Anakku Yang Memilih Mu

Anakku Yang Memilih Mu
MAS JUAL NAY BELI...


__ADS_3

Dimas konstruksi !!! Arya hanya mengangguk membenarkan tebakan papih nya, papi Arga langsung mengambil handphone dan mulai menghubungi seseorang. dan tak butuh waktu lama sambungan telepon pun di angkat.


πŸ“ž" halo.. assalamualaikum..."


πŸ“ž" waalaikum sallam.. iya ga ada apa tumben kamu nelpon aku... ada yang bisa ku bantu...


πŸ“ž" aku cuma mau nanyain kabar kamu aja... udah lama kita ngga ketemu..gimana kabar kamu sama keluarga kamu. ??


πŸ“ž" kami semua baik baik saja.. oh iya...kemarin aku baru saja menikahkan anak gadisku..


πŸ“ž" hei.. kau sudah tidak menganggap ku teman lagi ya.. sampai sampai saat anakmu menikah saja tidak mengabari ku..!!" papi Arga pura pura marah .


πŸ“ž" maaf pernikahan itu mendadak sekali bahkan mereka baru bertemu beberapa hari..


πŸ“ž" dan kamu dengan mudahnya menikahkan anak mu pada laki laki yang tidak kamu tau bebet bobotnya bahkan orang tua nya... sedangkan saat aku meminta anak mu untu putra ku kamu menolak..!"


πŸ“ž" maaf, mungkin ini sudah jalan takdir putriku menikah di usia muda tapi aku berharap dia selalu bahagia dan suaminya tidak akan menyakiti nya.


πŸ“ž" kamu tenang saja akan aku pastikan ANAKU menjaga putri mu dengan sangat baik dan jika suatu hari dia menyakiti putrimu aku sendiri yang akan menghajarnya dengan tangan ku.." ucap papi Arga sambil melihat ke arah putranya dan menantunya.


πŸ“ž" tunggu... anakku ...??? jadi Arya itu putramu ga??? ya Allah aku menolak perjodohan anak anak kita karena Naya baru lulus SMA tapi malah putramu yang meminang dia langsung padaku..!!"


πŸ“ž" ya... apapun jalannya yang pasti kita sekarang keluarga.. ya sudah aku tutup dulu, aku sekarang sedang di rumah Arya bersama anak mu juga.


dan sambungan telepon pun di tutup papi Arga sambil tersenyum ke arah Naya.


" Naya sekarang kamu putri papi juga ok.. kalo sampe Arya nyakitin kamu bilang sama papi dan mami ya sayang" Naya hanya tersenyum mendengar penuturan orang tua Arya.


" jadi sudah jelaskan sekarang bibit bebet bobotnya..??" Arya sengaja mengejek papinya.

__ADS_1


" sayang ikut ke kamar yu ada yang mau mas bicarakan.." ucap Arya sembari menarik tangan Naya.


" bi mur... titip Aya sebentar.." bi mur langsung mengambil alih Aya dari gendongan Naya.


papi mami Arya hanya menggeleng kan kepala dengan kelakuan putranya itu.


' semoga Naya bisa membuat Arya membuka hatinya dan bisa menerima Naya sepenuhnya bukan hanya sekedar mengikuti keinginan anak penyakitan itu..' gumam papi arga.


" sayang tadi papi bilang apa aja sama kamu... apa papi nyakitin kamu..??" Arya memastikan papinya tidak bicara sesuatu yang bisa menyakiti Naya.


" ngga mas.. papi ngga bilang apa apa hanya saja sikap papi sama Aya kenapa kayak gitu ya??? apa papi ngga mau Nerima Aya atau ada hal lain??? " Arya hanya tersenyum dan mendekat ke arah Naya dan menuntun Naya agar duduk di pinggir tempat tidur mereka.


" papi memang belum menerima Aya sepenuhnya.. karena papi tidak suka pada queenza !! "


" queenza???" Naya menatap Arya karena memang baru mendengar nama itu, dan Arya tau arti tatapan naya


"queenza itu ibu kandung Aya... cinta perta.." Arya tidak melanjutkan ucapannya karena akan kurang pantas mengucapkan itu di hadapan wanita yang berstatus istrinya sekarang.


" ngga papa mas akui saja.. toh setiap orang pasti punya masa lalu.. dan belum tentu yang pertama akan menjadi cinta sejati dan cinta terakhir.." Naya berusaha tersenyum mengatakan itu semua.


karena meskipun belum ada ungkapan cinta di antara mereka tapi status pernikahan mereka yang membuat Naya berhak memiliki rasa cemburu pada Arya.


Arya yang dari tadi memperhatikan Naya langsung memeluk Naya karena Arya yakin Naya tidak baik baik saja.


" maaf...bukan maksud mas menyakitimu tapi jujur rasa untuk nya masih ada di sini.." tunjuk Arya di dadanya.


" jadi jika Naya juga punya rasa untuk orang di masa lalu seperti mas yang masih punya rasa pada orang di masa lalu, apa tidak masalah buat mas.." Naya hanya tidak ingin dirinya yang mulai nyaman dan mencintai Arya tapi malah hanya kalah oleh sebuah kenangan.


Arya yang mendengar itu membulatkan matanya dan langsung menatap tajam Naya.

__ADS_1


" jika kamu berani melakukan itu mas akan bunuh orang itu.." ucap Arya mulai emosi sedang kan Naya hany tersenyum lalu melanjutkan ucapannya.


" jadi... jika dia kembali dan mulai mendekati mas lagi maka nay juga boleh membunuhnya sama seperti yang mas lakukan.." Arya mematung mendengar jawaban Naya, tanpa sadar Arya terjebak dengan jawabannya sendiri.


setelah Naya puas bermain kata dengan Arya, Naya mulai meninggalkan Arya dan bergabung dengan papi mami Arya di tambah si cantik aya yang akan nay dekatkan dengan mertua nya.


" mih .. sekarang Aya sudah pintar lo mih... Aya sudah berani tidur sendiri " mami Nilam sebenarnya sayang pada Aya karena bagaimana pun Aya darah daging putranya Juga papih Arga hanya melihat Aya sekilas.


" nay suami mu mana?? " papi Arga bingung kemana anaknya itu kenapa tidak keluar lagi dari kamar nya.


" mungkin sedang mengenang masa lalu..!!" jawab Naya yang langsung bisa di artikan oleh papi Arga..


" jadi kamu tau kalo dia itu buta sama wanita ****** itu??? papi Arya mulai emosi..


" udah pih biarin aja...semakin kita memaksanya melupakan malah akan membuat mas Arya selalu mengingatnya.


" biar masa lalu mas Arya jadi urusan nay.." ucap nay menenangkan mertuanya.


" maksud kamu apa Naya..???"Arya tiba tiba datang bergabung dengan mereka.


"seperti yang mas dengar tadi saat di kamar. jika mas saja bisa mencintai orang lain dalam pernikahan kita kenapa nay juga ngga bisa.. !!! intinya gini deh .. " Naya melirik sebentar ke arah mertuanya.


" MAS JUAL NAY BELI.."


✍️✍️✍️nah kan nay sudah mulai mengeluarkan taring nya..


pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi

__ADS_1


love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2