Ambisi Cinta Model Cantik

Ambisi Cinta Model Cantik
PRIA MENYEBALKAN YANG AKU SAYANG


__ADS_3

" Gimana, Kalian sehat kan?" Ucap Mama Indri memeluk menantu nya itu, Dari kemarin Rey memang sudah memberi kabar mengenai keadaan Manda yang berada di rumah sakit kepada kedua orang tua nya, Tetapi Mereka sengaja datang di keesokan harinya agar memberi waktu kepada pasangan yang baru akur ini.


" Sehat Ma, Pa, Ini Karena Mas Rey aja yang berlebihan makanya di rawat begini" Jelas Manda yang merasa tidak enak karena malah merepotkan orang tua nya


" Syukurlah, Kalian bikin Papa Mama khawatir aja," Pak Ardi pun mengelus kepala menantu nya,..Lalu berjalan dan duduk di sofa, membiarkan kedua wanita di hadapannya saling mengoceh ..


" Cucu Mama yang sehat yah, Biar bisa ketemu Oma" Mama Indri mengelus perut Manda yang sudah tidak datar lagi ..


Sangat jelas terlihat kebahagiaan di wajah kedua orangtua itu.


" Sayang, Makasih yah udah jadi menantu terbaik buat Mama, Makasih Udah mau menerima dan bertahan dengan anak mama yang nyebelin itu" Mama Indri menatap Manda dengan tangan yang ia genggam erat, merasa bersyukur karena permasalahan rumah tangga anaknya sudah berakhir, apalagi ditambah kabar kehamilan Manda


" Mas Rey emang nyebelin Ma" ucap Manda dengan tawanya,


" Nyebelin nyebelin juga sayang" Sahut Rey tiba-tiba, Ia yang baru keluar dari kamar mandi pun berjalan mendekat dan menyalami sang Mama dan papa nya.


" Gimana jadinya mandi sendiri atau dimandiin?" tanya Rey duduk di dekat Manda


" Mas... !!" kesal Manda , Bisa-bisanya suami nya itu bertanya hal seperti itu di depan Mama nya sendiri

__ADS_1


" Apa?, kan tadi bilang nya pengen mandi. ya udah ayo Mas mandiin aja" ucap Rey tanpa tau malu, Ia bahkan tidak memperdulikan ekspresi wajah Manda yang memerah perpaduan kesal dan malu jadi satu.


" Mas Rey itu bikin malu aku mulu" Rajuk Manda


" Gak usah manyun begitu, ntar Mas ci um lagi mau,?" goda Rey karena gemas melihat tingkah Manda


" Kalian... Ah ya ampun " Mama Indri dengan nada yang terkejut, Ia menggeleng kepalanya lemas atas apa yang baru ia lihat di leher menantu nya. Sontak Manda dan Rey menoleh ke arah Mama Indri yang ternyata memperhatikan apa yang sudah Rey lakukan.


" Rey, kamu...-" Mama Indri bahkan tak kuasa melanjutkan ucapannya,


" Ini salah Mas Rey Ma" tunjuk Manda pada Rey yang sudah kembali duduk setelah mengikat rambutnya tadi yang mengakibatkan sang Mama tau tanda merah yang semalem Rey buat. .


" Ya udah terusin ajalah, Nanti kalo Manda udah sehat, Mama biaya in kalian baby moon. Kayanya kalian emang butuh waktu berdua. Ayo Pa kita pulang" Ajak Mama Indri dengan wajah pasrah nya, bisa-bisa mereka melakukan hal itu di kamar rumah sakit


" Ya Ampun Pa, Itu pasti anak kita yang gak bisa nahan" Gerutu Mama Indri sambil berjalan keluar kamar, hal itu tentu saja masih bisa di dengar oleh Rey dan Manda . Tetapi mereka hanya melongo dengan apa yang baru terjadi


" Gak apa-apa dong Ma, Kan sama istri nya juga"


Pak Ardian, yang sama-sama seorang pria tentu saja bisa meresakan bagaimana has rat Rey saat ini ...

__ADS_1


Hubungan mereka yang kembali membaik, membuat mereka merindukan sentuhan masing-masing. Tetapi apa mau di kata, Manda saat ini dalam keadaan lemah, sehingga Rey mengalihkan nya dengan seribu satu cara nya yang lain yang tidak membuat Manda merasa cape...


" Mas.." Ucap Manda menepuk tangan Rey , mereka masih melihat ke arah pintu yang sudah tertutup kembali


" hmmm "


" Mas, salah kamu ini. Mama pasti liat bekas ciu*man kamu semalem" suara Manda langsung menyadarkan lamunan Rey, Ia sedikit meninggikan suaranya karena kesal kepada suaminya itu


" Semalem kita udah kegef sama suster, sekarang malah sama Mama, Ahh..... Aku malu Mas" Manda mengerang frustasi


" Nanggung yang , kita lanjutin aja yang semalem"


" Ya Tuhan, Nasib aku punya suami mesum nya kebangetan. Ya Udah ayo Mas, terserah kamu dah. ini aku mau di apain, Aku pasrah" Ucap Manda akhirnya., Ia sangat kesal dan malu kali ini ... kejadian ketika Rey dengan tipu muslihat nya terus menggoda Manda untuk menuntaskan has ratnya tiba-tiba di saat er* angan Rey menggema di kamar rawat mereka, seorang suster mengetuk pintu yang membuat Rey ketar-ketir membereskan sisa pertumpahan cinta nya, Namun sial nya, Ia malah lupa menutup leher Manda yang memerah penuh dengan bekas ciu*man panas nya ... Suster itu menahan tawanya,. melihat tanda merah itu ditambah keadaan Rey yang penuh keringat...


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2