
" Mas...."
" Hmmm" Jawab Rey melirik Manda sekilas lalu kembali fokus pada game di hape nya...
" Mas..." Rajuk Manda kemudian, Karena respon yang diberikan Rey..
" Ada apa Sayang? Pengen apa?" Tanya Rey yang menekan suara nya, Ia mulai merasa terganggu dengan panggilan Istrinya yang tak berhenti memanggil nya sejak tadi..
" Pacaran yukk..... Aku Gabut" jawab Manda memeluk lengan Rey.. Seketika Rey menyeritkan matanya heran.. tidak biasanya Manda mengajaknya jalan duluan...
" Terus pengen ngapain?" tanya Rey dengan sabar, Ia menyimpan handphone nya dan menatap istrinya lembut.
" Jalan ke taman kota.. Udara nya pasti masih sejuk kalo pagi begini" Ucap Manda antusias, Ia semakin mengeratkan pelukannya pada lengan Rey, Berharap kalo suami itu akan setuju dengan idenya...
Semenjak Manda hamil, Rey memang lebih protektif kepada istri nya itu.. Kehidupan Amanda seperti berubah total...
Banyak hal yang biasa Manda lakukan dulu, kini harus ia hentikan demi menuruti permintaan suaminya itu...
Rey terdiam, Menimbang permintaan istri itu ...
Berjalan- jalan di taman kota pasti akan sangat melelahkan, belum lagi polusi dan berbagai pertimbangan lainnya.. Tapi, Kalo nggak diturutin Istrinya itu pasti ngambek, Apalagi ini permintaan pertama nya mengajak Rey jalan duluan...
Hingga satu keputusan Rey ambil,
" Oke, Asal cium dulu" Jawab Rey sembari mendekat kan pipi nya ... Demi menyenangkan hati istri nya Ia pun setuju ..
" Aasiiapp Bos" Manda langsung mencium pipi Rey hingga berkali-kali, Ia bahkan mencium bibir suaminya juga.. Keinginan ibu hamil satu ini memang aneh, padahal hanya jalan-jalan ke taman kota tetapi senangnya melebihi dapat tiket nonton konser BTS..
" Ini jadinya ke taman mana sayang?" Tanya Rey yang terus melajukan mobilnya tanpa tau taman mana yang akan mereka kunjungi....
" Ke Taman Suropati aja, Aku udah lama pengen kesana bareng pacar malah kesampaian nya bareng suami" Jawab Manda sambil Menatap genit ke arah Rey...
" Jangan begitu ah liatnya, Mau kamu Mas pake didalem mobil" Ancam Rey tersenyum penuh maksud,
" Boleh...." Tantang Manda merasa tak takut akan ancaman suaminya itu....
" Tapi bohong" Imbuh nya kemudian, Mana mungkinkah Ia mau melakukan hubungan itu didalam mobil yang sedang berada dijalan ramai ....
" Iiissshhhh kamu yah....Pinter banget godain suami"
" Ya harus lah, Inget Mas, Pelakor bertebaran dimana-mana. Eh tapi, perebutan istri orang juga banyak deh" tanpa sadar Manda teringat akan sosok pria yang sekarang ini terus mengejar cinta nya, Ia terdiam kala bayangan wajah tampan Arsen terlintas dalam fikirannya.. Seharian kemarin dia banyak menghabiskan waktu dengan lelaki itu.. Lalu apa yang sedang laki-laki itu lakukan sekarang?, Dengan cepat Manda menyangkal akan keinginan Tahuan nya.. berkali-kali Ia menggeleng kan kepalanya..
" Sayang?" Berkali-kali Rey memanggil istrinya itu yang tiba-tiba berlaku aneh ...
" Ah Iya Mas, Kenapa?" Jawab Manda terlihat kaget..
" Kamu ngelamun?" tanya Rey datar.. Ia merasa ada sesuatu yang sedang mengganggu fikiran Manda, Apakah istri nya itu menyembunyikan sesuatu darinya..
__ADS_1
" Ngelamunin Apasih, Suami kamu disini juga" Imbuh Rey dengan melirik Manda sekilas
" Iya suami ganteng nya aku" Ucap Manda Manja, Ia memeluk lengan suaminya.. Berusaha menutupi apa yang terlintas dalam fikirannya tadi...
Keduanya nampak diam tanpa bahasan apapun, Hingga mereka sampai di taman kota...
Suasana pagi yang begitu sejuk dengan berbagai pohon rindang yang memenuhi area tersebut..
" Jalannya pelan-pelan sayang" Perintah Rey khawatir karena Manda yang dengan semangat nya menyusuri tiap sudut taman..
" Ini juga udah pelan Mas, Ehh Ehh" ucap Manda kaget karena menginjak sebuah batu kerikil...
" Tuh kan, Apa Mas bilang !!, Gak nurut banget sih sama suami.. Coba sini liat kakinya" Dengan sigap Rey mendudukkan Manda di sebuah bangku..
