
" Sayang, Mas pengen kamu.." Bisik Rey sensual tepat di telinga Manda, tak lupa ciuman dalam ia berikan di bahu Manda yang terbuka mengukir kan tanda merah menandakan kalo saat ini ia butuh Pele Pasan dengan istrinya. Sepanjang perjalanan pulang Rey hanya bisa mengumpat kesal, Jalanan yang macet membuat dia semakin frustasi. Bisa-bisanya kejadian tadi membuat dia menegang sendiri karena otaknya yang terus membayangkan wajah cantik dan tubuh sexy Manda yang sudah menjadi candu baginya.
Beberapa saat Manda terdiam, memperhatikan wajah merah Rey dari depan cermin..
" Mas, Mas bisa kapanpun meminta hak itu sama aku, Aku akan selalu siap" Ucap Manda dengan senyum nya, Ia mungkin heran kenapa suami mesum nya itu tiba-tiba pulang dengan keadaan begini, Tapi apapun sebabnya, Manda harus selalu siap ketika panggilan itu datang padanya. Apa yang ia lakukan untuk Rey bukan lagi semata-mata hanya menuntaskan kewajiban nya, tapi lebih dari itu. Cinta dan kasih sayang yang ia miliki untuk Rey membuat dia selalu ingin menyenangkan hati suaminya itu, membuat Rey merasa tenang dan damai ketika berada dalam dekapannya..
" Aku akan puasin Mas malam ini, dan malam-malam yang akan datang" Manda memutar tubuhnya menghadap Rey. Malam ini suami nya itu harus puas dengan pelayanan nya, Dia menatap mata Rey dalam, sesaat pandangan mereka bertemu begitu jelas memperlihatkan apa yang Rey inginkan saat ini, Manda menarik Rey untuk ikut berdiri sama seperti nya, dengan agresif nya Manda langsung mencium suaminya itu, ciuman dalam yang semakin memabukan bagi keduanya, sesaat Rey terdiam menyadari kalo Manda sangat hafal dengan apa yang ia butuhkan saat ini ...
Tapi detik berikutnya, Ia tidak menyia-nyiakan hal itu, Mereka saling menekan tengkuk masing-masing untuk menyalurkan has rat cinta itu ..
Alunan musik mengiringi kegiatan panas mereka, Bahkan dengan sengaja Manda menaikan volume lagu yang sedang berputar.
" Sayang, Ingat disini ada anak kita" ucap Manda mengelus perutnya, ia melepas Pagutan bibir mereka untuk mengingatkan Rey agar berhati-hati,. Rey hanya mengangguk sebagai jawaban nya, karena ia tidak ingin membuang waktu lagi untuk menyatu dengan Manda .
Beberapa lama keduanya hanyut dalam kenikmatan dunia, membawa mereka terbang melayang menuju kayangan cinta, Suara De sa Han dan Era Ngan Manda bahkan terdengar lebih merdu dari banyaknya lagu yang mengiringi kegiatan itu.. Suara Sexy dan menggoda yang selalu membuat Rey semakin On Fire dan suara itu pula yang terus terngiang di telinga Rey bahkan ketika berada jauh dari istri nya ..
" Terimakasih untuk tingkah agresif kamu dan de sa Han Sexy kamu, Love you Mee" ucap Rey yang terus-menerus mencium wajah Manda ...
" Terima kasih sudah mau bersabar menahannya demi aku, Aku tau rasanya pasti berat" Jawab Manda, ia bisa melihat wajah lega Rey setelah menuntaskan keinginan nya tadi. Bagi seorang laki-laki seperti Rey yang selalu berhubungan dengan banyak orang termasuk banyak wanita dalam urusan pekerjaan nya, mungkin cukup sulit untuk menahan nya ketika perasaan itu tiba-tiba muncul di waktu yang tidak tepat. Sementara sangat tidak mungkin has rat itu langsung tersalurkan di waktu Itu juga, Rey baru bisa menuntaskan nya ketika ia sudah pulang dan sudah bersama Manda.. Rey hanya tersenyum, memberikan usapan di kepala istri nya, Entahlah kejadian tadi dengan Tari malah membuat dia takut, takut Manda merasa kecewa kalo wanita itu sudah berhasil memancing Rey seperti ini .. Meskipun hasrat itu muncul karena membayangkan istrinya.
" Love you more Mas, Terima Kasih untuk segala perjuangan kamu menjadi suami dan ayah terbaik bagi kami"
Rey yang mendengar itu hanya terdiam, Kenapa fikirannya menjadi kacau seperti ini ...
