
" mas tidak keberatan?" tanya Naya pada suaminya, bukan tanpa alasan Naya bertanya seperti itu. Arya yang dari keluarga sangat berada berbeda dengan keluarganya yang hanya keluarga biasa tanpa memiliki banyak fasilitas dan kemewahan di dalamnya.
" kamu ngga percaya jika mas sanggup melakukan apapun demi kamu ?" Arya balik bertanya pada Naya.
" Naya hanya ingin dimanapun mas berada mas merasa nyaman dan nay ngga mau memaksakan kehendak Naya dan orang tua Naya jika mas sendiri tidak nyaman dengan itu "
Arya mencium kening Naya karena merasa bersyukur dengan kedewasaan Naya dalam berfikir dan mengutamakan kebahagiaan dan kenyamanan nya.
" mas pasti bisa hidup dimanapun asalkan ada kamu Aya dan anak kita " ucap Arya sambil mengelus perut Naya.
" ayo tidur ini sudah mau pagi " bujuk Arya agar Naya bisa segera sehat dan kembali ke rumah.
Anisa yang melihat bagaimana Arya yang begitu perhatian berharap Naya selalu bisa menjaga kebahagiaan mereka karena kedepannya pasti akan ada banyak cobaan yang harus mereka lalui dan hadapi.
Pagi yang serasa lebih dingin terlebih karena hujan yang mengguyur bumi, tak menyurutkan niat pak Dimas dan Bu Hera untuk segera menuju rumah sakit dimana anaknya dan sahabat nya di rawat akibat penyerangan orang yang tidak di kenal.
" ayo pak dari rumah ke rumah sakitkan butuh waktu dua jam, ibu khawatir sama Naya apalagi dia sekarang sedang mengandung " ucap Bu Hera yang sedari malam sudah tidak sabar ingin bertemu putrinya.
" sabar Bu.. lagian Naya juga di rumah sakit kata Arya " jelas pak Dimas. Bu Hera pun kembali duduk di pinggir tempat tidur nya.
" pak, apa nak Arya bisa berubah apa lagi ada Aya yang akan selalu menjadi penghubung Arya dengan mantannya itu !! " tanya Bu Hera karena bagaimana pun Naya bukan menikahi pria single tapi pria yang sudah memiliki anak sekalipun anak itu tanpa status pernikahan..
" kita doakan saja semoga Naya bisa membuat Arya memegang janjinya dan tak akan berpaling lagi " ucap pak Dimas bijak.
pak Dimas dan Bu Hera pun berangkat menuju kota c tepatnya ke rumah sakit dimana Naya sedang di rawat.
Di sudut lobi rumah sakit Clara yang ingin menemui Arya sedang bertanya pada pusat informasi dimana letak ruang perawatan Naya, setelah tau Clara langsung berjalan tanpa keraguan meski pakaian yang di gunakan jauh dari kata sopan.
tok tok tok
Clara mengintip melalui sela-sela pintu memastikan bahwa itu benar ruang yang iya datangi adalah ruangan nay tapi yang dia lihat Naya tidaklah sendiri melainkan dengan seorang wanita yang Clara sendiri tidak mengenali nya.
__ADS_1
" pagi Ar.." sapa Clara saat memasuki ruang perawatan Naya.
" pa gi.." Arya menatap tak percaya dari mana Clara tau dirinya ada di rumah sakit.
" cla kenapa ada di sini? dan dari mana kamu tau aku di sini ? " Clara yang tidak berfikir bahwa Arya akan curiga terdiam sejenak memikirkan jawaban yang mungkin bisa Arya percaya.
" tak penting aku tau dari mana yang pasti ada yang ingin aku sampaikan padamu " usai mengucapkan itu Clara menatap sejenak ke arah Naya dan wanita itu yang masih tertidur.
" kita bicara di luar " Arya memilih keluar lebih dulu dan di ikuti Clara dari belakang, menuju kantin rumah sakit karena Arya membutuhkan kopi untuk bisa membuatnya terjaga.
