Anakku Yang Memilih Mu

Anakku Yang Memilih Mu
Penyelidikan Raka


__ADS_3

Setelah menunggu lebih dari satu jam akhirnya dokter yang menangani Arya pun keluar berbarengan dengan suster yang membantu penanganan nya.


" keluarga bapak Arya " panggil suster pada keluarga Arya.


"saya istrinya " jawab Naya sambil mendekat ke arah dokter.


" Alhamdulillah pak Arya sudah melewati masa kritis nya jadi kita tinggal memantau selama dua puluh empat jam kedepan " jelas dokter yang tentu saja membuat Naya dan semuanya lega.


" apa saya boleh melihat suami saya dok " tanya Naya, dokter pun mengizinkan keluarga untuk melihat Arya setelah Arya di pindahkan ke ruang perawatan.


" mas.. kamu harus sehat, untuk aku dan anak anak kita " ucap Naya sambil menggenggam tangan Arya yang terbebas dari infusan.


"Arya pasti sehat nay, papi akan berikan pengobatan yang terbaik agar Arya sehat seperti sebelumnya tapi kamu harus bersabar. apa lagi kamu sekarang sedang hamil " ucap papi Arga mengingatkan menantunya.


Namun hingga dua puluh empat jam Arya belum menunjukan kesadarannya dan tentu saja itu membuat Naya dan yang lainnya mulai di hinggapi rasa khawatir akan terjadi sesuatu pada Arya.


" dok kenapa suami saya belum sadar juga ?" tanya Naya pada dokter yang baru saja memeriksa Arya.


" sabar ya Bu, kami akan melakukan yang terbaik " ucap dokter tersebut.


Raka yang baru saja tiba di kantor polisi setelah menjenguk atasannya langsung menemui Nurman untuk bisa menemui pelaku yang membawa Arya.


" man gimana hasil penyelidikan nya ?" tanya Raka pada temannya itu.


" kami masih mengintrogasi mereka, tapi seperti nya akan sulit ? ucap Nurman karena para penjahat itu masih belum mau buka suara sedangkan dokter yang menangani Arya saat di bawa ke rumah sakit pertama kini melarikan diri.


" tapi apa tidak ada yang kamu curigai ka yang mungkin saja memiliki dendam pada atasan mu " tanya Nurman karena memang tidak ada kejahatan yang sempurna dan juga jika masalah seperti ini tak akan jauh dari orang terdekat sebagai pelakunya.


" ada dua orang yang akhir akhir ini selalu mengusik kebahagiaan pak Arya, Lexi dan Clara " ucap Raka.


" coba kamu hubungi mereka semua " perintah Nurman sambil memasang alat pelacak di handphone Raka untuk mengetahui keberadaan Lexi dan Clara.


Raka pun melakukan apa yang di perintahkan Nurman padanya, tapi semuanya tidak berjalan mulus nomor Clara tidak dapat di hubungi hanya Lexi yang bisa di hubungi.


📞" halo pak Lexi apa kabar? apa bisa kita bertemu?" tanya Raka to the points.


📞".....

__ADS_1


📞" baik saya kesana sekarang" ucap Raka dan langsung mendapatkan anggukan dari Nurman.


setelah itu Raka langsung menutup sambungan telepon nya dan mulai menuju tempat yang tadi di sebut pak Lexi di ikuti Nurman dan timnya.


Lexi yang mendapat telepon dari asisten Arya merasa sedikit heran karena tidak biasanya Arya menghubunginya.


Tak lama Raka, Nurman dan tim kepolisian kini sudah berada di rumah Lexi dimana Lexi memang sudah menunggunya di teras rumah, tapi yang membuat Lexi heran Raka datang tidak sendiri melainkan dengan beberapa polisi berpakaian lengkap.


" selamat siang pak Lexi " sapa Raka pada sang tuan rumah yang langsung di sambut ramah bercampur kaget dari Lexi.


" siang.. mari masuk " Lexi mengajak mereka semua menuju ruang tamu rumahnya setelah menyuruh artnya membuatkan minum untuk tamu nya.


" ada apa Raka ? dan kenapa kamu membawa polisi bersama mu?" tanya Lexi heran.


