Anakku Yang Memilih Mu

Anakku Yang Memilih Mu
Pulang..


__ADS_3

" DASAR PEREBUT SAMA SEPERTI TEMAN MU NAYA" terik Clara pada Nisa, sedangkan Nisa yang di sebut seperti itu hanya diam dengan senyum menghias bibir mungilnya.


flashback on


Setelah Lexi memastikan bahwa gadis yang pernah iya rusak adalah Anisa, dan bahkan karena kelakuan bejatnya itu kedua orang tua Nisa sampai meninggal karena tak kuat menahan malu meski kejadian itu di tutup rapat oleh orang tua Nisa.


" Anisa aku sungguh ingin menikah dengan mu bukan karena ada niat terselubung atau apapun, tapi aku mencintai mu " Lexi menjeda ucapannya lalu meraih kedua tangan Nisa dan menggenggam nya erat.


" aku Lexi menerima setiap kekurangan dan kelebihan kamu dan aku harap kamu juga bisa menerima kekurangan dan kelebihan ku" ucap Lexi sambil mengecup punggung tangan Nisa yang masih dia genggam.


Nisa yang mendengar semua yang Lexi ucapkan tak bisa membendung air matanya bahkan tak ragu Nisa memeluk Lexi yang tentu saja di sambut hangat oleh Lexi.


" jadi apa kamu mau menerima ku untuk menjadi suami kamu " Nisa hanya mengangguk dalam pelukan Lexi sedangkan lexi semakin mengeratkan pelukannya bahkan Lexi mengangkat tubuh mungil Nisa agar berada diatas pangkuan nya


Lexi pun mengurai pelukannya lalu menatap mata Nisa yang masih menitipkan air mata nya bahkan Lexi menghapus dengan lembut air mata Nisa.


" yang.. kita langsung nikah ya ?" tanya Lexi sedangkan Nisa yang di tanya seperti itu hanya bisa mengangguk dengan pipi yang memerah karena malu.


cup Lexi mengecup kening Nisa dengan lembut.


" ok dua hari lagi kita langsung nikah karena aku tidak akan bisa menahan nya " ucap Lexi


" aku tidak biasa berpuasa lama" bisik Lexi yang langsung mendapat hadiah cubitan sayang dari Nisa.


flashback off


" honey apa benar aku punya hak atas rumah ini " rayu Nisa pada Lexi dengan menggandeng tangan Lexi erat.


" tentu sayang kamu pemilikku dan semua yang aku punya " ucap Lexi sembari mengecup kening Nisa, Clara yang melihat perlakuan manis Lexi untuk nisa sudah tidak bisa menahan emosi nya lagi.


Clara maju mendekat ke arah Nisa namun langsung di halang Lexi sudah tau seperti apa sikap dan perilaku Clara.


" jangan sentuh dia karena aku yang memilihnya jadi sebelum kamu menyentuh dia, aku yang akan lebih dulu menghancurkan mu " ucap Lexi tegas dan langsung menggenggam tangan Nisa dan membawanya masuk ke kamar mereka.


" arrrrhhh" teriak Clara saat melihat Lexi yang kini meninggalkan nya juga.


' awas kalian semua, akan aku balas kalian semua ' gumam Clara dalam hati


Clara langsung meninggalkan rumah lexi dengan perasaan yang tidak menentu, arya yang menjadi obsesinya kini lemah tak berdaya akibat penculikan waktu itu.


Dan kini Lexi laki laki yang pernah memintanya menikah kini malah menikah dengan teman dari Naya, gadis yang juga merebut kesempatan nya untuk bisa bersama Arya.

__ADS_1


Di rumah sakit setelah kepergian Clara, keadaan Arya kembali membaik bahkan mualnya kini sudah tidak dia rasakan lagi.


" mas apa jika ada Clara kamu suka seperti ini ? tanya Naya yang sedikit heran.


" kamu tau sayang karena mual muntah ini aku tau kamu hamil dan ngidamnya anak kita itu membuat aku menyadari jika aku tidak bisa jauh dari kamu "


" maksudnya ? Naya yang tidak mengerti arah ucapan Arya kembali bertanya.


" anak kita akan membuat aku mual dan muntah jika berada di dekat Clara " papi dan mami Arya hanya bisa tertawa mendengar pengakuan anaknya.


" jadi kamu tenang saja nay, jika Arya macam macam kali ini bukan hanya papi yang akan menghukumnya tapi anak kalian juga langsung menghukumnya " Naya yang mendengar itu semua hanya bisa tersenyum sambil memangku Aya untuk duduk bersamanya.


