
Mood nya yang sudah buruk sejak tadi pagi ketika suara manja Utari jelas terdengar dari balik telpon suaminya membuat fikiran Amanda menjadi kacau...
Dan Kini .......
Setelah kejadian tadi, Manda hanya bisa menangis di balik selimut yang menutupi seluruh tubuhnya...
Hatinya terasa amat hancur, Kala mengingat bagaimana Rayyen menolaknya mentah-mentah dihadapan Utari....
Dengan berbagai sikap Rey yang membuat air mata itu terus berjatuhan tanpa ia inginkan... Apalagi Pria yang ia rindukan itu, sekarang malah pergi meninggalkan nya dan lebih memilih untuk tidur dikamar lain ...
Hiks.....Hiks....Hiks.... Tubuh Manda semakin bergetar menahan suara tangisan yang semakin tercekat...
Apa yang salah dengan dirinya malam ini, hingga Rayyen bisa memperlakukan dia seperti tadi...
Bukankah pria itu yang begitu mendambakan seorang anak dari Manda, Namun apa yang ia dapatkan sekarang, Suami nya malah menyalahkan sikap sensitive nya karena sedang hamil...
Manda sangat tak ingin menjadi dirinya yang sekarang, perempuan yang manja dan cengeng, Tetapi dia bisa apa ketika perasaan itu tiba-tiba muncul tanpa bisa ia kendalikan....
" Maaf,, Maafin Mas Sayang" Ucap Rayyen tiba-tiba, Ia langsung memeluk tubuh yang sedang berguncang itu dengan begitu erat.. Mendekap tubuh Manda yang belum bisa berhenti untuk menangis...
Perasaan bersalah begitu dalam datang menghampiri Rayyen, Ia yang berniat istirahat dikamar lain ternyata malah tak dapat menutup matanya meskipun rasa lelah dan kantuk datang menghampiri, Selama berjam-jam Ia malah memikirkan istrinya yang ia tinggal dalam keadaan menangis..
Mungkinkah Ia sudah berlaku keterlaluan pada Manda ... Hingga Ia putuskan untuk melihat keadaan Istri nya, Apakah ia sudah tertidur?, Pertanyaan yang langsung begitu saja muncul ketika ia hendak masuk kamar mereka ...
Ya Tuhan, Dia masih menangis.. Apa aku memang sudah sangat keterlaluan,.... gumam Rey begitu melihat tubuh bergetar itu...
__ADS_1
" Maaf karena sikap menyebalkan Mas hari ini, dan tadi ... Maaf bikin kamu kecewa dan nangis begini" Imbuh Rey kembali karena tak mendapat balasan apapun.. Manda masih menangis meskipun tak seperti tadi ..
" Balik badan dong, liat Mas sini" Dengan Ragu Manda membalikkan tubuhnya untuk menghadap Rey..
" Jangan nangis lagi kaya gini, Mas gak bisa liatnya.." Rey terus berbicara meskipun Manda tidak merespon ucapannya.. Manda hanya menatap nya dengan banyak kesedihan dimatanya..
" Boleh Mas minta sesuatu sama kamu?" Tanya Rey tersenyum . Ia terus membelai wajah Manda, membuat wanita itu merasakan kenyamanan atas perlakuan lembut suami yang begitu ia inginkan malam ini...
Cukup lama Manda terdiam, hingga sebuah anggukan kecil terlihat di wajah nya ....
" Percaya yah sama Mas, Kalo cuma kamu yang ada di dunia suami kamu ini. Kamu, Cuma kamu yang menjadi pusat dari kehidupan Mas ... Cuma kamu yang bisa bikin Mas selalu jatuh cinta berulang kali sama orang yang sama ..."
" Mas akan selalu belajar untuk memahami perasaan kamu, Perasaan yang ada setelah anak kita hadir dalam rahim kamu.. Mas akan bertanggung jawab atas segalanya termasuk sikap cemburu an kamu, manjanya kamu, cemberut nya kamu .... Eeeuummm....... Apa lagi ya .... "
" Apa?" Tanya Manda yang mulai penasaran... Ia masih menatap suaminya itu ..
" Beneran langsung bangun kan?" Goda Rey lagi kala melihat pipi istrinya yang memerah karena malu..
" Mas...." Rajuk Manda, Ia jadi gemas sendiri dengan sikap Rey yang menertawakan nya...
" Aahhhhhh Sayang" Desah Rey tertahan, karena Manda yang menjaili nya dengan meremas bagian sensitif suaminya itu...
"Kan .... Kan.... Kebiasaan" Ucap Rey kala melihat Manda yang malah kembali menutup tubuhnya dengan selimut...
" Mas... Diem ih ... Geli..... " Manda benar-benar tak kuasa menahan tawanya ketika tangan jail Rey menggelitiknya..
__ADS_1
" Manda?" Panggil Rey serius .. Ia menatap lekat wajah Manda yang mendongakkan kepalanya..
" Mas mau tanya?" Wajah Rey semakin serius,. Ia terlihat semakin bingung dengan berkali-kali menggeleng kan kepalanya... Sungguh hal itu membuat Manda semakin penasaran,, Apakah suaminya akan mengatakan hal penting atau Rey mengetahui sesuatu mengenai dirinya yang disukai seorang pria...
Jantung Manda berdegup begitu kencang, Merasa penasaran dan was-was menjadi satu...
" Ini da da kamu ukuran nya berapa?, Perasaan makin ge de begini... "
GGUUBBRRAAKK..... Tau nya malah bahas da da yang makin gede ... Manda menghela nafas lega, tetapi setelah itu ia menatap Rey sengit,,..
" Perut hamil kamu aja kalah bulet nya sama ini" Rey langsung tertawa melihat wajah kesal Manda, Ia bahkan tak peduli dengan pelototan tajam dari istri nya itu ....
" Udah gak sedih lagi kan, gak kesel juga kan?"
" Sekarang kita langsung ke intinya aja yah" Bisik Rey yang sudah mengukung tubuh istrinya...
.
.
.
.
Like, Vote dan komentar nya jangan ketinggalan...
__ADS_1
Biar Author makin semangat...
Gaje sih... Tapi tetep dukung dong.....