Anakku Yang Memilih Mu

Anakku Yang Memilih Mu
Pertemuan Queen Dan Aya


__ADS_3

Naya Aya dan Arya berjalan menuju ruang rawat dimana Clara sudah di pindahkan setelah berhasil melahirkan anak laki laki yang begitu tampan.


" mah.. " Aya semakin menggenggam erat tangan mama Naya bahkan Naya bisa merasakan tangan Aya yang terasa dingin.


Naya pun menghentikan langkahnya dan menuju kursi yang ada di depan ruang perawatan Clara.


" sayang... yang harus Aya ingat .. mamah Naya dan papa sayang banget sama Aya.. dan mama harap Aya juga mau belajar membuka hati Aya buat mama queen karena bagaimana pun dia tetap mama Aya juga " ucap Naya sambil menarik Aya ke dalam pelukannya.


Andai naya boleh egois iya tidak ingin Aya dekat dengan queen meskipun queen adalah ibu kandung Aya, tapi melihat queen ingin mengambil anak dari Clara hanya untuk balas dendam Naya pun akhirnya memilih meredam rasa egois dalam dirinya.


" Aya siap.." tanya Arya yang sedari tadi hanya melihat dan mendengar Naya yang begitu bijak dalam menasehati Aya


Aya hanya bisa mengangguk meski sebenarnya hatinya mulai ragu terlebih saat terakhir Aya bertemu dengan queen, begitu banyak kata kata kasar yang terlontar dari mulut queen yang sebenarnya sangat menyakiti hati Aya.


Hati seorang anak itu sangatlah lembut, iya mudah merasakan rasa sayang dan cinta dari orang orang di sekelilingnya, tapi iya juga bisa merasakan tak nyaman terlebih melalui kata kata kasar.


Aya membuka pintu ruangan Clara begitu pelan saat mendengar suara perdebatan di dalam yang Naya dan Arya yakini adalah suara Clara dan queen.


" ma.. ma.." ucap Aya saat melihat queen yang sedang berjalan menuju Clara yang sedang memeluk adik bayi yang baru iya lahirkan.


Queenza pun berbalik melihat siapa yang membuka pintu dan juga melihat panggilan mama itu di tujukan untuk siapa.


" ma.. ma.." Aya kembali mengulang panggilan nya pada queen, sedang queen yang masih belum yakin jika Aya yang memanggil dirinya mama hanya bisa melihat ke kanan dan ke kiri memastikan jika memang dirinya yang di panggil mama bukan yang lain


" ma.. ma.. queen" ucap Aya saat mamah kandung nya malah seperti kurang yakin jika memang dirinya yang di maksud.


Tak terasa air mata queen mengalir deras di pipinya saat Aya memanggil nya dengan panggilan mama queen, entah bagaimana queen mengungkapkan rasa bahagianya karena apa yang ingin iya dengar selama lebih dari enam tahun akhirnya terucap juga dari mulut Aya.


Queen pun berjalan tergesa kearah Aya lalu berlutut mensejajarkan tingginya dengan tinggi Aya agar memudahkan Aya untuk bisa memeluknya, queen pun langsung memeluk Aya yang kini sudah ada di depannya.

__ADS_1


Pak Broto dan juga Angga akhirnya bisa bernafas lega karena kedatangan Aya bersama Naya dan juga Arya seperti nya akan bisa menghentikan niat queen yang ingin tetap mengambil anak Clara.


Naya hanya bisa menangis dalam pelukan Arya karena mungkin setelah ini waktu yang akan iya miliki dengan Aya tidak akan bisa seperti sebelumnya, dimana mungkin akan ada waktu dimana queen ingin Aya bersama dengannya dan mungkin perhatian dan rasa sayang Aya juga kan berkurang padanya.


" mas bangga sama kamu sayang " ucap Arya sambil terus memeluk Naya agar Naya bisa ikhlas melewati keputusan yang sudah iya ambil.


Queen melonggarkan pelukannya dari Aya dan menatap putri kecilnya yang pernah iya tinggal kan karena keterpaksaan terlebih dari tekanan Clara saat itu.


