Anakku Yang Memilih Mu

Anakku Yang Memilih Mu
Cerita Penyerangan Naya


__ADS_3

Arya duduk di samping Naya yang baru saja di beri obat lewat cairan infus begitu pun dengan Nisa. bahkan tubuh Nisa jauh lebih memprihatinkan dibanding Naya yang hanya terdapat luka di betis dan pahanya.


" sebenarnya apa yang terjadi nay.. siapa yang sudah tega berbuat seperti itu sama kalian " Arya pun mengingat mobil yang mengikutinya tapi yang dia herankan mobil itu hanya mengikuti tanpa melakukan apapun terhadapnya.


" apa mobil itu hanya mengalihkan ku agar tidak cepat sampai di rumah teman Naya " gumam Arya memikirkan berbagai kemungkinan yang mungkin terjadi.


Tak terasa Arya pun tertidur dengan tangan menggenggam tangan Naya yang tertidur di atas tempat tidur rumah sakit. Tanpa arya dan perawat di sana sadari ada seseorang yang terus memperhatikan gerak gerik Arya dan Naya.


Saat semua yang ada di sana mulai tertidur orang tersebut pun mulai menjalankan aksinya dengan mendekati Naya yang masih tertidur.


" ternyata kamu selamat nay... tapi kalo ini akan aku pastikan kamu akan pergi untuk selamanya " ucap seseorang yang dari tadi sudah memperhatikan situasi Naya dan arya.


Saat orang tersebut akan menyuntikan obat ke dalam infusan Naya, Nisa yang baru saja tersadar langsung merasa curiga terlebih tatapan orang tersebut sama seperti orang yang tadi menyerang nya dan Naya.


" hei... apa yang akan kamu lakukan " teriak Nisa dari atas tempat tidur nya. tapi orang itu tidak ingin menyiapkan waktunya yang tersisa langsung menyuntikan obat ke ampul Infus Naya setelah nya di baru berlari secepat kilat.


" ARYA BANGUN.. CEPAT LEPASKAN SELANG INFUS NAYA " teriak Nisa memaksakan bangun bahkan tanpa ragu Nisa menarik selang infus yang menempel di tangannya untuk menyelamatkan naya.


Nisa melepas paksa selang infus Naya yang terhubung dengan ampul Infus yang tadi di beri obat oleh orang tidak di kenal. Arya yang kaget karena suara teriakan Nisa di tambah perintah Nisa yang menyuruh nya mencabut selang infus membuat nya diam terpaku.


" hei apa yang mba lakukan pada selang infus Naya " ucap Arya yang belum paham akan situasi yang ada.


" ada yang mencoba membunuh Naya " ucap Nisa sambil menunjukan suntikan yang masih menancap di ampul Infus Naya yang tergeletak di lantai.


Arya menatap tak percaya dengan apa yang Nisa katakan tapi apa yang di lihatnya membenarkan apa yang di ucapkan teman naya.


Dokter dan perawat yang mendengar suara ribut-ribut langsung mendatangi tempat Naya dan Nisa.


" ada apa ini" ucap dokter menanyakan apa yang terjadi.


" dok ada orang yang menyuntiknya sesuatu pada ampul Infus Naya bahkan suntikan nya pun masih menancap disana " jawab Nisa menjelaskan.

__ADS_1


Dokter pun memeriksa cairan yang masih tersisa di suntikan itu dan memberikannya pada perawat agar bisa di periksa di laboratorium.


" maaf atas ketidak nyamanan dan kelalaian yang terjadi dan kami akan memperketat penjagaan mengantisipasi orang tersebut kembali " ucap dokter mewakili semua nya.


Naya hanya diam mendengarkan Nisa Arya dan yang lainnya karena dirinya sendiri pun bingung dengan yang terjadi padanya.


" mas.. " Naya mengeratkan genggaman tangannya pada Arya berusaha menyalurkan rasa takutnya.


" tenang sayang ada mas disini" ucap Arya menenangkan meski hatinya semakin bertanya tanya tentang siapa yang ingin mencelakai Naya istrinya itu.