" apa yang ingin kamu sampaikan cla " ucap Arya to the points, Arya yang sebenarnya sudah sangat malas menghadapi Clara harus bisa menahan diri agar semua urusannya dengan Clara bisa benar benar selesai.
" Ar.. aku benar benar suka sama kamu Ar.. aku ngga bisa hidup tanpa kamu dan aku mau menikah hanya dengan kamu Ar.." ucap Clara yakin.
" aku sudah menikah cla dan saat ini Naya sedang mengandung anak kami, aku harap kamu bisa belajar melupakan aku cla " Arya berbicara selembut mungkin berharap dengan cara itu bisa di terima clara.
" aku rela jadi yang kedua Ar " Arya hanya diam tak ingin menanggapi ucapan Clara yang menurutnya terlalu memaksa.
" KAMU SUDAH GILA CLARA " Arya sudah tidak bisa menahan emosi nya lagi.
" kamu pikir aku lelaki seperti apa yang bisa menyebar benih ku kepada sembarang orang" Arya mencoba mengatur emosinya karena bagaimana pun kini dirinya sedang berada di tempat umum.
" kamu bisa menghamili queen tanpa menikahi nya kenapa dengan ku tidak ?" Arya yang sudah sangat lelah menghadapi Clara memilih meninggalkannya tanpa menanggapi nya lagi.
" Ar... jika aku tidak bisa memilikimu maka Naya pun tidak akan bisa " teriak Clara tapi Arya tidak bergeming dirinya terus melangkah menuju ruang perawatan Naya.
" nay... nayaaa " Arya yang baru saja masuk tidak bisa menemukan Naya bahkan Nisa teman Naya pun tidak ada di tempat tidur nya.
" Naya.. Nisa..."Arya berlari keluar menuju meja suster jaga berharap mereka tau keberadaan Naya dan Nisa
" dua pasien di kamar 2005 kemana ya..?" tanya Arya pada suster jaga.
__ADS_1
suster jaga yang baru saja bertukar shift hanya diam karena memang dirinya tidak melihat ada pasien yang melewati nya.
" saya tidak melihat ada yang lewat pak " bela sang suster.
" bagaimana keamanan rumah sakit ini sih bahkan bukan hanya satu pasien tapi dua pasien yang hilang " ucap Arya penuh emosi.
" ada apa ini " tanya security yang mendengar ada keributan di meja suster jaga.
" katanya keluarga bapak ini tidak ada di ruangannya tapi saya tidak melihat ada yang keluar dari sini " jelas suster jaga pada security.
" apa bapak sudah cek semua tempat di ruangan pasien ?" tanya security dan Arya hanya mengangguk.
" Arya ada apa ?" tanya pak Dimas yang baru saja datang tapi langsung melihat Arya yang sedang memar suster jaga.
" Naya dan Nisa tidak ada di ruangannya pak " jelas Arya pada bapak mertua nya.
" bagaimana bisa ? memang kamu pergi kemana sampai sampai Naya dan Nisa ada yang membawa saja kamu tidak tau " tanya Bu Hera pada menantunya itu.
" Arya baru pulang dari kanti..n " Arya yang baru mengingat sesuatu langsung meminta security mengecek cctv di lantai tersebut.
" pak tolong cek cctv dari saat saya pergi tadi sampai saya kembali lagi ke sini " perintah Arya pada security, yang langsung saja di laksanakan oleh security itu guna memastikan keadaan yang sebenarnya.
' jika benar yang aku duga, aku tidak akan pernah melepaskan mu Clara '
✍️✍️✍️ nah kemana lagi Naya?? apa Lexi ada di balik hilangnya Naya dan Nisa atau itu semua murni rencana Clara untuk memisahkan Arya dan Naya..🤔🤔🤔
pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya
jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi
love you moreeeee 😍😍🌹
__ADS_1