Anakku Yang Memilih Mu

Anakku Yang Memilih Mu
Terlihat Menggoda..


__ADS_3

Ada yang bilang suami itu ibarat pondasi dalam rumah tangga dan istri adalah menyangga nya, dimana jika pondasi itu kuat maka sekuat apapun hujan angin topan bahkan tornado sekalipun tidak akan menggoyahkan penyangga nya.


Tapi pondasi tanpa penyangga pun tidak akan terlihat kuat hanya akan di pandang sebagai tiang yang suatu saat akan roboh.


Mungkin ini waktu yang tepat untuk Arya dan Naya membuktikan cinta kasih mereka menghadapi kelebihan dan kekurangan pasangannya.


" Arya kamu baik baik saja nak ? " tanya mami Nilam


" Arya baik Mi selama nay baik baik saja Arya pasti bisa melewati semua nya " ucap Arya sambil melihat ke arah Naya yang sedang menyiapkan kursi roda untuknya.


" ayo mas " Naya pun menuntun Arya untuk berpindah dari tempat tidur ke kursi roda yang sudah Naya dekatkan, Naya begitu telaten mengurus dan membantu Arya tanpa rasa canggung atau jijik.


Semua yang ada di sana menatap haru pada pasangan yang sedang di berikan ujian tapi tak membuat mereka bersedih dengan keadaan.


Setelah selesai dengan panggilan alam Naya kembali mendorong Arya menuju tempat tidur dan Naya kembali membantu Arya berpindah tempat.


" Ar.. papa akan pekerjakan satu suster untuk membantu kamu apa lagi jika kamu ingin ke kamar mandi seperti tadi kasihan Naya " Arya yang mendengar ucapan papinya yang memang ada benarnya di tambah kondisi Naya yang sedang hamil.


" Ba...


Naya menatap tajam Arya yang ingin menyetujui usulan ayahnya dan tentu saja Arya tidak jadi melanjutkan ucapannya.


" nay yang akan menjaga merawat dan mengurus mas arya " ucap Naya tegas.


" nay ngga ikhlas dan ngga ridho jika tubuh mas Arya di pegang orang lain " ucap Naya sambil melihat ke arah Arya yang tentu saja membuat Arya tersenyum bangga dengan istrinya.


Kedua orang tua Naya dan Arya tersenyum bangga melihat ketegasan Naya


" baik lah.. papi akan mengusahakan pengobatan yang terbaik untuk putra satu satunya.


Tak lama dokter syaraf dan dokter ortopedi datang memeriksa Arya agar bisa di tentukan jenis pengobatan dan obat apa ya g harus di konsumsi Arya.


" sejauh ini kondisi pak Arya baik hanya perlu menjalani pengobatan insya Allah hanya butuh waktu karena ini hanya kelumpuhan yang bersifat sementara dan mungkin dalam waktu dekat bisa segera pulih kembali, tapi tidak menutup kemungkinan jika proses penyembuhan itu memerlukan waktu yang lama " ucap dokter syaraf menjelaskan kondisi Arya.

__ADS_1


" mah papah kenapa ? " tanya Aya pada mamahnya setelah kedua dokter itu pergi dari ruangan Arya.


" papah tadi lagi di periksa, jadi aya harus selalu doain papah semoga papa bisa segera berjalan lagi " ucap Naya menjelaskan pada Aya


Aya hanya bisa mengangguk mengerti karena dirinya pun rindu berjalan jalan berdua dengan papahnya salah jalan bertiga sekarang.


Pagi ini Lexi dengan penuh semangat mendatangi Anisa karena syarat yang di berikan Nisa sudah dirinya penuhi dimana dia sudah menemukan siapa dalang di balik penculikan dan kecelakaan Arya.


tok tok tok


Lexi mengetuk pintu rumah Naya dan tak lama terdengar derap langkah seseorang yang membukakan pintu dari dalam.


" hai " sapa Nisa saat melihat Lexi berdiri di depan pintu rumahnya, bahkan dengan cueknya Nisa masuk lagi ke dalam rumahnya di ikuti Lexi dari belakang.


