
Room Chat
Istri : Kak, Makan siang bareng yuk. Kebetulan aku ada meeting di luar, deket kantor kakak . kita langsung ketemuan aja di Upstar cafe ...
Mas suami : Maaf Mee, Kakak udah ada janji . kamu makan siang sendiri gak apa-apa kan?
Istri : Ya udah, Jaga kesehatan yah, jangan telat makan.
Mas suami : Iyalah, emang kamu ...
Istri : I Love you more 😘😘
Manda hanya menghela nafas panjang, Usahanya Sampai saat ini belum memberikan hasil apapun. Rey masih saja bersikap dingin padanya. Masih saja berbicara ketus saat menjawab ucapan Manda ...
Semangat Mee, Ini adalah hukuman atas segala sikapmu, Ini juga adalah ujian atas pernikahan mu dengan kak Rey ..
Tapi aku gak akan semudah itu untuk menyerah, Aku punya sabar yang tidak terbatas dalam menghadapi semua ini ...
Meskipun ribuan kali kakak menolak untuk memaafkan aku, Aku pasti akan berusaha lagi, dan lagi ....
Karena aku tau, Hati kakak hanya untuk ku dan akan aku miliki lagi meski tak tau kapan ..
Ya tuhan, Terima kasih ..Karena telah memberikan kesadaran atas segala sikap ku yang kurang ajar ini...
Amanda terus menyemangati dirinya, Ia menatap kaca dengan pemandangan kota Jakarta yang tampak memukai dari lantai tujuh dimana ia baru menyelesaikan meeting nya.
" Maafkan Aku kak ... Meskipun kata Maaf ku tak bisa mengembalikan anak kita ... " tanpa sadar air mata jatuh di pipi Amanda .
Tubuhnya melemas, karena fikiran nya yang menjadi kalut atas permasalahan nya dengan Rey yang belum menemukan jalan keluar nya..
" Bu, Kita pulang bareng atau gimana? " Ucap asisten nya yang langsung masuk ke dalam ruangan yang membuat Manda tersentak kaget
" Eh, Iya Fa. Kita pulang bareng aja " Manda langsung menutupi kesedihannya, Ia menghapus air mata nya dengan cepat
" Bu ?"
" Ayo kita pulang" Potong Manda cepat, Ia langsung berjalan meninggalkan Asisten nya itu yang hanya melongo sambil menggelengkan kepalanya akan sikap bos nya itu.. Manda memang sangat tertutup soal kehidupan pribadi nya dengan siapapun.
Baginya , segala permasalahan apapun cukup dia sendiri yang tangani, segala kesusahan apapun cukup dia yang atasi, orang lain tak perlu tau soal kesedihan dan kesusahan kita . Biarlah orang tau kalo kehidupan kita sempurna dan bahagia ...
__ADS_1
" Kita jalan sekarang Kak?," tanya Tari yang baru masuk kedalam ruangan Rayyen
" Eh iya, Kamu udah siap," Rey tersentak kaget, Ia sedang memikirkan sikapnya yang menolak ajakan Manda. Iya, Ternyata alasan Rey menolak ajakan itu karena ia ada janji makan siang dengan sekretaris-nya.
" Kenapa kak, Kok bengong gitu? kalo misalnya mau bata--"
" Nggk, Ayo kita pergi " ucap Rey cepat dan menghampiri Tari ...
Siang ini mereka habiskan dengan makan siang bersama di sebuah Mall ...
Ini kali kedua mereka pergi makan siang di luar bersama, dan sepertinya kali ini bukan sekedar makan siang saja. tetapi Tari, meminta Rey menemaninya menonton film di bioskop ..
" Kamu mau nonton film ini " Tunjuk Rey pada dua tiket yang baru mereka beli
" Iya, Film genre Romantis . Gak apa-apa kan kak. Dari dulu aku pengen banget nonton film Romantis sama pasangan aku, Eh malah kesampaian nya sama pasangan orang lain "
Amanda bahkan tidak pernah menonton film karena suka dan tidak sukanya ,.dia itu pasti lihat pelajaran yang bisa di ambil dari film itu.
" Kita juga kan pasangan " ucap Rey sekenanya setelah sebelumnya ia terdiam
" Pasangan kerja, Bos dan Sekretaris " ucapan Rey langsung membuat ekspresi Tari berubah, Dan hal itu tentu saja tidak berpengaruh apapun bagi Rey, Apalagi sedari tadi fikiran Rey di penuhi dengan rasa bersalah nya pada Manda ....
