
" hai Clara " sapa queen saat telah sampai di depan Clara dan juga Angga.
" berapa usia kandungan mu sekarang" tanya queen saat melihat perut Clara yang terlihat jelas membuncit.
" hai ibu mertua " ucap Clara sengaja.
" kenapa.. apa kamu mau hamil juga seperti ku ? atau kamu teringat saat kamu hamil dulu tapi Samapi Saat ini kamu belum pernah merasakan dekapannya ?" ucap Clara merasa puas setelah mengucapkan semua itu.
Queen hanya tersenyum penuh misteri dan langsung menatap pak Broto suaminya, sedangkan pak Broto yang di tatap seperti itu hanya bisa mengangguk dan langsung menatap anaknya Angga.
" sayang ayo.." ucap Angga saat mengerti arti tatapan ayahnya, Cakra yang masih belum puas terus memancing queen.
" ibu mertua apa anda sudah isi ?" ucap Clara dengan senyum meremehkan saat menatap queen dan juga ayah mertua nya.
" aku tidak harus hamil untuk bisa memiliki seorang anak " ucap queen sambil melangkah mendekati Clara agar bisa membisikan sesuatu.
" karena aku akan mengambil bayi yang sekarang kamu kandung tepat setelah dia lahir, seperti kamu yang memaksaku untuk meninggalkan Aya saat iya baru lahir " bisik queen tepat di telinga Clara.
Setelah mengucapkan itu semua queen langsung menggandeng tangan pak Broto untuk segera meninggalkan Clara dan juga angga.
Clara yang mendengar semua ucapan Queen pun langsung teringat dengan Arya dan juga Aya. sehingga Clara memutuskan untuk menelpon Arya saat itu juga.
kembali saat Clara sedang menelpon Arya.
📞" Clara kamu masih disana? " ucap Arya saat tidak mendengar suara Clara lumayan lama.
📞" ah iya maaf tiba-tiba saja aku mengingat sesuatu" ucap Clara sambil melihat ke arah Angga yang kini berada di hadapannya.
📞" ada yang ingin aku sampaikan padamu tapi aku tidak bisa membicarakannya di telpon, bisakah kita bertemu ?" ucap Clara sambil melihat Angga yang hanya diam mendengar Clara yang ingin menemui Arya.
📞" apa ini penting ?" ucap Arya karena sejujurnya iya sudah sangat malas berurusan dengan Clara.
📞" ini semua ada hubungannya dengan queen dan juga Aya " ucap Clara karena hanya dengan ini Arya akan langsung menyetujui nya.
📞" baik lah tapi aku hanya bisa menemui mu di kantin rumah sakit dimana kita pernah bicara dulu, Naya baru saja melahirkan " ucap Arya.
📞" baik.. besok aku ke sana " ucap Clara yang langsung menutup sambungan telepon nya setelah mengucapkan semua itu.
__ADS_1
Clara kembali menatap Angga yang hanya diam saat dirinya menelpon Arya yang notabene orang yang pernah Clara sukai.
" katakan apa kamu tau apa yang di maksud queen tadi ??" ucap Clara dengan mata yang menatap tajam.
" kita bicara di atas " ucap Angga sambil menggenggam tangan Clara dan menuntunnya menuju kamar hotel yang telah iya reservasi sebelum datang ke sini.
Setelah sampai di kamar hotel Angga menuntun Clara untuk duduk di atas tempat tidur dimana Angga sebenarnya menyiapkannya sebagai baby moon, tapi mungkin semuanya akan gagal karena pertemuan tidak terduga dengan ayah dan istri mudanya.
" Clara lihat aku.." ucap Angga karena memang Clara masih belum bisa menerimanya dengan sepenuh hati.
" kamu ingat saat kamu ngidam pertama kali saat aku membawakan masakan ku pertama kali" ucap Angga sambil menggenggam tangan Clara dengan posisi berlutut.
" setelah kamu menyelesaikan makan mu papa Doni mengajakku untuk berbicara di ruang kerjanya " ucap Angga sambil menatap Clara. sedangkan Clara hanya mengangguk.
" dan kamu ingat apa syarat yang di berikan ayah agar mau membantu perusahaan papamu ?"
