
Apa ini cara kamu untuk dekat dengan Aya ?? atau tujuan kamu kesini hanya untuk mengganggu rumah tangga ku dengan Naya ?? ucap Arya yang tidak suka cara queen yang tetap saja tidak berubah.
Sedangkan naya hanya tersenyum pada Aya agar Aya tidak bersedih terlebih aya sering sesak akhir akhir ini.
" mamah ngga papa sayang .. " ucap Naya sambil membelai rambut Aya.
" ayo kita lanjutkan sarapannya mih pih " ucap Naya bersikap biasa saja setelah apa yang di lakukan queen padanya.
Setelah mengusir queen Arya kembali bergabung dengan anak istri dan kedua orang tua nya. hanya ada keheningan pada sarapan kali ini sampai Naya yang menyadari jika Aya semakin berat untuk menarik nafasnya.
" sayang .. Aya.." suara khawatir Naya membuat semua ikut melihat ke arah Aya dan Naya dimana Naya yang langsung memangku Aya dan mengusap dada nya Aya.
Arya Langsung mendekat dan mengambil alih Aya dari pangkuan Naya menuju mobil yang memang sudah di panaskan sopir pribadi papi Arga.
Naya mendudukkan diri di belakang yang langsung menyambut Aya yang Arya letakan di belakang bersama Naya.
"ayo mas.. " Raka langsung mengitari mobilnya dan mengemudikan mobilnya ke rumah sakit dimana Aya selalu mendapat penanganan.
Hanya butuh waktu tiga puluh menit mobil yang Arya kemudikan sudah sampai di depan rumah sakit. bahkan dokter yang menangani Aya juga sudah siap di pintu UGD karena memang arya telah menghubungi nya.
" apa yang terjadi ?? kenapa Aya bisa seperti ini??" tanya dokter karena memang sudah sangat lama Aya tidak kambuh seperti ini.
" ada orang yang ingin mendekati Aya tapi dengan jalan yang salah " ucap Naya sambil melirik ke arah Arya.
" nay.." Naya yang di panggil Arya hanya memalingkan wajahnya tak ingin melihat suaminya yang selalu goyah jika Queen kembali.
Dokter pun kini memahami maksud dari ucapan Naya tadi,
Aya kini sedang dalam penanganan oleh tim dokter yang tiba-tiba saja memutuskan untuk melakukan operasi jantung Aya.
" pak buk.. Aya harus segera di operasi.. kita tidak bisa menunggu lebih lama lagi karena akan sangat beresiko untuk kelangsungan hidup Aya. " ucap dokter dengan berat hati harus bisa menyampaikan kabar yang begitu berat ini.
" baik dok lakukan yang terbaik untuk anak saya " ucap Arya tanpa berunding dengan Naya meski Naya ada di sampingnya.
" mas.. " Naya menyadarkan Arya jika dirinya masih ada di situ.
__ADS_1
Tapi Arya tetap pada keputusannya yang akan mengijinkan dokter untuk melakukan operasi terhadap Aya, Naya hanya bisa memahami apa yang di lakukan Arya adalah bagian dari rasa paniknya karena ini menyangkut kelangsungan hidup Aya.
Papi dan mami Arya yang baru saja sampai langsung menemui Naya dan Arya yang terlihat saling diam.
" Aya harus di operasi sekarang mih " ucap Arya saat sang mami sudah duduk di sampingnya, sedangkan Naya di sebelahnya.
Papi Arga yang melihat Naya hanya diam dan bahkan di acuhkan Arya mendekat ke arah Naya dan mengucapkan sesuatu yang sebenarnya ditujukan untuk Arya.
" andai saja kamu tegas menolah kedatangan queen, semua ini tidak akan terjadi dan Aya akan baik baik saja "
" iya Arya yang salah "
" karena apa yang Arya lakukan di mata papi semua nya salah " ucap Arya menunduk
" mas.. papi bukan bermaksud seperti itu, papi hanya mengingatkan kamu agar bisa lebih tegas pada queen "
" karena saat suami sudah mengizinkan wanita lain memasuki rumah tangga nya maka iya harus siap dengan konsekuensi nya dimana tidak akan ada lagi kedamaian di dalamnya dan iya pun harus bersiap dengan kehancuran rumah tangganya " ucap Naya mengingatkan.