Tapi ada yang membuat Lexi tidak nyaman bukan karena sikap cuek Nisa tapi pakaian yang di kenakan Nisa, ya Nisa bukan berpakaian se xy dan minim yang membuat Lexi tidak nyaman. tapi Nisa memakai kaos oblong dengan celana hot pant yang memperlihatkan paha mulusnya.


" nis " Lexi menarik tangan Nisa agar Nisa berhenti sejenak.


" sebelum kamu melanjutkan masak kamu sebaiknya kamu ganti baju dulu, sungguh aku tidak nyaman melihat kamu seperti itu " ucap Lexi jujur.


" kenapa? aku jelek, ngga se xy ya udah ngga usah nikah sama aku bereskan " ucap Nisa santai.


" justru dengan kamu berpakaian seperti ini kamu terlihat se xy dan menggoda jadi lebih baik kamu ganti baju sebelum aku memberi kamu DP ( down payment) pernikahan kita " ucap Lexi sambil mencondongkan tubuhnya ke arah nisa.


Nisa hanya bisa menghentakkan kakinya dan pergi meninggal Lexi menuju kamar nya untuk mengganti pakaiannya nya.


' belum nikah aja udah ngatur ngatur ngga kebayang nanti kalo udah nikah ' guma Nisa sambil menggeleng kan kepalanya.


setelah selesai mengganti baju Nisa melanjutkan memasak makanan untuk sarapan mereka berdua.


" nis aku sudah tau siapa dalang penculikan dan kecelakaan Arya tapi kamu janji jangan menghukum nya karena ayahnya yang melakukannya " Nisa hanya menatap Lexi heran kenapa Lexi begitu mengkhawatirkan orang itu.


" jangan bilang jika wanita itu yang talah melakukannya?" tebak Nisa pada Lexi, sedangkan lexi hanya mengangguk membenarkan tebakan Nisa.

__ADS_1


" tapi nis buka Clara yang melakukan semuanya tapi ayahnya lah yang melakukan semuanya dan yang merencanakan semuanya " terang Lexi..


Nisa hanya menatap sekilas pada Lexi yang masih berusaha meyakinkan nya bahwa Clara tidak bersalah.


" apa kamu yakin jika wanita itu tidak terlibat? atau kamu hanya tidak tega jika wanita itu masuk penjara " ucap Nisa merasa sedikit cemburu Mendengar pembelaan Lexi.


" kamu cemburu nis ?" tanya Lexi dengan raut wajah bahagia.


" emang siapa kamu sampai sampai aku harus cemburu" ucap Nisa sambil membuang muka tak berani menatap Lexi.


Lexi yang menyadari jika Nisa memiliki rasa cemburu pada nya pun merasa sangat bahagia


" aku jadi ngga sabar "ucap Lexi yang sengaja tidak meneruskan ucapannya


" ngga sabar buat apa ?" tanya Nisa sedikit kepo


" buat halalin kamu " ucap Lexi sambil mencuri kecupan di pipi Nisa, sedangkan Nisa yang sedang memegang wajan masak hanya bisa diam mendapat kecupan dari lexi.


" kamu tau nis, untuk pertama kalinya aku kehilangan naf su *** ku di depan wanita hanya karena bayangan kamu aja" ucap Lexi tanpa rasa malu.


Nisa berjalan ke Arah meja makan untuk menyimpan nasi goreng spesial buatnya sedangkan Lexi hanya bisa mengikuti arah Nisa dan mendudukkan diri di samping Nisa yang baru saja duduk.


" kamu tau nis melihat kamu seperti saat saya datang tadi membuat saya berpikir liar bahkan kamu jauh lebih se xy " ucap Lexi jujur


" sudah diam !! " ucap Nisa sambil menuangkan nasi goreng untuk Lexi baru setelah itu untuk nya .


Lexi dan juga Nisa makan sarapan mereka dengan tenang bahkan Lexi merasa Sudah menikah dengan nisa.


✍️✍️✍️ pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya


jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi


love you moreeeee 😍😍🌹

__ADS_1


__ADS_2