Anakku Yang Memilih Mu

Anakku Yang Memilih Mu
Kejutan...


__ADS_3

Dengan berat hati Arya melepas kepergian Naya untuk berangkat ke kantor menjalankan tugas yang seharusnya dia emban tapi karena kondisinya yang tidak memungkinkan membuat iya harus bisa yakin dan percaya pada Naya.


" pah mamah Naya yang kerja" tanya Aya setelah melihat papi Arya masuk ke rumah lagi dibantu oleh mami Nilam yang mendorongnya dari belakang.


" iya.. makanya Aya jangan lupa doain papah biar cepet sehat bisa jalan lagi, biar nanti papah aja yang kerja mamah bisa nemenin Aya di rumah " ucap Arya meski dalam hati teriris mendengar ucapan Aya.


Naya yang baru saja tiba di kantor Arya di antar supir papi Arga bahkan papi Arga menemani menantunya sampai di kantor dengan selamat sesuai pesan Arya sebelum melepas Naya ke kantor.


" ka semuanya sudah siap ?" tanya papi Arga saat baru saja turun dari mobil di ikuti Naya.


" sudah siap pak, semuanya sudah berkumpul di aula kantor " ucap Raka sambil mempersilahkan pak Arga dan Naya berjalan lebih dulu di ikuti dirinya dari belakang.


" pih apa harus seperti ini ? Naya kan hanya mengganti kan mas Arya untuk sementara sampai mas Arya sembuh " ucap Naya sambil mengikuti papi mertuanya.


Papi Arga berhenti sejenak lalu menatap menantu sekaligus anak dari sahabatnya itu.


" nay sayang perkenalan dirimu itu sangat penting agar tidak akan ada yang menyepelekan kamu dan agar mereka tau apa status mu di hidup Arya dan di kantor ini " jelas papi Arga sedangkan Naya hanya bisa diam karena memang apa yang di ucapkan papi Arga ada benarnya.


Kini mereka sudah sampai di sebuah ruangan yang biasa di sebut aula yang sering di gunakan memberikan pengumuman pada para karyawan Arya.


" baik lah semuanya, untuk mempersingkat waktu kita mulai saja acaranya " ucap Raka mengambil alih sehingga riuh para pegawai tidak lagi terdengar.


" perkenalkan ini Bu Kanaya tapi kalian bisa memanggilnya Bu Naya " Raka sengaja menjeda ucapannya agar semua pegawai nya mengingat nama bos baru mereka.


" beliau yang akan menggantikan pak Arya selama pak arya sakit "


" jadi saya mohon kerjasamanya pada kalian semua " ucap Raka tidak melanjutkan ucapannya setelah melihat Naya mengangkat tangannya.


" baik perkenalkan saya Kanaya tapi kalian bisa memanggil saya Naya, saya istri dari pak Arya " semua yang ada di sana mendadak riuh mendengar apa yang di sampaikan Naya.


" jangan beranggapan saya hanya memanfaatkan kondisi suami saya untuk menduduki posisi ini atau kalian beranggapan saya tidak becus dalam bekerja " Naya menatap semua yang ada di sana.

__ADS_1


" karena tidak akan ada orang yang menjadi pintar tanpa belajar dan tidak ada orang yang sukses tanpa pernah merasakan kegagalan " kini yang tadinya riuh kembali tenang mendengar ketegasan Naya.


" saya tidak akan menjanjikan apapun tapi saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa memberikan yang terbaik bagi perusahaan ini " ucap Naya yakin.


" dan di sini saya punya tutor papi Arga dan pak Raka yang akan selalu mengajari dan mengingatkan saya jika saya melakukan kesalahan "


semua yang ada di sana bertepuk tangan mendengar ucapan Naya yang terdengar penuh percaya diri.


Tanpa Naya sadari Raka melakukan panggilan video call pada Arya saat acara penyambutan agar Arya tau bagaimana Naya saat pertama kali menghadapi pegawai nya.


