
Aya yang baru saja memasuki kamarnya di kejutkan dengan senja yang masih terjaga bahkan kini menatap Aya yang sedang berjalan mendekatinya.
" kak.. " senja memeluk Aya yang sudah berada di samping tempat tidur.
" senja kenapa ?" tanya Aya yang memang sedari tadi terus saja memeluk sambil menangis.
" kakak mau kan nikah sama ayah jadi istri ayah ? " Aya yang merasa jika sebenarnya senja sedang menyembunyikan sesuatu akhirnya mengajak senja untuk duduk berdampingan dengannya.
" sekarang senja cerita sama kakak kalo emang senja mau kakak nikah sama ayah.." ucap Aya mencoba membujuk senja agar mau menceritakan apa yang sebenarnya iya pendam dalam hati.
Senja menatap kakak yang iya harapkan untuk bisa mendampingi ayahnya, seperti apa yang neneknya minta yaitu mencari pendamping untuk ayahnya jika senja masih ingin melihat ayahnya.
" nenek minta Senja cariin ayah istri jika Senja ingin melihat ayah " ucap senja.
Aya sangat kaget mendengar apa yang Senja ucapkan barusan, dan memang terlihat wajah tertekan senja saat ini.
" terus kalo ayah ngga nikah nikah nenek mau lakuin apa sama senja ?" tanya Aya yang semakin penasaran.
" Senja mau di masukin pesantren sama nenek biar ngga bisa ketemu ayah dan ayah mau buka hati buat bisa cari istri lagi " Aya langsung memeluk senja gadis kecil yang di berikan beban berat hanya karena pak Fadhly yang masih belum mau menikah setelah kematian istrinya enam tahun lalu.
" apa Senja pernah cerita sama ayah ?" tanya Aya yang entah kenapa setelah mendengar apa yang Senja sampaikan kantuknya hilang entah kemana.
Senja hanya menggeleng karena iya tau jika ayahnya pasti akan marah pada neneknya jika sampai iya menceritakan apa yang neneknya inginkan.
" makanya Senja milih kakak buat jadi bunda senja biar senja ngga di masukin pesantren?" ucap Aya pura pura merajuk.
" Senja suka sama Kaka, Senja liat Kaka baik cantik dan Senja yakin kakak bisa menaklukkan ayah yang ngga mau Deket Deket sama cewe " ucap senja sambil memeluk Aya yang kini merebahkan tubuhnya karena sudah terasa mengantuk.
" ok.. mulai sekarang panggil kakak bunda aja karena Kaka akan nikah sama Ayah senja " ucap Aya sambil memejamkan matanya.
Senja yang mendengar itu semua kembali duduk dan menatap Aya yang sudah memejamkan matanya.
__ADS_1
" kakak bener mau nikah sama ayah.. jadi istri ayah.. jadi bunda Senja?" ucap Senja yang masih belum percaya.
Aya pun merubah posisinya kembali duduk di hadapan Senja dan menatap Senja yang sepertinya belum percaya dengan yang iya dengar tadi.
" jadi Senja ngga mau kakak nikah sama ayah.. ya udah kakak telepon ayah nih buat batalin " ucap Aya sambil mengambil handphone yang memang iya letakan di samping tempat tidur nya.
" jangan.. " Senja Langsung memeluk erat Aya seolah semua beban di pundaknya terangkat sudah.
" makasih kak... makasih Bunda.." Aya hanya membalas pelukan senja sambil merebahkan tubuh nya yang otomatis membuat senja tertidur di sampingnya.
Jika di kamar Aya dan senja sudah mulai tertidur lain halnya dengan Fadhly yang baru saja sampai ke rumah nya.
Fadhly baru saja merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur nya yang sudah lama dingin karena tidak ada kegiatan panas yang menguras keringat. mengingat itu membuat Fadhly tersenyum saat untuk pertama kalinya setelah enam tahun lebih iya baru mencium seorang wanita.