" Naya bukan menakuti mas atau apalah itu " ucap Naya sambil melihat ke arah mata Arya.
" Naya pasti bisa hidup tanpa mas dan pasti bisa menghidupi anak Naya jika mas masih membiarkan wanita itu masuk ke dalam rumah tangga kita untuk yang kedua kalinya " ucap Naya tegas.
" jika memang Aya memilih bersama dengan ibunya, nay lebih baik mundur karena Naya tidak bisa berbagi " setelah mengucapkan itu semua, Naya diam menatap pintu ruangan dimana Aya sedang berjuang untuk hidup.
Arya hanya bisa mencerna apa yang di ucapkan Naya padanya dan kini iya pun baru menyadari jika ini adalah kesempatan kedua yang di berikan Naya. Dan bukan tidak mungkin jika kali ini iya melakukan kesalahan iya akan benar benar kehilangan Naya.
Pak Dimas dan Bu Hera pun baru saja tiba di rumah sakit berbarengan dengan queen yang entah tau dari mana jika Aya di larikan ke rumah sakit.
" nay bagaimana keadaan Aya saat ini " Naya hanya menggeleng karena dirinya pun belum mendapatkan kabar kondisi Aya saat ini.
" ini semua salah kamu !! " ucap queen tiba tiba saja berdiri di hadapan Naya
" kamu tidak becus menjadi seorang ibu .. " ucapnya lagi
" mentang mentang kamu sedang hamil saat ini kamu berusaha menyingkirkan Aya.. benar kan ??" ucap queen semakin menjadi.
__ADS_1
Naya menatap tajam queen yang berdiri di hadapannya.
" jika memang kamu tidak mau mengurus Aya bilang padaku, aku sendiri yang.." queen terpaksa menghentikan ucapannya karena tatapan Arya dan papi Arga yang menurutnya begitu menyeramkan.
" sudah selesai ?" tanya Naya yang baru buka suara.
" atau masih ada yang mau kamu ucapkan lagi, silahkan saya tunggu " ucap Naya menantang.
Queenza hanya diam saat Naya membalas semua ucapan hanya dengan beberapa kalimat.
" sudah.." tanya Naya lagi pada queen.
" jika memang kamu benar benar menginginkan Aya, kamu tidak akan melakukan hal seperti tadi pagi di depan Aya" ucap Naya yang dengan cantik ya menutup mulut nyinyir queen.
" dan aku sangat sangat yakin jika tujuan kamu kembali ke sini bukan untuk Aya " Naya menatap sinis wajah queen yang sepertinya apa yang di ucapkan Naya memang benar adanya.
" tapi tujuan utama anda kembali kesini untuk bisa bersama dengan mas Arya yang sayangnya sudah menjadi suami ku dan juga ayah dari anakku secara sah " ucap Naya penuh kemenangan.
Semua yang ada di sana menatap penuh kebanggaan karena Naya bisa langsung membabat habis ulat bulu yang sedang merang kak dan mera yap mendekati Arya.
Arya yang memang ada di samping kursi Naya, kini beranjak dari duduknya berhadapan dengan queen.
" tadinya aku berfikir kamu bisa berubah, sehingga aku ingin memberikan kamu kesempatan untuk bisa dekat dengan Aya " Arya menatap penuh kecewa terhadap apa yang Queen lakukan.
" benar apa yang di ucapkan papi jika sangat mustahil kamu tidak memiliki tujuan lain saat kembali ke sini " ucap Arya yang langsung menarik tangan queen begitu kuat dan menyeretnya nya keluar dari ruangan itu.
" Aku tau kamu masih mencintai ku Ar... kita bisa memulai semuanya dari awal " ucap queen meski tangannya di tarik kuat oleh Arya tapi iya berusaha menggoyahkan Arya kembali.
" CUKUP "
✍️✍️✍️ Hai hai happy reading... apakah kali ini Arya tidak akan goyah lagi pendirian terhadap queen 🤔🤔🤔
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat.
__ADS_1
Love you moreeeee 😍😍🌹