" kamu memang luar biasa sayang " ucap Arya setelah panggilan video itu berakhir.


Naya mengakhiri perkenalannya dan langsung mengikuti Raka dan papi Arga menuju ruang kerja Arya. Naya begitu serius mendengar apa yang di jelaskan papi arga dan Raka tentang bagaimana bekerja dan menghadapi rekan kerja dan lawan kerja.


" nay kamu yakin bisa menjalankan semuanya ?" tanya Raka yang melihat Naya yang sepertinya kesulitan menguasai apa yang di jelaskannya


" Naya yakin bisa yang penting Kaka jangan bosan mengingatkan Naya jika Naya salah " Raka dan papi Arga bangga dengan semangat yang di tunjukan Naya untuk bisa menggantikan posisi Arya dikantor untuk sementara waktu.


" mih .. Arya mau melakukan fisioterapi untuk kaki Arya agar bisa berfungsi lagi "


Mami yang sudah berkali kali membujuk Arya untuk melakukan itu merasa senang dan langsung menghubungi dokter spesialis yang menangani Arya agar bisa di siapkan fisioterapi yang cocok untuk kondisi anaknya.


" nanti kita tunggu info selanjutnya dari dokter yang menangani kamu, apakah bisa fisioterapi di rumah atau harus di rumah sakit" ucap mami setelah menelpon dokter yang menangani Arya.


" tapi mih kalo bisa Naya jangan sampai tau karena Arya ingin memberikan kejutan untuk Naya saat Arya bisa berjalan lagi "


Mami Nilam menyetujui apa yang di inginkan anaknya.


" baik sayang, Aya kita jaga rahasia ya " ucap mami pada Aya yang dari tadi mendengarkan apa yang di bicarakan Arya dengan nya.


" iya mih " Arya hanya tersenyum melihat Aya yang bisa di ajak kerja sama untuk memberikan kejutan untuk Naya.

__ADS_1


" tapi mih Arya ingin perawat laki laki yang menangani Arya karena Naya tidak mau Arya di pegang wanita lain selain dia " mami Nilam hanya mengacungkan jempol nya tanda setuju.


" tunggu sayang kita akan sama sama berjuang, kamu berjuang di kantor dan mas berjuang untuk kesembuhan kaki mas " gumam Arya


" semoga usaha kalian tidak sia sia dan memang kamu harus berjuang apalagi Naya saat ini sedang hamil anak kalian" mami Nilam mengingatkan Arya


Naya benar benar serius dalam mengerjakan tugas yang di berikan Raka padanya, meski Naya hanya lulusan SMA tapi karena otak Naya yang memang cerdas tidak membuat Naya terlalu kesulitan.


Sejak saat itu Naya menjadi pemimpin perusahaan Arya dengan penuh tanggung jawab bahkan tak sedikit kerja sama yang berhasil Naya dapatkan.


Naya bahkan jadi wanita yang di perhitungkan akhir akhir ini dalam berbagai tender yang di ikutinya, Raka dan papi juga sangat bangga dengan segala usaha yang di berikan Naya dengan sepenuh hati.


Sama halnya dengan Naya, Arya juga mengalami banyak kemajuan dalam terapi jalannya. dimana Arya kini bisa berjalan satu dua langkah tanpa alat bantu.


Naya yang hari ini pulang sedikit larut karena begitu banyak pekerjaan, pulang dalam keadaan rumah yang sepi dimana semuanya sudah tertidur pikir Naya.


Naya memasuki rumah nya menggunakan kunci cadangan yang selalu iya bawa dan..


grepp seseorang memeluk Naya dari belakang yang langsung saj membuat Naya menjerit takut.


" masss .. mami... papi.." teriak Naya dalam kegelapan.


" sayang ngga usah teriak.. mas di sini " ucap seseorang yang ada di belakang Naya.


" mas...


✍️✍️✍️ happy reading 😘😘


pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya


jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi

__ADS_1


love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2