" Sayang, Baru pulang " Sambut Manda ketika Rey masuk rumah, Dia mencium tangan suaminya itu, kebiasaan lama yang baru kembali ia praktekkan.
" Sini tas nya, Kakak istirahat aja dulu pasti cape abis lembur begini. sampe penampilan nya kusut begini tapi tetep ganteng kok " ucap Manda, tak lama ia membawakan Es Leci tea, minuman kesukaan Rey.
" Minum dulu kak, Atau mau makan sekarang ? Aku siapin yah " Namun Tangan Manda langsung ditahan Rey membuat Manda menatap heran pada wajah Rey dan beralih pada tangan yang digenggam Rey .. Berharap Rey akan mengajaknya berbicara.
" Kakak udah makan " Ucap Rey datar melepaskan genggaman tangannya dan langsung pergi menuju kamar nya.
" Iya kak" ucap Manda meskipun Rey sudah berjalan pergi , Manda hanya bisa pasrah atas sikap Rey ...
Ia tidak langsung menyusul Rey, Karena sudah waktunya makan malam ia lebih memilih menyiapkan menu makan malam .
" Manda,, Rey udah pulang? kok gak ikut makan malam sih?" tanya Mama Indri.
" Udah Ma, Katanya mau mandi dulu terus makan di kamar aja nanti " ucap Manda berbohong
" Oh, Dasar si Rey manja banget dia sama kamu. Iya kan Pa?, Makan aja harus di anterin ke kamar segala, Gak sekalian di suapin kan itu anak satu "
__ADS_1
Manda hanya tersenyum menanggapi ocehan ibu mertua nya,
" Dari mana dia ? Baru pulang jam segini. Tadi siang Papa ke kantornya gak ada, Kamu tanyain yah.. Bilangin juga jangan di biasain ninggalin kantor lama begitu tanpa alasan yang jelas " Iya, siang tadi Pak Ardian memang ke kantor Rayyen, Namun ketika sampai, Resepsionis bilang kalo bos mereka sedang pergi sejak dua jam yang lalu untuk makan siang ...
" Bilang langsung aja Pa sama Rayyen " ucap Rey yang berjalan menuruni anak tangga
" Jangan Main-main kamu di kantor ! " ucap Pak Ardi dengan nada ancamannya.. Tentu saja ia tau soal kedekatan Rey dan Sekretaris itu . tetapi selagi mereka hanya jadi teman, Pak Ardi tak mempermasalahkan hal itu, Biarlah semua itu jadi urusan rumah tangga anaknya ... Namun sepertinya dugaan nya salah, Hubungan Rey dan Tia sudah sangat akrab sampai Rey melalaikan tugasnya dikantor
" Papa tanang aja, Rey banyak belajar dari Manda. Kalo pekerjaan itu nomor satu " Ucap nya santai dengan melirik ke arah Manda
" Wah .. Enak nih ada Egg Roll " Ia duduk lalu memakan satu buah Egg Roll
" Udah lama Mama gak bikin ini, Rasanya tetap enak Ma, Makin enak malah " dengan mengacungkan kedua jempol nya kepada Sang Mama
" Enak yah, Itu bikinan Istri kamu hebat juga bisa ngalahin bikinan Mama "
" Oh, Nggk sih biasa aja Ma, Lebih enak bikinan Mama " Ucap Rey kesal karena salah mengira
" Lah Wong Enak, Akuin aja lah Rey . Masakan istri sendiri juga, Kalo bukan kamu yang muji mau siapa lagi, Ntar nyesel loh kalo ada laki-laki lain yang malah muji istri kamu " Pak Ardian menasehati, Ia melirik tajam ke arah Rey yang memasang wajah tak suka nya
" Pa, Mau tambah lagi ?, " ucap Manda mengalihkan perhatian
" Nggk, Papa udah kenyang. kamu urus aja suami kamu itu " ucap Pak Ardian ketus sambil pergi meninggalkan meja makan
Rey memang merasa tersindir atas sikap pak Ardian, Iya menyadari sikap papa nya itu pasti ada hubungannya dengan tingkahnya selama beberapa minggu ini di kantor ...
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1