
saat keluar dari ruang tindakan dimana Aya masih terbaring lemah, Arya melihat mami papi nya sedang berdebat dengan queenza. Arya berjalan cepat untuk menemui papi maminya yang berada di lorong rumah sakit sedikit jauh dari ruangan Aya.
" mih.. apa yang dia lakukan disini?? " ucap Arya sambil melihat sekilas ke arah queen.
" dia bilang ingin melihat Aya, tapi mami ngga tau tujuan sebenarnya apa ? karena kalo memang dia sayang sama Aya dia tidak mungkin berbicara seperti tadi saat di rumah !" papi Arya menyela.
Arya menatap tajam queen wanita yang selam empat tahun dia tunggu, wanita yang begitu iya cintai dan mungkin jika Queen tidak berbuat seperti yang dia lakukan di kantor dan di rumahnya tadi Arya pasti kembali pada nya.
kini cinta itu hilang berganti dengan rasa risi dan benci terlebih karena ulahnya, kini Aya terbaring lemah di rumah sakit. tangan Arya terulur menarik pergelangan queen dan menariknya menuju ke luar rumah sakit tepat nya ke arah taman rumah sakit.
Arya dan queenza pun kini sedang duduk di bangku taman rumah sakit, meski mereka duduk bersebelahan tapi Arya memberi jarak agar queen tidak menempel padanya.
" sebenarnya apa yang kamu inginkan ? " Arya kini memulai pembicaraan nya dengan queen setelah lebih dari sepuluh menit mereka saling diam.
" aku hanya ingin kembali padamu Ar "
" kembali ??? " Arya menatap tajam wajah queen
" setelah empat tahun tanpa ada kabar yang kamu berikan padaku dan meskipun aku tau keberadaan mu tapi kamu sendiri yang bilang jika aku harus menunggu kamu yang menghubungi ku lebih dulu "
" setelah kamu mencampakkan aku dan juga Aya, sekarang jangan pikirkan perasaan ku " Arya mencoba menenangkan hatinya yang mulai bergemuruh.
" apa kamu pernah memikirkan perasaan Aya bahkan di saat Aya masih bayi yang sangat merah kamu bahkan tega meninggalkan nya tanpa ragu " gigi Arya gemerutuk menahan emosinya
" bahkan kamu sendiri yang bilang kamu lebih senang jika Aya menganggap kamu sudah tiada !" bentak arya di depan wajah queen.
" aku hanya ingin kembali padamu bukan pada anak penyakitan itu !!! " Arya melebarkan matanya menatap tak percaya pada apa yang queen ucapkan.
" apa maksud kamu ?? ingin kembali padaku tanpa menginginkan Aya ??" Arya hanya geleng-geleng kepala tak habis pikir dengan jalan pemikiran queenza.
" apa kamu benar benar tidak menyayangi Aya, darah daging mu sendiri ? " Arya bangun dari duduknya dan mulai melangkah meninggalkan queen, namun baru dua langkah queen mengucapkan sesuatu yang membuat Arya mematung dan berbalik menatap nyalang pada queen.
" aku kembali kesini atas permintaan Clara" teriak queen.
__ADS_1
Arya pun mencengkram dagu queen agar menjelaskan yang sebenarnya.
" APA MAKSUD KAMU??"
" Ar sakit..." queen mencoba melepaskan cengkraman tangan Arya dengan memukul mukul tangan Arya.
Arya pun melepaskan Cengkraman dan kembali duduk lalu meremas rambutnya frustasi.
" kamu ingat Ar... waktu pertama kali kita bertemu " Arya pun mencoba mengingat pada saat itu
flashback on
Arya muda ya biasa di bilang muda karena saat itu usia Arya masih dua puluh lima tahun, Arya baru saja masuk ke perusahaan papinya. saat itu Arya di di percaya menjadi manajer oleh papinya untuk memimpin sebuah resort yang ada di Bogor.
seperti biasa Arya jalan mengelilingi resort nya memastikan semua pekerja bekerja sesuai dengan peraturan dan bisa memberikan pelayanan yang maksimal pada pengunjung resort yang sedang berlibur.
saat tengah asik menelusuri resort tak sengaja Arya menabrak dua wanita cantik.