" boleh mama dengar Aya manggil mama lagi ?" ucap queen penuh harap, sedangkan Aya hanya mengikuti apa yang ingin di dengar mama kandung nya meski air mata di pipinya juga masih saja mengalir.


" mama.. mama queen " ucap Aya mengikuti keinginan mamahnya, queen yang begitu bahagia kembali memeluk erat Aya tapi Naya memegang pundak queen dengan menggeleng kan wajahnya.


" jangan terlalu erat memeluk Aya, Aya baru selesai operasi jadi ada bekas luka operasi yang masih harus di perhatikan " ucap Naya yang melihat Aya seperti sedikit menahan sakit.


" maaf " ucap queen sembari melonggarkan pelukannya.


" apa masih sakit sayang " ucap queen sambil memegang bagian dada Aya.


Pak Broto pun mendekat pada istri mudanya yang masih berlutut agar sejajar dengan Aya.


" baby.." ucap pak Broto sambil menuntun queen agar kembali berdiri.


" Daddy.. Aya manggil aku mama " ucap queen yang sepertinya lupa jika pak Broto juga ada di sana saat Aya memanggil nya mama.


" ya... apa kamu bahagia baby " queen hanya mengangguk dan memeluk pak Broto suaminya yang kini telah menguasai hati queen.


" Aya... maafkan Tante yang sudah memisahkan kamu sama mama kamu " ucap Clara yang melihat bagaimana queen dan Aya tadi saling melepas rindu yang tertahan karena keegoisan nya dulu.


" queen... maafkan aku.. sungguh aku menyesal " ucap Clara yang masih saja takut queen akan mengambil anaknya.

__ADS_1


" Aya dan mama queen sudah maafin Tante kok.. iya kan mah ?" tanya Aya sambil menatap queen yang masih dalam pelukan pak Broto.


Sedangkan queen yang di tanya seperti itu terlebih Aya dengan mudahnya memaafkan Clara hanya bisa tersenyum bangga dengan apa yang di ucapkan Aya dan queen pun akhirnya mengangguk menuruti keinginan Aya


" ya aku memaafkan mu tapi.. " ucap queen sambil melihat ke arah Naya dan juga Arya.


" jika Arya dan Naya juga mau memaafkan semua kesalahan yang pernah aku lakukan " ucap queen sambil menundukkan wajahnya.


Aya yang melihat mamah queen yang sepertinya bersedih pun mendekatinya dan menggenggam tangan mama queen.


" mama tau siapa yang sudah membujuk Aya agar mau datang dan menemui mama ?" tanya Aya sambil melihat ke arah mama queen yang masih menunduk.


" dia mamah Naya, mama yang terbaik yang pernah Aya temui meskipun Aya bukan anak kandungan dan kini mamah Naya sudah punya anak sendiri " ucap Aya sambil mengajak mama queen untuk mendekati Naya.


" mama Naya mau kan maafin mama queen dan juga Tante Clara " ucap Aya sambil menggenggam tangan Naya dengan tangan nya yang satu lagi.


" ya .. mama akan memaafkan mereka jika itu bisa membuat Aya bahagia " ucap Naya sambil mencium tangan Aya yang masih menggenggam nya.


" terima kasih nay.. kamu memang seorang ibu yang sangat baik jadi sangat wajar jika Aya sangat menyayangi mu " ucap queen sambil melepaskan tangan Aya dan memeluk Naya yang berada di hadapannya.


" sama sama mba .." ucap Naya sambil membalas pelukan queen dan tak lama pelukan itu pun terlepas.


" nay harap mba Queen dan juga mba Clara tidak akan mengecewakan saya dan Aya terlebih lagi pasangan kalian tentunya, dan mungkin setelah ini kita semua bisa memulai hidup yang baru tanpa harus mengganggu kehidupan pasangan lain "


Naya pun mengakhiri ucapannya dengan senyum yang terkembang indah di bibirnya, sedangkan Arya hanya bisa merangkul pinggang Naya dan merasa bangga dengan sikap dewasa Naya.


✍️✍️✍️ ya.. tamat... deh .. kira kira masih lanjut ngga ya....🤔🤔


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya.

__ADS_1


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi.


Love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2