
" Aku tunggu disini aja kak " Amanda memilih menunggu di dalam mobil, saat mereka yang baru sampai di kediaman orang tua Rey,
Rumah mewah dua lantai bergaya Eropa Klasik yang terdapat di kawasan komplek elit .
" Ya sudah, tunggu bentar yah "
" Kak Manda, aku ikut turun gpp kan " Reza si bocah receh itu ikut ternyata. dan itu atas ajakan Manda sendiri, merasa canggung kalo hanya berdua dengan Rey ...
Untung gak harus ikut masuk,
Tok..tok..tok
Amanda yang sedang memainkan hp nya di kejutkan dengan suara kaca yang tiba2 diketuk dari luar ...
seorang wanita hampir seumuran dengan mama Miya
" Kamu sedang apa di dalam ?,
Ayo turun "
ucap wanita itu seakan memergoki seorang pencuri
Amanda turun dengan bingung, siapa perempuan itu ?, kenapa menyuruhnya turun .
" Maaf tante, saya ... "
" Sudah, ayo masuk. tidak baik seorang gadis malah menunggu diluar "
Wanita itu terus membawa Manda menuju rumahnya, ia bahkan memegang tangan Manda, seolah - olah takut hasil buruan nya kabur, ia bahkan tidak peduli dengan ucapan manda ..
Ya Tuhan, Indira awas kamu, kamu udah bawa aku ke situasi sulit . Bunda anakmu benar2 malu ... gerutu manda didalam hatinya.
bagaimana tidak, begitu masuk beberapa pasang mata langsung menatapnya
A**hhh ... siapapun tolong aku, aku udah kaya pencuri yang tertangkap basah aja ..
" Rey, Kamu itu bawa cewek cantik malah ditinggal di mobil, ini pacar kamu kan Rey"
Ternyata wanita itu adalah tante Indri ( Ibu Rey ) Ia langsung mengomeli anak nya itu saat rey datang dari arah dapur.
__ADS_1
Rey menatap heran pada Amanda yang malah berada di rumahnya,
" Saya Amanda tante, temannya Indira, dan saya bukan pacar Kak Rey " Amanda langsung menjelaskan kesalahan fahaman ini, sebelum semua orang menyangka ia adalah pacar Rey.
" Iya ma , dia temennya Indira . tadi tante Miya nyuruh aku nganterin dia pulang, Cuma karena lewat jalan arah ke rumah jadi mampir dulu nyimpen makanan " Akhirnya Rey ikut bersuara setelah mendapat tatapan Manda yang minta bantuan penjelasan...
" Oh ya udah,
sekarang cepet anterin dia pulang "
Manda , akhirnya kamu selamat ...
" Manda nanti kamu kesini lagi, ikut acara kelulusan Rey . Rey tungguin manda , bawa dia kesini lagi "
Gubbrakkk....
Tante Indri malah semangat mengajak Manda pada acara keluarga itu ...
" Udah gak usah malu, Tante gak nerima penolakan "
Ini keluarga besar pemaksa semua. Ampun, mana lagi Reza, dia tuh kalo giliran dibutuhin selalu ngilang ..
Sore itu Manda tetap diantar Rey,
tentu saja ia merasa tidak nyaman dengan situasi seperti ini, Bisa saja kan tiba2 pacar Rey liat mereka berdua an, terus Manda di labrak disangka selingkuhannya Rey, kemudian manda di bunuh secara sadis, seperti film2 genre thriller attw film Psikopat ..
Overthinking kamu manda, Mana mungkin orang beranggapan mereka selingkuh sementara di dalam mobil aja saling diam tanpa sepatah kata apapun ...
Manda malah menatap Rey yang duduk disampingnya
K**ak Rey cuek banget sih, tapi dia keliatan baik, cool lagi . yang paling penting dia nurut sama mama nya, calon suami idaman sih kalo gini . mana ganteng banget lagi .. ih manda kamu mikir apaan sih, kamu ngarep kak rey jadi suami kamu
" Aaahhhhh bunnndaaa "
teriak manda, kesal dengan fikirannya sendiri
" Eh eh kamu kenapa? ,
Rey sontak terkejut dengan suara manda, ia lalu memberhentikan mobilnya ..
__ADS_1
" Manda kamu kenapa ?,
minum dulu deh "
Rey mengambil botol air mineral yang berada di dashboard mobil ..
" Aku gpp kak " Ucapnya menahan malu
ah kenapa sih, itu air minum pake di taro di situ lagi, aku makin deg degan sedeket ini sama ka rey, wanginya maskulin banget.. bener2 tebar pesona ittu kak rey, pake nyeka rambut nya segala, makin keliatan keren kan...
Sadar .. sadar Manda kayanya kamu harus cari pacar. udah kelamaan jomblo kamu tuh ..
" Dimana alamat rumahmu ?," tanya Rey tiba2
Pantesan Rey memberhentikan mobilnya ternyata ia bingung akan arah tujuannya ..
" Eh itu Kak di Apartemen Mutiara Garden "
" Kamu tinggal sama siapa ?, " tanya Rey lagi
" Berdua sama bibi, Orang tua aku di Bandung "
Rey, merasa tidak enak kalo hanya mereka berdua di apartemen, tapi untunglah ada bibi ..
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1