Sedangkan Arya yang mendengar ledekan dari papinya hanya bisa tersenyum masam.l


tok tok tok


Raka yang baru saja datang langsung menuju Arya untuk memberikan laporan perusahaan setiap pagi.


" pak untuk urusan pak Doni kita sudah mendapatkan suntikan dana dari tuan Lexi yang dengan senang hati membantu perusahaan kita " terang Raka pada atasannya.


" Lexi ?" Arya dan Naya yang kaget mendengar Lexi yang masih mau membantu perusahaan bahkan dengan senang hati membuat mereka bertanya tanya.


" tuan Lexi dan Anisa sudah menikah tiga hari lalu "


" APA ?? " arya dan Naya berteriak mendengar berita yang di sampaikan Raka barusan.


" jangan bercanda kak, kalau pun iya kenapa Nisa ngga ngasih tau Naya kalo dia mau nikah sama Lexi " tanya Naya yang masih tidak percaya dengan apa yang di dengarnya.


" beneran serius tu orang" ucap Arya yang di dengar Naya.


" maksud mas.. mas tau kalo Lexi mau nikahin Nisa ? kenapa ngga cerita sama Naya ?" tanya Naya sambil menyilangkan tangan di dadanya.


" kirain mas dia ngga serius nay sayang.. " ucap Arya sambil menarik tangan nay agar bisa di genggaman nya.


" kamu ingat setelah penyekapan kamu kita mampir di rumah Raka?" ucap Arya mengingat kan dan Naya hanya mengangguk bahwa iya mengingat waktu itu.


" waktu itu Lexi nelpon mas katanya dia mau minta maaf sama kamu dan Nisa jika perlu dia mau nikahin Nisa kalo perlu sebagai permintaan maaf " jelas Arya.


" oh.. jadi gitu " ucap Naya polos, Arya hanya bisa menggeleng melihat tingkah Naya yang tadi begitu kepo sekarang langsung datar lagi.


" tapi naya beneran bahagia mas, karena sekarang Nisa sudah ada yang menjaganya " ucap Naya tulus.

__ADS_1


" Ar.. kata dokter kamu sudah bisa pulang sudah bisa rawat jalan " ucap papi Arga yang sudah bertemu dan konsultasi dengan dokter yang menangani Arya.


" beneran pih ?" tanya Naya antusias.


" iya nay, Arya sudah bisa pulang " ucap mami Nilam


" Raka tolong urus administrasi kepulangan Arya ya " ucap papi arya.


" baik pak " Raka pun langsung mengurus kepulangan Arya dari mulai administrasi sampai obat langsung Raka selesai kan.


Tak butuh waktu lama Arya sudah keluar dari rumah sakit dan kini sedang menuju rumah papi Arga karena memang pak Dimas dan Bu Hera sudah mengijinkannya.


" ahhh senangnya bisa pulang ke rumah " ucap Arya yang langsung di sambut bahagia oleh Naya dan Aya.


Naya mendorong kursi roda ke kamar tamu karena kamar Arya yang sebenarnya ada di lantai dua jadi mami Nilam memindahkan kamar Arya agar lebih memudahkan Arya beraktivitas.


sedangkan Aya langsung menuju kamar yang selalu dia pakai karena memang mami dan papi sudah membuatkan kamar khusus buat Aya.


Naya membantu Arya untuk pindah duduk ke tempat tidur dan Arya langsung memeluk Naya begitu erat meluapkan rasa rindunya pada Naya.


Arya mendudukkan Naya di sampingnya dan langsung mencium bibir Naya yang sudah seminggu ini tak pernah iya sentuh bahkan Arya langsung mengekspor dan membelit dengan Indra perasa nya. setelah puas dengan apa yang di lakukan pada bibir Naya Arya menyatukan keningnya pada kening Naya.


" kangen... pengen..." ucap Arya tanpa rasa malu


" emang bisa ...


✍️✍️✍️hadeh Naya nantangin🤭🤭 nay yang lumpuh kakinya nay bukan tongkat ajaibnya 🤭😜😜😜


pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya


jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi


mampir juga ya ke cerita R-kha yang lain


- setelah 15 tahun pernikahan


- Adikku kekasihku ( gagal move on)


- Memendam Rasa ( andai aku bisa memiliki mu)


love you moreeeee 😍😍🌹

__ADS_1


__ADS_2