" auhh " keluh salah satu wanita itu yang terjatuh karena tertabrak Arya.
ya wanita yang di tabrak Arya itu adalah queenza dan temannya Clara, mereka bersahabat semenjak SMA. Clara dan queen sebenarnya dari keluarga kaya raya tapi karena kurangnya perhatian orang tuanya membuat mereka menjadi pribadi yang hanya mementingkan diri sendiri tanpa memperdulikan orang yang ada di sekitar nya
setelah di pastikan pengunjung resort nya baik baik saja Arya pun melangkah meninggalkan dua wanita yang keduanya berpenampilan cukup berani.
" hai kenalan dulu dong" ucap Clara sambil mengulurkan tangannya.
Arya hanya menatap uluran tangan Clara tapi tak lama Arya menyambut uluran tangan Clara dan juga queenza.
" Clara dan ini teman ku queenza "
" Arya Dinata " setelah mengucapkan namanya Arya melangkah meninggalkan queen dan Clara menuju kantor nya.
" ganteng... aku suka.." ucap mereka bersamaan " mereka saling tatap lain tertawa bersama.
__ADS_1
" gimana kalo kita taruhan .. siapa yang bisa tidur sama dia tanpa pengaman maka mobil baru gue dan Lo jadi hadiah nya" ucap Clara Dan langsung di setujui oleh queenza.
" tapi kalo nanti hamil gimana ? tanya queenza pada Clara
" gampang itu nanti kita pikirin lagi " ucap Clara enteng.
" ok deal " mereka pun bersalaman tanda menyepakati taruhannya.
tak sulit bagi Clara dan queenza untuk mengetahui identitas Arya terlebih ayah Clara bekerja di bidang yg sama. tak terasa Clara dan queenza kini mulai dekat dengan Arya tapi Arya hanya menganggap Clara sebagai teman beda dengan queenza.
tanpa arya sadari dirinya sudah masuk perangkap Clara dan queenza dalam taruhan mereka, bahkan queen sudah berhasil membuat Arya jatuh cinta padanya.
" Ra... Arya mengatakan cinta padaku " ucap queen penuh percaya diri
" jadi sesuai kesepakatan kita, kamu siapkan mobil baru itu untuk ku " ucap queen yakin
" tapi kini aku sendiri yang jatuh cinta sama Arya.. queen !" queen menatap Clara sebentar lalu tersenyum kecut.
" jadi mau kamu apa? arya hanya mengganggap kamu teman dan dia cinta sama aku !!" ucap queen emosi karena memang dirinya juga sudah mulai melenceng dari niat awal mereka, ya queen juga mulai menyukai Arya.
" aku ingin membatalkan taruhan kita bukan karena aku takut kehilangan mobil baru ku tapi aku ingin kita bermain sehat dalam mendapatkan Arya " ucap Clara yakin.
queenza pergi meninggalkan Clara untuk bertemu Arya namun Clara menahannya.
" aku akan beritahu Arya tentang taruhan kita jika kamu menemui Arya lagi " ancam clara
" jika kamu melakukan itu maka kamu juga akan kehilangan dia bahkan sebelum kamu berusaha mendapatkan dia karena dia akan lebih mempercayai ku dari pada kamu " ucap queen yakin
Clara hanya bisa melepas kepergian queen tapi kini akal jahatnya sedang berpikir bagaimana acara membuat Arya jatuh ke pelukannya. hingga terbersit niatan Clara untuk menjebak Arya melalui sebuah obat agar dia bisa mendapatkan Arya dan memenangkan taruhannya
✍️✍️✍️hai... up nya lagi kacau jadi hanya bisa up satu kali sehari maaf ya...
pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya
__ADS_1
jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya
love you moreeeee 😍😍🌹