" nay sebenarnya apa yang terjadi " Arya yang sudah tidak tahan ingin mengetahui kejadian sebenarnya pun akhirnya bertanya pada Naya tapi Nisa yang menjawab.


" saya yang akan cerita.. Naya kamu istirahat lah ... kasihan bayimu pasti syok.." Naya pun memilih diam membiarkan Nisa yang menceritakan semuanya.


flashback on...


Malam itu Naya berharap Arya bisa segera menemukannya sebelum jam dua belas malam, hingga saat ada seseorang yang mengetuk pintu tanpa pikir panjang Naya langsung membuka pintu berharap suaminya yang datang.


" ternyata kamu bersembunyi di sini menyusahkan saja, ayo ikut kami !!! ucap salah seorang penjahat itu.


Naya berteriak memanggil Nisa yang ada di kamarnya.


" Nisa... tolong..." teriak Naya sembari terus mencoba menutup pintu rumah nisa.


Nisa yang mendengar teriakan Naya langsung Keluar namun terlambat tiga orang tidak di kenal itu sudah masuk ke dalam rumah Nisa dengan salah satu membekap mulut Naya. Naya menginjak kaki orang yang membekapnya dan menggigit tangan nya juga akhirnya bisa terlepas dan berlari ke arah Nisa.


" nay kamu lari biar yang menahan mereka semua " ucap Nisa yakin tapi Naya yang tidak tega hanya menggeleng.


" kita hadapi sama sama " ucap Naya, dan pertarungan yang tidak seimbang pun terjadi berkali kali Naya terkena tendangan di betis dan pahanya tapi sebisa mungkin nay melindungi perutnya.


" nay kamu lari biar aku tahan mereka " teriak Nisa, Naya yang mulai kewalahan akhirnya menuruti permintaan Nisa. Naya lari ke arah pintu belakang dan bersembunyi di sudut gubuk yang gelap.

__ADS_1


Nisa yang terus bertahan terus melawan meski berkali kali dirinya mendapatkan pukulan dan tendangan. sampai dering ponsel salah satu penjahat menghentikan aksi mereka


πŸ“ž" ya... apa kamu tidak bisa menahannya hah.. wanita itu melarikan diri..ah... sialll" setelah menerima telepon itu para penjahat pun memilih meninggalkan rumah Nisa dengan Nisa yang babak belur.


flashback off..


" jadi benar jika yang mengikuti mas mulai dari rumah pak Dimas Sampai ke rumah bisa itu satu komplotan dengan orang yang menyerang kalian " ucap Arya.


" mas jug di ikuti ?? " Naya mendadak membuka kembali matanya mendengar Arya juga sempat dalam bahaya.


" kamu tenang sayang.. mereka tidak melakukan apapun pada mas buktinya mas baik baik saja " ucap Arya menenangkan istrinya.


" iya nay kamu harus tenang, ingat kandungan mu nay " ucap Nisa mengingatkan Arya akan tujuannya menemui Naya


" yang... kita baikan ya.. kamu jangan ninggalin mas lagi.."


" mas juga janji tidak akan membuat kamu kecewa lagi " ucap Arya sambil mengacungkan jari kelingking nya seolah berjanji pada Naya.


" jika sekali lagi kamu membuat nay kecewa atau terluka maka aku yang akan menghajarnya tanpa ampun " ucap Nisa yang sebenarnya masih sangat kesal dengan apa yang Arya lakukan pada naya.


" yang.. " Arya yang belum mendengar jawaban dari Naya masih berusaha menanyakan kepastiannya pada Naya.


Naya menatap Arya untuk bisa melihat seberapa besar rasa cinta Arya untuknya lalu menatap Nisa mencari persetujuan Nisa akan langkah yang adan di ambil Naya kedepannya. setelah dirasa yakin akhirnya Naya hanya mengangguk dan Arya langsung memeluk Naya dengan erat..


' semoga kalian bahagia dan Arya tidak akan mengecewakan kamu lagi nay..' doa Nisa dalam hati melihat Naya yang kembali memaafkan Arya.


✍️✍️✍️kira kira siapa dalang dari penyerangan Naya ??πŸ€”πŸ€”


pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya


jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya

__ADS_1


love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2