" ya.. ayah mu ingin kita menikah secara siri dan setelah anak ini lahir baru kita bisa menikah resmi " ucap Clara yakin
Angga mencium tangan Clara yang masih iya genggam.
Clara menatap tajam Angga yang dengan entengnya berbicara seperti itu.
" dan kamu setuju ?" ucap Clara.
Angga yang mendapat pertanyaan seperti itu ragu untuk menjawab pertanyaan yang diajukan Clara.
" apa papa menyetujui nya juga ?" Angga yang tidak punya pilihan akhirnya hanya mengangguk membenarkan apa yang Naya ucapkan.
" KENAPA KALIAN TIDAK BERTANYA PADAKU ? " ucap Clara tanpa terasa air mata nya mengalir tiba tiba.
" aku pikir kamu tidak menginginkan anak itu jadi aku pikir tidak masalah untuk mu melepaskan anak itu untuk ibu queen " ucap Angga yang memang belum mengetahui masa lalu Clara dan juga queen.
" apa papa tau jika orang yang akan mengambil anakku nanti adalah queen ?" Angga hanya mengangkat bahu nya tanda tidak mengetahui nya.
" mungkin awalnya aku tidak bisa menerima nya menjadi bagian dari diriku " ucap Clara sendu dengan Air mata yang masih mengalir.
" tapi kini aku sangat menyayangi nya bahkan berharap kita bisa benar benar menikah dan bisa memberikan identitas yang baik untuk anak kita kelak " ucap Clara penuh ketulusan.
__ADS_1
Angga bangun dari posisi sebelumnya dan mendudukkan diri di samping Clara dan merengkuh tubuh rapuh Clara.
" aku menginginkan anak ini, aku menyayangi anak yang sedang ku kandung dan aku tidak mau berpisah dengannya " ucap Clara dalam pelukan Angga.
" apa yang harus aku lakukan agar dia tidak mengambil anakku ?" ucap Clara setelah melepaskan pelukannya dari Angga.
Angga hanya menggeleng karena memang Angga hapal betul jika ayahnya sudah mengambil keputusan, akan sangat susah untuk bisa membujuknya agar bisa merubah keputusan nya.
" aku akan menceritakan semua pada Arya " ucap Clara sambil menatap Angga.
" tunggu " Angga mulai menerka jika memang ada hubungan yang rumit antara Arya Clara dan juga queen ibu tirinya.
" apa hubungan Arya kamu dan juga queen?"
tanya Angga, Clara pun akhirnya menceritakan permainan gilanya dengan queen dan menjadikan Arya sebagai targetnya.
Angga menatap tak percaya dengan kegilaan yang pernah Clara lakukan karena obsesi nya pada Arya hingga mengorbankan seorang anak yang harus kehilangan kasih sayang dari ibu nya.
" kamu sungguh kejam Clara " ucap Angga sambil memalingkan wajahnya tak ingin menatap Clara.
" aku tau aku salah, aku menyesal jadi aku mohon bantu aku agar ayah mu bisa merubah keputusannya untuk tidak mengambil hak asuh atas anak yang masih ku kandung " ucap Clara sambil bersimpuh di hadapan Angga.
" aku ingin membuka lembaran baru seperti apa yang pernah di saran kan Arya dan Lexi dulu " ucap Clara sambil menggapai wajah Angga yang kini sedang di tumbuhi bulu bulu halus.
" apa kamu tidak mau kita membina rumah tangga kita dengan benar dan serius " ucap Clara dengan mata yang tak melepaskan tatapannya pada Angga.
Tapi Angga hanya menuntun Clara agar duduk di pangkuannya dan malah langsung menci um bibir tipis Clara dengan buas sebagai jawaban atas apa yang di tanyakan Clara padanya.
✍️✍️✍️ Arya udah bahagia sama Naya, Lexi udah bahagia juga sama Nisa, hanya tinggal Clara dan queen yang masih belum menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya.
Terima kasih buat semua yang masih setia baca cerita receh R-kha 😘😘 semoga kita semua sehat selalu dan di berikan Rizki yang selalu di cukupkan aamiin.
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi.
Love you moreeeee 😍😍🌹
__ADS_1