Ia pun bangun dan kembali memakai celananya, berniat membersihkan dirinya.. Namun sebuah tangan menahannya untuk melangkah..
" Tidak ada apapun lagi malam ini, Selain Aku milik Mas dan Mas Rey milik Aku selamanya " Ucap Manda memeluk Rey dari belakang .
" Mas masih inget sama lagu ini" ucap Manda memutarkan sebuah lagu kembali, Lagu berjudul My Endless Love dari penyanyi Diana Ross dan Lionel Richi
My love, there's only you in my life
The only thing that's right
My first love
You're every breath that I take
You're every step I make
__ADS_1
And I, I want to share
All my love with you
No one else will do
And your eyes, your eyes, your eyes
They tell me how much you care
You will always be
My endless love ....
Mendengar lagu itu berputar membuat Rey tersenyum, Bagaimana ia lupa akan hal itu, lagu yang menjadi pembuka kegiatan panas di malam pertama mereka hampir satu tahun yang lalu ... Lagu itu terus berputar sepanjang obrolan suami istri itu ...
" Kenapa, Kamu mau bikin Mas on lagi, karena godaan kamu itu" goda Rey, Manda hanya tersenyum menyimpan kedua tangannya di leher Rey ..
" Dance .. " bisik Manda sensual, Rey menarik pinggang Manda menyatu dengan tubuh nya kembali.
Mereka menggerakan tubuh mereka ke kiri dan ke kanan, melangkah kan kaki mereka mengikuti alunan lagu yang memenuhi ruangan dengan lampu remang-remang yang semakin menciptakan suasana romantis.
" Gak apa-apa semua aman, dan ini masih di batas normal " Rey hanya menggeleng kan kepalanya, Manda kalo sudah seperti ini memang paling pas ya di nikmatin lah.
" Pake dulu lingerie nya, liat Mas aja masih pake celana meskipun kolor doang, lah ini kamu sama sekali gak pake apa-apa " Dengan cepat Rey memakaikan kembali lingerie berbentuk jubah itu di tubuh polos Manda yang terlihat sangat menggoda..
" Kenapa, Mas gak suka aku begini"
" Negatif banget itu Fikiran kamu, yang ada dengan kamu kaya gini bikin Mas.. Akh ... Mee " Suara De sahan tiba-tiba keluar dari mulut Rey, Manda terlihat sangat puas dengan aksi jail nya tadi, Namun di detik berikutnya ia malah dibuat kaget karena Rey menahan tangannya untuk kembali meremas bagain tengah paha nya kembali
" Dasar mesum" cibir Manda
" Mesum-mesum begini juga suami kamu, Kalo Mas gak mesum kamu gak bakalan tekdung begini sayang... "
" Emang ini hasil kemesuman Mas Apa"
" Bukan, Selain itu ada kerja keras Mas nyimpen se* p*ma dengan kualitas tinggi di v***** kamu tiap malem" Bisik Rey di kalimat terakhir nya
" Mas, Gak usah di sebutin begitu juga kali, Malu ih aku dengernya"
__ADS_1
" Malu kenapa, Coba Mas bayangin yah tiap malem kamu teriak-teriak Eeuuhhhhh..... Aaaaahhhh .... Mas... Lebih cepat, lebih cepet Lagi Mas,... Lagi....
Hahaha ... Itu kamu gak ada malu-malu nya" Rey sangat puas mengoda Manda, Ia tertawa melihat wajah kesal Manda
" Sembarangan, Gak ada yah !, aku gak begitu !. Yang ada tuh Mas Rey,.. Mee satu ronde lagi yah,, Satu ronde lagi,, sampe beronde-ronde gak berhenti tuh" Ejek Manda
" Euh!" ucap Manda kesal, Ia mencubit perut Rey yang tidak menggunakan baju.
" Aduhh.... Aduuh.... Ampun... Iya ampunnn ..... Mee"
" Eittssszz... Jangan ngambek gitu dong" Rey langsung menarik Manda kembali, Ia menahan tubuh Manda yang berusaha melepaskan diri
" Satu ronde lagi yah, kaya kode keras kamu tadi"
" Curang, Ngerayu nya pake Skinship. Aku kan sebagai istri yang baik harus nurut sama Suami "
" Hahahah..... Bisa ae, Bilang aja kamu juga pengen"
.
.
.
.
.
.
Ayo dukung terus Amanda dan Rey lewat Novel ini,.
Like, Vote dan Komentar nya selalu di tunggu.....
Terima kasih 🥰🥰🥰
.
.
__ADS_1
.