Ambisi Cinta Model Cantik

Ambisi Cinta Model Cantik
BERFIKIR KAMU TIDAK BAHAGIA


__ADS_3

" Untukmu yang selalu di hati, Selamat ulang tahun ke dua lima, Semoga selalu sehat dan terus menyayangiku,


Selalu bahagia dengan senyuman yang gak pernah hilang , meskipun dunia tak selalu berjalan sesuai rencana ...


Kamu kalo cemberut jeleknya keliatan, Miss you My Everything .... "


Pagi tadi, saat Manda baru masuk ke dalam ruangan nya sebuket bunga dan sebuah kotak tersimpan di atas meja kerja nya ..


" Ah, Kak Rey. Ini pasti dari kamu. Gemesin banget sih kamu Mas " gumam Amanda kesenangan.


" Morgan Adi Perwira. Jadi, ini semua dari Adi " ucapnya kecewa membaca siapa nama pengirim itu, Tak lama handphone nya berbunyi, Manda melihat siapa nama yang melakukan panggilan video dengannya.


" Gimana, udah kamu terima hadiah dari aku, Semoga kamu suka yah " ucap Adi diseberang telpon


" Kado nya sih belum aku buka, Baru mau baca suratnya . Makasih yah udah inget " ucap Manda seketika menjadi senang karena panggilan Adi


" Dhi, Kapan kamu ke Jakarta ?" Tanya Manda sambil membaca surat dan membuka kotak hadiahnya


" Kenapa, Kangen yah?. Hahha .... Mungkin bisa besok atau lusa " Adi malah tertawa


" Aku serius Dhi " Rajuk Manda


" Kamu udah kangen berat yah sama aku ?, Gimana suka gak hadiah nya " Tanya Adi, Karena ia melihat Manda hanya diam saat mengetahui isi kotak itu


" Hy, Kamu nangis yah ?" Ucap Adi dengan nada lembut


" Kenapa, Ada masalah berat yah sampe nangis kaya gitu " Tanya nya lagi


" Kamu kok tega sih" Ucap Manda menyeka air matanya sedangkan Adi malah menatapnya heran


" Aku ngasih cincin mahal loh, berlian asli itu . Bisa buat DP mobil keluaran terbaru, kok masih di bilang tega sih, Emang beda yah kalo Nyonya CEO " Ucap Adi pura-pura kecewa dengan gelengan kepala

__ADS_1


" Kamu ngasih cincin sebagus ini Dhi, dan kamu nyuruh kurir buat nganterinnya ... Kamu gak mau ngasih langsung gitu sama aku ?" tanya Manda dengan senyum kebahagiaan


" Yah , gimana dong . disini tuh selain kerja aku juga lagi berusaha Move-on dari kamu . Ini udah berhasil loh,. Masa harus gagal gara-gara liat kamu nangis nya depan aku. Tapi Makasih yah udah seneng nerima hadiah dari aku . meskipun bukan aku yang ngasih langsung tapi semoga tetep berkesan " Manda terus mengangguk dengan air mata bahagia nya dan senyum nya yang mengembang..


" Ya udah aku tutup yah, Kamu jangan nangis begitu ah, Aku bisa salah sangka kamu gak bahagia sama si Rey kalo begini, Aku terlalu takut buat jadi PHO, Manda " Ucap Adi dengan menekan kalimat terakhir nya


" Iya, Aku tunggu kamu pulang Dhi. Bye "


Manda menghela nafasnya panjang, Merasa bahagia karena Adi mengingat hari ulang tahun nya, Namun Ia juga merasa bersedih karena sampe siang ini, Rey bahkan belum mengucapkan apapun, laki-laki yang biasanya menjadi orang pertama yang mengingat hari spesial Manda tapi tidak dengan hari ini ...


Mungkin kamu terlalu muak untuk mengingat hari ulang tahunku, tapi aku mengingat hari ulangtahun mu kak, Karena hari ulang tahun kita yang hanya terpaut seminggu ...


Lamunan Manda terhenti karena suara ketukan pintu


" Masuk, Fa "


" Bu, Kita ada meeting dengan klien jam dua siang ini . Ibu udah siap berangkat sekarang? " Ucap IFA, sang asisten


Sepanjang perjalanan Manda hanya terdiam, tidak sibuk dengan laptop ataw dengan handphone nya seperti yang biasa ia lakukan sebelum meeting ...


Tapi Manda tetaplah Manda, Ia masih bersikap profesional saat bertemu dengan klien nya ...


Hingga pertemuan berakhir pukul lima sore, Manda memutuskan untuk pulang sendiri dan memesan mobil online, Setelah sebelumnya menyuruh supir keluarga Rey untuk mengambil mobil yang ia tinggal di kantor.


Manda masuk ke sebuah cafe, Berusaha mencari ketenangan, Menguatkan lagi hatinya untuk tetap bersabar pada sikap Rey dan mencari solusi untuk menyelesaikan masalah mereka ...


Indira, Please cepet pulang . Mau sampe kapan kamu di Surabaya terus . Aku butuh Omelan kamu sekarang.


Ya tuhan, ternyata begini rasanya ditinggalkan orang-orang yang biasa nya selalu ada untuk kita...


Sama seperti Adi yang pergi ke Batam karena pekerjaan, Indira pun harus pergi karena perusahaan baru yang di buka sang ayah di Surabaya ..

__ADS_1


" Kak Rey " gumam Amanda, melihat sosok laki-laki yang mirip dengan suaminya , Melintasi cafe yang hanya terhalang kaca besar sebagai pembatas


" Beneran kak Rey bukan yah " Tanya Manda kepada dirinya.


Istri : Kak, Aku liat laki-laki dengan kemeja Navy di Mall Pondok Indah, Itu kakak bukan ?


Mas suami : laki-laki dengan kemeja Navy di Mall Pondok Indah itu banyak ...


Istri : Iya bener, Tapi laki-laki dengan kemeja Navy yang jadi suami aku cuma satu . dan mobil dengan plat B 1706 AA cuma suami aku juga yang pake .


Mas suami : Bisa pulang sendiri kan, Kakak masih ada urusan


Istri : Aku udah di rumah, Jangan khawatir


Setengah jam pesan Amanda baru di balas oleh Rey, Ia yang sudah lama menunggu di cafe itu pun akhirnya memutuskan untuk pulang, Ketika Manda menunggu mobil online pesannya datang dengan tidak sengaja nya Ia melihat mobil hitam SUV keluaran terbaru dengan Plat tanggal pernikahan nya dengan Rey dan Inisial AA, kepanjangan Andika dan Aurelia . Manda hanya tersenyum getir melihat mobil yang sangat ia kenali terparkir di Area VVIP Mall ... Ternyata dugaan dia pun benar, kalo laki-laki yang berjalan akrab dengan seorang wanita itu adalah suaminya .


Tapi kenapa Rey tidak langsung menjawab pertanyaan Manda kalo ia memang berada di Mall itu ....


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2