Ambisi Cinta Model Cantik

Ambisi Cinta Model Cantik
ALERGI SUSU


__ADS_3

Hari pertama menepati apartemen, Manda sudah dibuat kewalahan menghadapi sikap Arsen yang semakin menggila ... Pria di hadapan nya itu tidak main-main membuat perasaan Manda berkecamuk seperti menaiki Roller coaster....


" Iya, Aku menyukai mu" Ungkap Manda dengan berderai air mata... Perasaan apa ini yang muncul dalam hatinya,


" Kalo begitu aku akan bilang sama suami kamu, Lepaskan kamu untuk ku" Ucap Arsen yang terlihat berbinar ..


" Aku hanya menyukai mu karena caramu yang tulus mengkhawatirkan aku, Padahal kita tidak punya hubungan apapun.. Tetapi kamu juga membuat aku takut Arsen !... Dengan cara kamu seperti ini, Kamu maksa aku buat nerima kamu" Jelas Manda yang mulai ketakutan, Pria dihadapannya itu sudah tidak bisa menahan diri nya lagi ..


" Jangan begini Arsen ... Aku takut liat kamu kaya sekarang,, Aku cuma setuju untuk memberi kamu kesempatan berjuang untuk mendapatkan aku bukan malah memaksa aku untuk menerima kamu" Derai air mata tak dapat Manda tahan... Melihat bagaimana frustasi nya pria itu malah membuat hati Manda menjadi terluka ..


" Maafkan takdir ku yang harus bertemu dengan mu ketika aku sudah menjadi seorang istri dan calon ibu, Sehingga aku gak bisa bales apapun perasaan kamu... Jadi Tolong, Lepaskan perasaan kamu untuk ku sebelum perasaan itu menyakiti kamu lebih dalam" Pinta Manda sambil memeluk Arsen dari samping, Pria itu harus sadar akan segala kondisi nya ...


" Aku gak masalah Manda kalo kamu pernah menjadi istri seseorang, aku juga gak masalah menjadi ayah untuk anak yang kamu kandung ... Aku siap nerima apapun konsekuensi dari perasaan aku ini" Arsen terlihat tak berdaya menatap dengan sorot keyakinan dan putus asa menjadi satu terlihat dalam manik matanya ...


" Tapi aku yang tetap gak bisa, Aku gak bisa kehilangan Mas Rey, ... Dan anak ku,, Aku ingin dia hidup dan tumbuh bersama ayah kandung nya dalam keluarga yang utuh. Apa kamu gak bisa kabulin permintaan aku?" tanya Manda dengan lembut.. Ia terus mengusap punggung Arsen ....


Cukup lama Arsen terdiam, mencerna setiap kalimat yang Manda ucapkan..


" Aku yakin di suatu tempat yang belum kamu ketahui, Ada seorang perempuan hebat yang tersenyum bahagia menunggu kamu hadir dalam hidup nya ..." Arsen menoleh yang langsung mendapat anggukan yakin dari Manda ....


" Iya akan aku usaha kan, Dalam satu bulan ini aku pastikan perasaan ku berakhir. Asal selama itu kamu jangan pernah lari dariku ....atau menghilang dalam pandangan ku " Melihat bagaimana terlukanya Manda dengan sikap nya tadi membuat Arsen tiba-tiba tersadar akan kesalahan nya ...


" Maaf yah bikin kamu takut" Ucap Arsen memeluk Manda ....


" Dan Bantu aku menemukan seseorang yang kamu maksud itu" Pinta Arsen menatap Manda..

__ADS_1


" Siap ....." Ucap Manda antusias, Ia merasa lega akan keputusan Arsen menyetujui permintaan nya ... Apalagi pria itu memiliki semangat untuk menemukan pendamping nya ..


" Sekarang aku laper,,... Ikut sarapan dong... Bentar lagi aku mau ke kantor baru aku " Ucap Arsen cengengesan, Ia sudah kembali menjadi Arsen yang tak tahu malu tetapi menyenangkan..


" Iya aku siapin, khusus buat cowok ganteng yang lagi nyari pasangan" Ledek Manda sambil berdiri..


" Eh, itu kaki nya bisa dipakai jalan?" tanya Arsen khawatir,...Ia yang mulai ikut berdiri Langsung ditahan Manda dengan senyuman nya .


" Gak apa-apa, Kamu jangan terlalu khawatir sama aku " Ucap Manda sambil memberikan kode oke dengan jari nya ...


" Kalo gitu aku mau liat, Gimana sih istri sempurna kaya kamu siapin menu sarapannya" Arsen pun kembali bangkit dari duduknya dan menghampiri Manda yang terlihat menurutnya semakin cantik kala sedang menyiapkan makanan...


" Gak usah begitu liat nya,, Nanti malah gagal Move on" Ucap Manda menggoda melirik Arsen yang terus memandangi nya dengan tangan yang menopang dagu...


" Itu sih tergantung kamu nya.. Kamu bisa gak bikin aku gak terpesona terus...." Balas Arsen menggoda, Manda hanya memutar bola matanya jengah,


" Itu sih enak dikamu gak enak di aku,, Rugi aku tiap hari ngasih makan kamu terus" Ucap Manda sambil menghidangkan semangkuk oatmeal lengkap toping nya yang nampak menggugah selera....


" Aku bisa bayar... Kamu tinggal bilang aja sebulan mau dikasih nafkah berapa?" Ucap Arsen sambil menyuapkan satu sendok penuh sarapannya..


" Arrgghhh..... Aarrrggghhh.... Sakit...." jerit Arsen yang mengusap telinga nya yang terkena jeweran Manda...


" Sadis banget sih kamu, Udah pantes banget tau kalo jadi emak-emak" Ledek Arsen sambil terus mengusap kuping nya yang terasa panas ... Manda hanya menatap nya tajam ...


Laki-laki itu memang tak tahu malu, Sudah numpang sarapan, dan sekarang malah ngatain yang punya rumah ...

__ADS_1


" Hehheee..... jadi Emak-emak juga aku masih naksir kok" Arsen memberikan kode peace dengan dua jarinya kala melihat pelototan tajam Manda ..


" Udah ah, gak usah godain... Cepetan abisin sarapan nya terus berangkat kerja sana" Usir Manda yang merasa kesal ... Pagi-pagi mood nya sudah dibuat naik turun oleh makhluk satu ini ..


" Udah abis,,, Enak banget oatmeal nya.. Isinya apa aja sih ... " Tanya Arsen yang masih menjilati sendok bekas makanan nya ..


" Oatmeal, pake susu terus di kasih buah" Jelas Manda.. Arsen hanya ber oh ria lalu meminum jus jeruk yang sudah tersaji dihadapannya ..


" Kenapa?" tanya Manda heran ....Arsen terdiam sejenak mengingat sesuatu ...


" Kamu pake susu apa?" tanya Arsen dengan wajah panik ...


" Susu Almond,. Ada apa sih?" Manda malah dibuat bingung dengan sikap Arsen yang panik begitu...


" Ada Apa Arsen ...?" tanya Manda kembali, Ia sudah dibuat khawatir dengan ekspresi wajah Arsen...


" Gak apa-apa, Aku cuma alergi kacang aja" Jawab Arsen datar, Ia berusaha tetap tenang karena melihat Manda yang semakin panik..


" Hah .. Terus Gimana?, Kita ke dokter sekarang.. Aku antar kamu "


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2