" Untung aja sempet Mas tahan badan gemuk kamu ini. Kalo nggak, Kan bisa bahaya juga sama kandungan kamu... " Imbuh Rey kembali dengan Omelan khasnya.. Tetapi ia tetep mengusap-usap bagian kaki Manda dengan lembut..
" Mas, Ini kan cuma insiden kecil, diomelin sampai segitunya banget....Ahh...Ahh... sakit Mas, Gak usah di teken gitu" Ringis Manda dengan mencengangkan bahu Rey kuat yang berada dihadapannya
" Kamu tuh udah tau Lagi hamil,. dibilang in jalannya biasa aja juga . Kalo tadi kamu sampai jatuh terus kenapa-napa, Mas bisa lebih khawatir dari ini" Rey terus saja menggerutu, tanpa melihat ekspresi wajah Manda yang berubah ...
" Lagian aku gak gemuk yah" Rajuk Manda kemudian. Ia menyilang Kan kedua tangannya di dada..
" Iya gak gemuk" Jawab Rey
" Tapi Sexy.. Hahahaha " Bisik Rey yang malah menggoda, lalu tertawa puas melihat wajah Manda perpaduan antara menahan sakit dan kesal jadi satu..
" Mas...Ini Beneran sakit" Jerit Manda kencang. Karena ulah Suami nya yang malah menekan kaki nya kencang ....
" Bisa jalan gak, Kita pulang aja"
" Suka ngaco ih kalo Nanya" Jawab Manda kesal, Udah tau kakinya bengkak masih ditanya bisa jalan apa nggk, Kadang suka gak peka begitu...
" Ya udah, tinggal bilang minta di gendong" Ucap Rey santai, Ternyata perempuan memang selalu ingin di mengerti tanpa ingin menjelaskan apapun...
" Mas, Bik Asih bisa ngurut, Tapi sekarang lagi di Apartemen aku. Lagi bersih-bersih "
" Ya Udah kita kesana aja, Lagian gak jauh juga dari sini " Rey langsung memacu mobilnya membelah jalanan yang mulai ramai...
" Mas...." Panggil Manda merasa tak enak
" Apalagi sayang, Ayo turun. Biar Mas gendong lagi" Jawab Rey yang hendak membawa Manda keluar dari mobilnya..
" Gak Mau, Di Papah aja . Bisa kok" Tawar Manda yang merasa kasian pada Rey..
" Udah ah Ayo, Mas gak mau ngambil resiko apapun sama kalian" Dengan hati-hati Rey membawa Manda ke Apartemen nya ...
" Aku malu Mas" Rajuk Manda karena Rey sama sekali tak mau menuruti permintaan nya..
__ADS_1
" Apalagi Mas, Harus gendong kamu yang berat begini, Tapi Mas gak apa-apa, Soalnya Mas Sayang banget sama kamu, Mas gak mau kamu kenapa-napa kalo sampai maksain jalan" Ucap Rey sambil menggerutu... Ia bahkan tak peduli dengan tatapan orang lain yang melihat ke arah mereka..
" Makanya sama suami itu nurut, " Dengan perlahan Rey menyentil kening Manda...
" Tolong bik urusin Nyonya Muda ngeyelan ini" perintah Rey setelah mendudukan Manda di kasur nya ...
" Mas...."
" Apalagi Sayang, Kamu tuh cerewet banget sih mau di obatin juga .. Lama-lama Mas Cium juga kamu biar diem" Ancam Rey yang berusaha bersabar
" Ya Udah Sini Cium, Biar Pas bik Asih ngurut aku lupa sakit nya"
" Uuhhhh.... Malah ngegombal" Kali ini Rey menyentil kening Manda dengan lumayan keras,
" Beneran Mas" Ucap Manda sambil mengusap-usap kening nya yang terasa sakit....
" Ya Udah Sini," Ucap Rey yang mulai mendekat kan wajah nya, Ia mencium dulu bagian yang ia sentil tadi, kemudian turun ke aren mata, dan pipi hingga area terakhir yaitu bibir . Manda menatap dalam wajah suami yang tepat di hadapannya..
" Males ah, Ntar diajak yang lain malah bilang... Mas Aku kan lagi sakit gak boleh diajak Main" Imbuh nya kemudian, sambil meniru kan suara Manja istrinya di kalimat terakhir... Sebelum Bibir mereka bertemu, Rey mengakhiri nya karena tak enak oleh bik asih yang akan masuk untuk mengobati Istri nya itu...
" Dasar Nyebelin..." gerutu Manda karena Rey yang memberhentikan permainan nya di bagian paling seru...
.
.
.
.
.
" Nanti Sayang di lanjut lagi, kalo kamu udah baikan" Ucap Rey yang malah keluar dari dalam kamar...
.
.
.
Hayoolloohhh Mas Rey mau lanjut Apaan....
Lanjut Dukung Novel nya dong....
Dengan Like, Vote dan Komentar yang selalu Author tunggu....
.
__ADS_1
.
.