
Amanda beberapa kali melihat ke arah pria yang tadi memperhatikan nya , ia jadi penasaran dengan sosok pria itu, tapi ia terlalu malu menghampiri nya terlebih laki- laki itu tidak duduk sendiri.
Manda pun izin ke kamar mandi, dengan begitu ia juga bisa melihat lebih jelas pria tersebut . tapi ternyata laki-laki itu malah melihat ke arah luar jendela .
Selama di kamar mandi ia terus mengingat bola mata yang tadi menatapnya ...
Apa aku salah liat yah . mana mungkin kan itu adi, kalaupun itu adi pasti dia mengenaliku bukan, ah masa bodo kalo salah orang, dari pada kefikiran terus ...
Seperti nya keinginannya itu tidak terwujud, setelah ia keluar kamar mandi, meja itu ternyata sudah kosong ...
" Muka kamu kenapa, kaya bingung gitu " tanya indira merasa heran dengan sikap amanda ..
" Gak apa- apa, aku gugup aja mau ketemu kak Rey " ucap nya berbohong
" tumben kamu gugup. tapi baguslah emang seharusnya begitu kalo mau ketemu pacar yang udah lama di tinggal " Ucap Indira datar,
" Hy Mee, maaf aku telat . gimana kabar kamu?,"
Ucap rey yang datang dengan sebuket bunga
" Kak Rey, Aku baik kak . Kakak sendiri sehat"
Terlihat manda bahagia, Rey memang orang yang datar dalam ucapannya tapi terkadang dalam ucapan datar itu ada perhatian2 yang ia tunjukan, ia selalu romantis meskipun dengan hal2 kecil itulah kelebihan nya di mata amanda .
" Seperti yang kamu liat, aku jadi lebih sehat sekarang setelah bertemu kamu . Apa kamu tidak merindukan aku " goda rey dengan merentang kan tangannya..
" Ayolah kak, biarkan kita melakukan itu kalo kita sudah menikah " Siapapun tau kalo ucapan rey tadi hanya candaan nya pada sang kekasih. karena mereka sama2 berkomitmen untuk tidak kontak fisik sebelum menikah . kalaupun tidak ada komitmen itu bagaimana pula mereka kontak fisik kalo hubungan LDR yang mereka jalani
__ADS_1
" hahaha, baiklah . Indira kamu disini juga "
Rey pun duduk, ia menoleh ke arah indira yang sejak tadi tampak tidak peduli dengan apa yang ada di depannya meskipun dalam hati nya sangat senang . Mereka itu memang sangat akrab meski ada kecanggungan, tapi mengapa mereka tidak memutuskan untuk segera menikah . apakah mereka lebih nyaman hubungan seperti ini.
" Baru sadar lho kak, dari tadi gwe disini . tapi baguslah lho udah dateng . gwe mau pergi sekarang . gwe pengen kalian ngobrol serius berdua . omongin dah tuh masa depan mau dibawa kemana " Indira pergi ia bahkan tidak menanggapi tanggapan manda yang memintanya tetap disini ..
" Manda inget janji lho, Oh iya kak makanan aku tolong bayarin juga yah . makasih kak "
Indira gimana sih aku kan minta di temenin, malah kabur lagi mentang2 udah kenyang. emang lho tu maksa banget aku nikah sama kak rey . apa untungnya coba . awas kamu yah .
" Mee gimana udah beres kan urusan kamu di Singapur ?, kamu udah kirim juga kan lamaran ke perusahaan desain nya " Tanya Rey, dengan menunjuk beberapa menu kepada pelayan
" Udah kak, sebelum ke sini udah aku kirim koq, Perusahaan rekomendasi dari kaka, ternyata perusahaan besar juga aku udah liat profil perusahaan nya di internet. Standar nya tinggi , pantes tawaran gaji nya gede persaingan nya pasti ketat "
" Kamu takut tidak di terima? "
" Kamu emang gak berubah, selalu energik dan optimis"
Keduanya terdiam
" Mee, bisakah kita memulai semuanya lagi, maksudku memulai untuk serius mungkin "
tanya Rey mulai serius
Manda hanya terdiam, memikirkan jawaban apa yang akan ia berikan
" Ah sudahlah lupakan, Oh iya setelah ini kita ke rumah . Mama pasti seneng kamu datang "
__ADS_1
.
.
.
Pagi ini manda sudah siap dengan setelan kerjanya . setelah semalam ia mendapat pemberitahuan dari perusahaan Air corporation kalau hari ini ia sudah bisa mulai bekerja di perusahaan itu.
Tok .. tok.. tok..
Suara ketukan pintu membuat manda memberhentikan sarapannya .
" Kak Rey, Ada apa masih pagi sudah datang kesini "
Tanya nya heran
" Kenapa memangnya, apa ada yang salah ?, sudah ku bilang kan kemarin ingin memulai lagi sama kamu . Kamu belum ada mobil kan, jadi aku sengaja jemput kamu, hari pertama kamu bekerja"
" Seharusnya kakak gak usah repot-repot jemput aku, aku bisa pesen taxi online, tapi kenapa kakak bisa tau hari ini aku kerja? " Manda tetap mempersilahkan Rey masuk dan ikut sarapan meskipun ia merasa heran
" Hanya asal tebak saja, tapi benar kan "
.
.
.
__ADS_1