Anakku Yang Memilih Mu

Anakku Yang Memilih Mu
Muhammad Kalandra Al Fatih


__ADS_3

Sesuai dengan apa yang di ucapkan Clara semalam, jika dirinya dan Angga akan menemui Arya di rumah sakit. Dan kini mereka bertiga pun sudah ada di meja sudut kantin rumah sakit tempat Naya melahirkan


" ok aku tidak mau bertele tele, jika memang ada yang penting tolong cepat sampaikan saja " ucap Arya yang sebenarnya sudah sangat malas berurusan dengan Clara.


" tolong bujuk queen untuk tidak mengambil anak ku " ucap Clara sendu, sedangkan Angga hanya bisa menggenggam tangan Clara yang berada di bawah meja.


Arya yang tidak mengerti apa yang di maksud Clara pun akhirnya menatap Angga agar bisa menjelaskan padanya.


" queen akan mengambil alih anak ini setelah anak ini lahir nanti" ucap Angga.


" tolong jelaskan !! " ucap arya


" dan apa hubungannya dengan ku dan juga Aya ?" ucap Arya lagi saat mengingat jika Clara berbicara semalam jika apa yang mau di bicarakan nya berhubungan dengan Aya juga.


" queen ingin membalas apa yang aku lakukan padanya dan Aya dulu " ucap Clara dengan wajah yang semakin menunduk.


Arya menatap bingung dengan apa yang di ucapkan Clara dan itu terlihat jelas di wajah Arya.


" queen sebenarnya sayang dan cinta padamu dan iya juga sangat menyayangi Aya " ucap Clara dengan wajah yang mencoba menatap Arya.


Arya hanya bisa diam karena jika iya tau semua itu dari awal mungkin akan mudah baginya tapi kini semua sudah terlambat, kini iya telah telah bahagia dengan Naya Aya dan anak yang baru di lahirkan Naya.


" lalu ?"


" izinkan queen untuk bisa dekat dengan Aya " ucap Clara enteng.


Arya menatap tak percaya dengan apa yang di ucapkan Clara, dengan mudahnya berfikir seperti itu.


" kamu masih saja egois " ucap Arya sambil berlalu meninggalkan Clara dan juga Angga.


" Arya tunggu " ucap Angga yang tidak tega melihat Clara yang semakin bersedih.


Arya pun menghentikan langkah nya dan menatap ke arah Angga yang berjalan mendekati nya.


" aku tau Clara memiliki banyak kesalahan padamu, queen dan juga Aya " ucap Angga sambil melihat sejenak ke arah Clara.


" tapi jika di biarkan seperti apa yang queen lakukan maka semuanya tidak akan berakhir dan dendam itu akan semakin panjang " ucap Angga mencoba bijak.

__ADS_1


" kamu bisa berbicara seperti itu karena kamu tidak merasakan apa yang saya rasakan " ucap Arya sambil menatap tajam angga


" empat tahun saya menunggu queen kembali tapi semuanya sia sia bahkan Aya hampir saja Anfal karena ucapan queen yang mungkin karena tekanan dari Clara " ucap Arya mengeluarkan semua rasa kecewa yang pernah iya simpan dulu.


Setelah mengucapkan itu semua Arya kembali melanjutkan langkahnya menuju ruang perawatan Aya.


Sedangkan Angga kembali mendekati Clara yang sedang menangis menyesali apa yang pernah iya lakukan dan mungkin iya akan mengalaminya nanti.


" ayo " ucap Angga sambil mengulurkan tangannya yang langsung di raih oleh Clara.


" aku akan berusaha membujuk ayah agar membatalkan semua keinginan istri mudanya" ucap Angga sambil menuntun Clara menuju mobilnya.


Arya yang baru saja memasuki ruang perawatan Aya langsung memeluk Naya yang baru saja keluar dari kamar mandi, sedangkan Bu Hera hanya bisa berlalu melihat anak dan menantunya yang sedang berpelukan.


" mas kenapa ?" tanya Naya saat mendapati Arya ya g tiba tiba saja memeluknya.


