
" za.. kamu mau bulan madu kemana ?" tanya Fadhly karena saat ini mereka sudah dalam perjalanan menuju rumah papa Arya.
" libur sekolah nya masih lama by " ucap Aya yang masih fokus pada handphone nya.
" lagi chatingan sama siapa sih kok kayaknya serius amat " tanya Fadhly yang sedikit ketus karena merasa diacuhkan oleh Aya.
" sama Malik, dia nanyain soal tugas fisika " ucap Aya sejujurnya.
" tapi dia ngga lagi naksir kamu kan ?" Aya hanya tersenyum sambil melihat ke arah Fadhly yang kebetulan sedang menatap nya meski hanya sebentar.
" awal semester sih pernah nembak tapi Aya tolak " ucap Aya sengaja mengerjai suaminya yang sudah mulai menunjukan ras cemburunya.
" za... hubby ngga suka kamu mikirin cowok lain selain hubby " ucap Fadhly yang tiba tiba saja merubah jalur bukannya ke rumah papa Arya tapi malah ke rumahnya.
" by.. kok ke sini ? salah belok By.." ucap Aya mencoba menghentikan suaminya tapi Fadhly tidak menggubris ucapan Aya.
" hubby akan buat kamu ngga bisa ninggalin hubby selamanya " ucap Fadhly dengan senyum penuh kemesu man tapi Aya belum menyadarinya.
" jangankan untuk ninggalin hubby, berpikir pun kamu tak akan sanggup " ucap nya lagi sambil mengambil sebelah tangan Aya dan mengecupnya singkat.
" by .. ini rumah siapa ?" tanya Aya ya g memang belum pernah datang ke rumah Fadhly.
" rumah mas.. yang sebentar lagi akan jadi rumah kita dan anak anak kita " ucapnya sambil membuka pintu dan berputar ke sisi Aya sekedar untuk membukakan pintu untuk istrinya.
__ADS_1
" kamu bebas merubah apa pun yang ada di rumah ini menjadi semau dan seindah kamu " ucap Fadhly sambil memeluk Aya dari belakang setelah mereka memasuki rumah Fadhly.
" za.. hubby sayang dan cinta sama kamu " ucap Fadhly yang mulai menci umi leher Aya sedangkan Aya hany bisa menikmati setiap sentuhan yang di berikan Fadhly padanya.
Seolah mendapat lampu hijau Fadhly pun langsung membopong Aya ala bridal style menuju kamarnya yang berada di lantai dua.
Aya hanya bisa mengalungkan tangannya di leher Fadhly.
" by.. sebelum memulai semuanya za mau nanya boleh " tanya Aya meski ragu tapi aya tetap menanyakan pada suaminya.
" apa tempat tidur ini sama dengan tempat tidur istri mas yang almarhum " ucap Aya nyaris tak terdengar.
Fadhly yang mendengar ucapan Aya lantas mencubit hidung mancung tapi saat hidung Aya memerah pak Fadhly pun mengecup lembut hidung Aya.
" apa lagi tempat tidur nya, hubby pilih yang paling kokoh agar bisa menahan pertempuran kita nanti "
blush wajah Aya memerah apa lagi pak Fadhly sudah meletakan dirinya di atas tempat tidur beralaskan sprei putih yang sangat indah.
" Ay .." Fadhly ikut merebahkan tubuhnya di samping Aya dan memeluk Aya yang sepertinya mulai takut.
" relaks sayang .. hubby ngga akan nyakitin kamu " ucap Fadhly sambil melantunkan doa untuk menjamah istri nya untuk pertama kali.
Aya pun mencoba menghilangkan dah Dig dug di hatinya meski sebenarnya iya sangat takut.
__ADS_1
" by... memang harus sore ini ya ?" aya berusaha mengulur waktu.
Fadhly pun bangkit dari tidurnya dan duduk membelakanginya Aya seolah diri nya pura pura marah.
" by.. Aya hanya takut sakit dan takut hamil .. karena Aya masih mau sekolah " ucap Aya malu.
" hubby akan sangat pelan, tapi jadi kamu belum siap hubby ngga masalah " ucapnya bangkit.
Tapi saat melihat suaminya berdiri Aya pun turun dan memeluk Fadhly dari belakang. bahkan Aya sampai menitipkan air mata nya ban Fadhly bisa merasakan air mata nya yang membasahi punggung nya.
Fadhly pun berbalik dan mengangkat wajah Aya dengan telunjuknya, sedang Aya yang memejamkan matanya membiarkan Fadhly yang menuntunnya.
" ajari Aya agar bisa jadi istri yang bisa membahagiakan hubby"
✍️✍️✍️ mau di ajarin apa sih ay..🤔🤭🤭
maaf ya cuma dikit..
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi.
Love you moreeee 😘😘🌹
__ADS_1