" pak Arya mengalami kecelakaan yang di sengaja bahkan setelah kecelakaan itu pak Arya langsung di culik dan di bawa ke luar kota namun berhasil di gagalkan oleh pihak kepolisian " terang Raka, sedangkan Lexi mendengarkan tanpa menyela.


" lalu apa hubungannya kecelakaan Arya dengan saya ? tunggu " Lexi menatap tajam ke arah Raka yang mulai mengerti tujuan Raka dan kepolisian datang ke rumahnya.


" apa kamu curiga saya yang melakukan semua itu pada Arya ? " tanya Lexi to the points.


" maaf pak Lexi kami hanya ingin bertanya " sela Nurman angkat bicara.


" apa bapak membawa surat tugas untuk mengintrogasi saya ? tanya Lexi.


" pak Lexi saya hanya ingin menanyakan saja tanpa ada niatan menuduh, karena sudah dua kali anda mencoba mencelakai keluarga pak Arya " jawab Raka yang mulai emosi karena Lexi tidak bisa di ajak kerja sama.


" baik lah..apa yang ingin kalian tanyakan?" akhirnya Lexi mengalah karena memang dia merasa tidak melakukan apa yang di tuduhkan Raka padanya.


" pagi hari setelah malam anda menjemput Nisa di rumah saya, kemana anda saat itu? " tanya Raka "


" saya di rumah karena saya ke kantor menjelang siang, jika kamu tidak percaya bisa cek Cctv rumah saya " ucap Lexi yakin.


Lexi pun berlalu menuju ruang kerja nya dimana dirinya memantau keadaan rumahnya melalui cctv rumahnya. dan memang Lexi dari pagi sampai siang ada di rumah karena semua aktivitas nya terekam cctv rumahnya.


" apa kamu sudah menanyakan posisi Clara saat kejadian itu " tanya Lexi pada Raka, yang langsung mendapat anggukan dari Raka.


" sudah tapi nomor Bu Clara tidak bisa di hubungi " jawab Raka.

__ADS_1


Lexi yang merasa heran karena tidak biasanya clara tidak bisa di hubungi pun mencoba menghubungi Clara. namun hingga beberapa kali mencoba nomor Clara tidak bisa di hubungi.


Tak hilang akal Lexi mencoba mengatur papanya Clara berharap bisa tau dimana Clara saat ini. hingga beberapa kali panggilan baru papa Clara mengangkat panggilan nya.


📞" siang om, saya cuma mau Nanya kenapa nomor Clara tidak bisa di hubungi " tanya Lexi langsung.


📞" Clara mungkin masih terbang jadi nomornya belum aktif, memang ada apa kamu cari Clara ? " tanya papa Clara sedikit curiga.


📞" ngga papa om, hanya saja tidak biasanya clara tidak bisa di hubungi " jelas Lexi tak ingin membuat papa Clara curiga.


📞" ya sudah om Lexi tutup dulu "


setelah memutuskan sambungan telepon nya Lexi langsung menatap Raka dan para polisi yang datang bersama Raka.


" terus sekarang keadaan Arya gimana?" tanya Lexi


" masih belum sadar " jawab Raka singkat


" baik kalo begitu pak Lexi maaf sudah mengganggu waktu anda, kami semua pamit" ucap Nurman diikuti temannya dan juga Raka yang berdiri untuk pergi dari rumah Lexi.


" tidak masalah dan semoga pelakunya segera di temukan dan di


tangkap " ucap Lexi sambil mengantar Raka dan para polisi menuju ke luar rumahnya.


Sepeninggalan Raka dan para polisi, Lexi menghubungi nomor Clara yang satunya lagi berharap nomor itu aktif. hingga dua kali panggilan nomor itu masih belum tersambung.


Lexi yang hendak mematikan sambungan telepon nya menghentikan tindakannya saat panggilan itu tersambung dan tak lama Clara mengangkat telepon Lexi.


📞" halo sayang... apa kamu rindu padaku ??"


📞" cla kamu dimana? kenapa nomor utama kamu tidak bisa di hubungi?" tanya Lexi langsung tanpa menjawab pertanyaan Clara.


📞" kenapa ? "


✍️✍️✍️ apa Clara tau jika Lexi mencurigai nya?? dan dimana kah Clara sebenarnya berada ??


pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya

__ADS_1


jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi


love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2