Anakku Yang Memilih Mu

Anakku Yang Memilih Mu
Mencuri kecupan..


__ADS_3

Arya melangkah dengan yakin saat mulai memasuki kantor urusan agama tapi tidak dengan Naya.. kehadiran Raka membuatnya goyah untuk terus melanjutkan pernikahan nya dengan Arya, tapi saat Naya menatap Raka dan Raka hanya tersenyum sembari mengangguk kan wajahnya tanda iya merestui hubungan Naya dengan atasannya membuat Naya sangat kecewa.


Naya memang memendam perasaan pada Raka bahkan saat ada teman sekolah Naya yang menyatakan cintanya pada Naya tak sedikitpun Naya menoleh iya tetap yakin suatu saat Raka akan kembali dan mereka pasti bersama. kini semua harapan itu hancur tak bersisa saat dengan mudah Raka seolah memberi restu untuknya.


Arya yang tau Naya mulai goyah mengeratkan genggaman tangannya pada Naya sedikit menarik paksa tangan naya agar melanjutkan langkahnya yang sempat terhenti. Naya kini hanya pasrah mengikuti kemana takdir membawanya berharap kepasrahan nya membuat dirinya bahagia suatu saat nanti.


Acara ijab Kabul pun berjalan dengan lancar, Naya melihat raut bahagia dari wajah Aya, kini dirinya telah benar benar menjadi seorang istri dan seorang ibu dari anak yang kini berusia empat tahun. naya meyakinkan hatinya jika apa yang kini dirinya jalani memang sudah bagian dari takdir hidupnya.


" selamat ya sayang... semoga pernikahan kalian samawa Sampai ke Jannah..." ucap Bu Hera memeluk anak gadisnya yang sudah menjadi istri dari rekan bisnis suaminya.


" aamiin.. makasih Bu doanya... doain Naya ya Bu... moga Naya bisa jadi istri dan ibu yang baik.."


" iya sayang...jaga suami dan anak kamu, apalagi suami kamu bukan orang sembarangan pasti di luaran sana banyak yang menginginkan nak Arya" Arya hanya tersenyum mendengar penuturan ibu mertua nya yang sepertinya merestui dirinya.


" mamah..." Aya menghampiri ibu dan memeluk sambungnya, naya senang bisa membuat Aya bahagia dan iya berharap suatu saat Aya bisa sembuh total.


" ayo sayang kita pulang.. bi mur masti sudah menyiapkan hidangan untuk kita sebagai ucapan syukur kita karena kita telah menikah.." Arya mengulurkan tangannya agar Naya menyambutnya tapi semua itu hanya harapan Arya Naya malah memberikan tangan Aya pada Arya, sambil tersenyum seolah yang iya lakukan adalah benar.


Arya memaklumi jika mungkin Naya masih malu dengan status barunya. ibu Hera yang mengerti kode Arya hanya menyenggol tangan Naya memberitahu bahwa apa yang di lakukan nya itu salah ..

__ADS_1


" ngga papa Bu, Arya ngerti, mungkin nay masih malu karena banyak orang tapi Arya yakin setelah nanti malam Naya pasti tidak akan menolak Arya lagi .." ucapan ambigu Arya sontak membuat Naya melebarkan matanya bagaimana bisa Arya tidak malu mengatakan itu bahkan di depan orang tuanya di tambah ini masih di kantor urusan agama.


Naya yang tidak ingin arya bicara yang lebih macam macam memilih untuk melangkah keluar di ikuti Arya dan aya sedangkan kedua orang tua Naya dan Raka mengikuti dari belakang.


Naya yang hendak menaiki mobil orang tuanya di tarik tangannya langsung boleh Arya.


" nay kamu naik mobil aku titik ngga ada bantahan." setalah mendudukkan Naya di kursi depan Arya melangkah menuju ke mobil orang tua Naya dimana ad Aya disana.


" biarkan Aya di sini sama kami, kamu nikmati aja waktu berdua kalian lumayan dari sini sampe rumah.." ucap pak Dimas, Arya hanya mengangguk mengambil kesempatan yang di berikan orang tua nya.


" mas mana Aya..??" bukannya menjawab Arya malah menggoda Naya.


" cieee sekarang udah Deket nih jadi manggilnya mas.." wajah Naya memerah begitu Naya sadar telah mengganti panggilan nya untuk Arya.


" kalo kayak gini bales ngga ..??? cup " Arya mencuri kecupan di pipi Naya berharap Naya akan membalas seperti yang dia bilang dia akan membalas perbuatannya, tapi balasan dari Naya sungguh di luar ekspektasi nya


plakkkk Naya memukul tangan Arya ,


" jangan macem macem, Naya belum ngizinin mas buat nyentuh Naya.. ingat apa yang mas bilang kemarin malam..??" nay berusaha mengingat kan Arya.

__ADS_1


" nay kamu pernah dengar surga istri itu ada pada suaminya jadi kamu ngga boleh nolak apa yang di lakukan suami kamu terlebih itu bisa membuat dia bahagia ."Naya menunduk dengan mata berkaca kaca.


" maaf tapi beri nay waktu agar bisa menerima status pernikahan kita tapi jika soal Aya, Naya sama sekali tidak keberatan menerima dia sebagai anak nay.. " Arya menggenggam tangan naya.


" iya tapi jangan buat mas nunggu lama karena Clara bisa saja jadi duri dalam pernikahan kita.." Naya hanya mengangguk.


mobil pun melaju membelah jalanan ibu kota yang memang sudah mulai padat, tapi membuat Arya bersemangat... tak berapa lama mobil yang arya tumpangi dan mobil lain yang mengiringi telah sampai didepan rumah arya.


" selamat data..." ucapan Arya menggantung di udara, bagaimana tidak di depannya ada Clara dan kedua orang tua Clara. sedang di belakang Arya ada Naya ke dua orang tua nya.


" sayang ... kamu dari mana... aku sama orang tua aku datang ke rumah tapi kata bi mur kamu pergi, ya udah aku dan kedua orang tua nungguin kamu.. "


" tapi tunggu kenapa wanita ini ada lagi di rumah ini .."


" dia istriku ... nyonya di rumah ini...


✍️✍️✍️ maaf ya telat up nya kondisi di dunia nyata tidak mendukung...fokusku terbagi...


pantengin terus ya ceritanya ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya

__ADS_1


jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi


love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2