu nya menyiapkan Makanan ketika makan siang tadi ...


Sungguh menantu idaman fikirnya....


" Ma ... Mama bicarain aja soal ini sama Arsen ya " pintanya melepaskan genggaman tangan wanita itu secara perlahan ...


Gak mungkin kan dia menerima keinginan wanita tersebut untuk menikah dengan putranya,,, sementara Manda sudah menikah dengan pria lain ...


Ah ... Sungguh tak mungkin jika ia memiliki dua orang suami ...


" Ya udah, Kamu boleh pulang .. Tapi janji sama Mama kalo kamu pasti akan menikah sama anak Mama. Mama gak mau Asren lari dari bertanggung jawab sama perbuatan nya ... Dan satu lagi, Kalo ada apa-apa sama kondisi kamu, Cepet kasih tau Arsen sama Mama " Melihat bagaimana baik nya Mama Arsen, Manda malah semakin dibuat merasa bersalah.


" Baik-baik yah kamu, Mama titip calon cucu Mama .. Tolong di jaga Sebelum Arsen menjadi suami kamu," Mama Arsen malah terus mengelus perut Manda, Sorot matanya terlihat begitu bahagia meskipun ada kekecewaan pula terlihat disana ..


Sepanjang perjalanan pulang, Manda hanya terdiam.. Dia terus saja terbayang wajah Mama Arsen yang begitu mengharapkan nya , Wanita itu terlalu baik Fikirnya jika harus tau kenyataan hubungan mereka yang hanya bohong belaka ...


" Kenapa? Ngerasa bersalah sama Mama ?" Tanya Arsen disela mengemudinya .. Ia melirik perempuan itu yang masih saja diam ...


" Kita nikah yuk...." Ajak Arsen tiba-tiba, Ia menatap lurus jalanan di hadapannya dengan wajah dan ucapan yang jelas begitu serius ...


" Kita udah bahas ya soal ini. Aku disini cuma temenin kamu sampai kamu ketemu sama jodoh kamu itu" Akhirnya Manda angkat bicara, Ia Begitu menentang pertanyaan Arsen tadi...


" Ya udah kalo gak mau, Aku juga gak maksa kok" Imbuh Arsen santai dengan mengangkat kedua bahunya ..


" Kecuali kamu pisah sama suami kamu. Baru aku akan paksa kamu buat nerima aku "Goda Arsen yang hanya mendapatkan lirikan tajam Manda .. Huh,, Apa maksud pria itu, Kenapa omongannya selalu seputar pernikahan...


" Ku tunggu janda mu... Hahahhah" Godanya lagi sambil tertawa..

__ADS_1


" Terserah kamu ajalah,, " Jawab Manda malas .. Pria itu memang terlalu gila ..


" Lah ngambek .... Gak usah Ngambek Neng, Ntar Abang makin suka lagi .. Kan repot "


Manda hanya meliriknya heran,


" Repot Neng, Pengen di kelonin tapi istri orang ...." Arsen, Benar-benar... Hari ini dia begitu menyebalkan ..


" Tapi emang bener, Mana ada sih yang mau nolak janda kaya kamu.. " Imbuh nya lagi serius,,,


Sampai di Apartemen, Manda langsung berjalan tanpa menunggu Arsen yang memarkir kendaraan nya, Padahal mobil itu miliknya sendiri ..


" Sayang .. Tunggu dong .... " teriak Arsen sambil berjalan menyusul langkah Manda... Ia masih saja menggoda perempuan hamil tersebut...


Dengan kaki nya, Arsen bahkan langsung menahan pintu lift yang akan tertutup, Ia malah tertawa ketika Manda menghela napas kasar sambil membuang pandangannya ke arah lain ...


" Manda... " panggil nya berkali-kali


" Dasar gi la " Ucap Manda kesal , sedari tadi panggilan Arsen itu terus dibarengi dengan tangan jahil nya yang meraba raba bagian tubuh Manda meskipun berkali-kali Manda tepis tetapi Asren malah semakin gencar menggerayangi tubuhnya..


" Ogah aku sama kamu"


" Alah, Ogah kok Nafsu banget... " Ledek Arsen mengingat kejadian tadi di kamarnya..


" Jadi gimana, Mau lagi gak?" Godanya sambil mencolek dagu Manda...


Tring .....


Perlahan pintu terbuka...


" Lift nya udah mulai kebuka, tetapi sebelum itu..." Ucap Arsen yang menggantung ucapan nya, Manda hanya melirik malah pria yang sudah membuat Fikiran kacau ini ...

__ADS_1


" Ciu--m dulu dong..." Pinta Arsen yang menyimpan jari di bibirnya sekarang malah terlihat lemas... Ia yang begitu antusias meminta Ciuman dari Manda langsung diam menatap sosok yang menjadi saingan beratnya ...


" Sayang... Kamu kemana aja, " seorang pria tampan dan gagah tepat berada di depan pintu lift yang sudah terbuka secara sempurna... Wajah kekhawatirannya jelas terlihat disana.. Dengan cepat pria itu membawa Manda keluar dari lift ...


" Mas ,,, Khawatir banget sama kamu, tadi Mas susul kamu ke Rumah sakit tapi kamu gak ada disana..." imbuh nya lagi sembari memastikan keadaan Istri nya baik-baik saja...


" Maafin Mas... Sayang.... " Pria itu langsung memeluk erat tubuh Manda, Ia bahkan tak menyadari sosok laki-laki yang masih berdiri di belakang istri nya dengan tatapan putus asa ..


" Aku gak apa-apa Mas" jawab Manda begitu lembut,


Wanita itu membalas pelukan suaminya dengan erat pula, Ia bahkan menyandarkan kepalanya di dada Rey..


Arsen semakin dibuat tak berdaya, Perasaan nya yang sudah di langit ke tujuh karena perlakuan Manda tadi yang mencium nya tiba-tiba, kini perasaan itu terhempas sudah ke dasar bumi yang paling dalam. Kala melihat perempuan yang amat ia dambakan berada dalam pelukan suaminya, Apalagi Jawaban Manda tadi yang begitu lembut semakin membuat perasaan Arsen terluka, Perempuan itu bersikap Begitu amat manis dihadapan suaminya tetapi tidak dengannya...


Ehem ... Arsen berdehem untuk menghentikan aksi pasangan suami istri di depannya ..


Tetapi, Drama Suami istri itu malah terus berlanjut. Mereka bahkan tak peduli dengan sosok yang sedari tadi memperhatikan apa yang sedang mereka lakukan ....


" Sialan Emang, Malah Ciuman depan gue lagi... "


Gumam Arsen.


" Untung itu bibir udah gue cobain duluan....."


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2