Arya hanya menggeleng tanpa mengucapkan apapun, setelah dirasa hatinya membaik Arya pun melepaskan pelukannya dan mencium kening Naya penuh kelembutan.


" mas.. Naya kapan pulangnya ?ucap Naya yang memang kurang suka berada di rumah sakit.


" tunggu dokter visit dulu ya.." ucap Arya sambil menuntun Naya menuju ranjang rumah sakitnya.


" ah iya mas lupa memberitahu kamu jika mas sudah memutuskan akan memberi nya nama" ucapan Arya terhenti saat Bu Hera membawa anak Naya yang memang waktunya menyusui.


" Muhammad Kalandra Al Fatih yang artinya sang penakluk yang selalu menerangi sekeliling nya " ucap Arya sambil mencium kening Kalandra yang masih berada di gendongan ibu mertuanya.


" bagus.. nay suka " ucap Naya dengan mata berbinar sambil meraih Kalandra dari gendongan ibunya.


Naya pun yang masih belajar menyusui Kalandra pun kini di bantu Bu Hera sedangkan Arya hanya bisa melihat nay yang sedang berusaha menjadi ibu yang baik yang akan memberikan yang terbaik untuk Kalandra buah hati mereka.


" mama " ucap Aya yang baru saja masuk di ikuti maminya. Naya tersenyum melihat Aya yang begitu ceria pagi ini.


" kakak seneng banget pagi ini " ucap Naya sambil melihat ke arah mami mertuanya.


" iya kak Aya seneng karena adik bayi bisa pulang hari ini "ucap mami Nilam menjelaskan.


" bener mih naya sudah bisa pulang ?" ucap Naya tak kalah bahagia dari Aya.

__ADS_1


" iya Bu, karena melihat kondisi ibu dan bayi sudah stabil jadi saya mengizinkan ibu untuk bisa pulang " ucap dokter yang tiba tiba saj masuk dan beruntungnya Naya baru saja selesai menyusui Kalandra.


" terima kasih dokter " ucap semuanya yang ada di sana.


Setelah mendapatkan izin dari dokter Arya langsung mengurus administrasi Naya dan juga bayinya agar bisa segera pulang ke rumah.


Kini Naya dan semuanya pun sudah sampai di rumah mami nilam yang langsung di sambut oleh papi Arga dan pak Dimas. Bahkan di dinding ruang keluarga pun sudah di hias dengan tulisan


...Selamat Datang Anggota keluarga baru...


...Muhammad Kalandra Al Fatih ...


Semoga selalu menjadi penerang keluarga


Bahkan papi Arga dan pak dimas menyuruh asisten rumah tangga mereka untuk membuat pesta kejutan untuk menyambut Naya dan juga Kalandra.


" kamu suka sayang ?" ucap Arya sambil berbisik di samping Naya, sedangkan Naya hanya bisa mengangguk karena memang dirinya sangat terharu dengan semua yang di lakukan keluarga besarnya.


" Terima kasih " ucap Naya yang sudah tidak bisa berkata apa apa lagi.


Kini mereka semua menikmati apa yang sudah di sajikan bi murni dan temannya yang lain. hingga kedatangan seseorang merusak semuanya.


" Naya " ucap Clara yang datang seorang diri bahkan tanpa sepengetahuan Angga.


Arya yang bisa menebak tujuan Clara datang ke rumah papi dan maminya pun berjalan mendekati Clara namun di tahan Naya yang langsung menarik tangan Arya bahkan dengan tatapan yang sulit Arya artikan.


" nay aku ingin berbicara dengan mu " ucap Clara mendekati Naya yang masih menggenggam tangan Arya sedangkan Arya hanya bisa menggeleng seolah melarang Clara mengucapkan apa yang mau iya ucapkan pada nya.


Dan Naya bisa melihat Arya yang memberi kode pada Clara yang membuat Naya semakin curiga jika memang ada yang di sembunyikan.


" MAS ??


✍️✍️✍️ kira kira sikap apa yang akan Naya ambil setelah mengetahui semuanya 🤔🤔


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi.

__ADS_1


Love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2