" ah.. Aya..kenapa kamu jadi menggemaskan seperti ini sih " ucap Fadhly sambil melihat Poto Aya di galeri handphone nya yang iya ambil di sekolah secara diam diam.
Setelah puas melihat wajah Aya, Fadhly pun memejamkan matanya karena sudah mulai meredakan kantuk.
" ay.. " Aya yang sedang melihat hamparan bunga tulip mengalihkan pandangannya pada wanita yang kini sudah duduk di sampingnya.
" apa saya mengenal anda ?" tanya Aya yang memang baru pertama bertemu dengan wanita ini, tapi wanita itu hanya tersenyum dan meraih tangan senja yang di letakan di atas kursi taman.
" saya titip Senja dan mas Fadhly.. jaga dan cintai mereka, meski senja terlihat ceria tapi iya menyimpan banyak luka dan saya yakin hanya kamu yang bisa menyembuhkan luka yang di rasakan senja "
Aya hanya bisa mengangguk dan tak lama datang pak Fadhly dan juga senja yang memakai pakaian yang sama dengan yang Aya kenakan.
Wanita itu meraih tangan Fadhly dan menyatukannya dengan tangan Aya, dan setelah nya wanita itu pun pergi menjauh meninggalkan Aya Fadhly dan juga senja yang kini terlihat seperti keluarga yang utuh.
" huhhhh " Aya terbangun dari tidurnya dan melihat ke sekeliling kamar yang iya tempati dan akhirnya pandangan nya jatuh pada senja yang tertidur dengan menggenggam tangan kanan Aya.
" siapa wanita itu.. apa mungkin wanita itu ibunya senja ?" gumam Aya sambil membelai pipi Senja yang tertidur pulas.
__ADS_1
" bunda Janji akan jadi bunda yang baik buat senja dan juga istri yang baik buat hubby meski umur bunda masih sangat muda " tekad Aya dalam hatinya.
Tak terasa matahari sudah mulai menyinari bumi yang masih berselimut awan putih di tambah embun pagi membuat cuaca pagi ini terasa dingin.
" eeemmm " Fadhly yang baru saja terbangun kembali memeluk erat guling yang berada di pelukan nya.
" hiii dingin.. coba kita sudah nikah ay.. kan cocok dingin dingin gini peluk kamu " ucap Fadhly yang masih memeluk gulingnya.
Mau tak mau Fadhly pun bangun karena hari ini iya harus menjemput senja dan menuju ke rumah ibunya untuk membicarakan niatnya yang akan meminang Aya secara resmi.
Setelah bersiap selama lebih dari satu jam, kini Fadhly sedang menuju rumah Aya untuk menjemput senja. dan hanya butuh waktu empat puluh lima menit kini mobil Fadhly sudah berada di depan rumah Aya.
" ayah ..." senja menyambut ayahnya setelah di beri tahu oleh bunda Aya jika ayah nya sedang dalam perjalanan ke rumah Aya.
" senja tidurnya nyenyak ?" tanya Fadhly sambil memeluk putri kecilnya.
" nyenyak banget kan bobo sama bunda " ucap Senja sambil melihat ke arah Aya.
Aya pun menghampiri pak Fadhly dan mencium tangan pak Fadhly yang di sambut dengan ciuman di kening Aya oleh pak Fadhly.
" by.. ada senja malu " ucap Aya dengan pipi yang merona.
" Senja ngga liat kok bunda " ucap Senja seolah mendukung ayahnya.
" kalo ngga keliatan senja boleh kan lebih dari tadi " bisik pak Fadhly yang sejak semalam semakin berani menunjukan kemesraannya.
✍️✍️✍️ iya lah Fadhly semakin berani ... secara puasa enam tahun eh.. sekalinya dapet anak perawan lagi 🤭😜😜
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi.
__ADS_1
love you moreeeee 😍😍🌹