
Jumat sore seperti yang Naya ucapkan tadi jika mereka akan berlibur di villa keluarga papi Arga dimana bapak ibu Naya pun ikut serta atas bujukan mami Nilam tentunya.
" mas villa nya bagus banget " ucap Naya sambil menggandeng tangan Arya karena kala sedang di kuasai oleh Bu Hera dan mami Nilam tentunya bersama dengan Aya juga.
" maaf mas ngga pernah mengajak kamu liburan " ucap Arya sambil mengecup pipi Naya yang masih terlihat chubby akibat program menyusui kala.
" jangankan liburan honeymoon aja ngga jadi jadi " ucap Naya pura pura marah ditambah Naya yang mengerucut kan bibirnya.
' sayang bibirnya jangan seperti itu masih sore, apa lagi mas masih sering puasa karena kamu yang sering di kuasai kala " ucap Arya sambil mere mas bo kong Naya yang lebih berisi.
" apa mas tau kabar tentang Nisa dan juga lexi " ucap Naya yang tiba tiba saja teringat teman nya yang sudah dua bulan tidak bertukar kabar.
" bulan kemarin mas ketemu Lexi kalo ngga salah usia kandungan nya sama dengan Clara" Naya langsung melihat ke arah Arya yang masih memeluknya dari belakang.
" coba saja kamu telpon sayang apakah Nisa sudah melahirkan atau belum ?" ucap Arya yang tau jika Naya mengkhawatirkan Nisa yang tidak memiliki keluarga lain.
Tapi belum juga Naya menelpon Nisa handphone nya malah berdering dengan panggilan dari nomor yang tidak dia kenal.
" mas " ucap Naya sambil menyodorkannya handphone berharap Arya tau nomor siapa yang sedang menghubungi Naya saat ini.
" mas ngga tau sayang, sini biar mas yang angkat " ucap Arya Wiguna ang langsung mengambil alih handphone Naya. Arya pun langsung mengangkat sambungan teleponnya.
π" halo " ucap Arya membuka suaranya.
π" halo Arya aku Clara tolong bilang pada Naya jika Queen akan mengambil anakku dan kini queen sudah sampai di rumah sakit "
Setelah mengucapkan itu semua clara langsung menutup sambungan telepon nya, sedangkan Arya yang sengaja me lost speaker handphone Naya hanya bisa saling tatap dengan apa yang baru saja mereka dengar.
" apa kamu serius sayang mau membantu Clara ?" tanya Arya sambil memutar tubuh Naya jadi menghadapnya.
" tapi mas.. jika kita tidak menyelesaikan ini semua akan sampai kapan ini terjadi saling balas dan saling rebut yang membuat keluarga kita juga akan terkena imbasnya " ucap Naya yang sengaja menjeda ucapannya.
" mas sadar bahwa tidak jika pangkal dari permasalahan ini semua adalah cinta segitiga kalian yang berlarut hingga saat ini "
__ADS_1
Naya pun melepaskan rangkulan tangan Arya dari pinggang nya dan berjalan menuju ke luar dimana seluruh keluarga nya kini berada di ruang keluarga di villa itu
Arya pun merasa jika apa yang di ucapkan Naya memang benar, semuanya itu berawal dari dirinya queen dan juga Clara sehingga kini anak anak mereka yang menjadi korban.
" mih Aya mau pergi sebentar sama mas Ary sama Aya juga, Naya titip kala sebentar " ucap Naya sambil mencium kening kala yang sedang di gendong Bu Hera.
" nanti kalo kala haus atau nangis gimana ?" ucap Bu Hera yang entah kenapa memiliki perasaan yang lain saat mendengar Naya pamit.
" Aya sudah menyiapkan stok asi Naya di lemari pendingin jadi ibu tinggal menghangatkan saja " ucap Naya sambil melangkah ke arah Aya.
" ayo sayang .. " ucap Naya sambil menggandeng tangan Aya yang sedang duduk di samping mami Nilam.
" apa sekarang mah " tanya Aya yang tau arti ajakan mama Naya padanya.
flashback on
" pernah Aya kangen sama mamah kandung Aya ?" tanya Naya halus, tapi Aya tidak langsung menjawab pertanyaan mamanya tapi malah menatap mata Naya yang memberikan kesejukan saat Aya melihatnya.
" boleh Aya jujur.." ucap Aya sedikit ragu sambil masih menatap mata mamahnya.
" saat Aya melihat mama yang begitu menyayangi adik kala, Aya sebenarnya sangat iri " ucap Aya dengan wajah sedihnya.
" apa sayang mama kurang buat Aya ?" tanya Naya yang baru tau jika Aya iri dengan adiknya.
" bukan " ucap Aya sambil memutar wajahnya menghadap perut Naya.
" Aya juga ingin di sayang sama mama kandung Aya " ucap Aya pelan.
" Aya percaya tidak jika sebenarnya mama kandung Aya itu sangat sayang sama Aya " ucap Naya yang masih membelai rambut saya yang mulai memanjang.
" gini deh.." ucap Naya yang berusaha bicara sebagai seorang teman untuk Aya.
" kalo misalnya mama kandung Aya mau bertemu sama Aya dan juga mau menunjukan rasa sayangnya buat Aya apa Aya mau bertemu dengannya ?"
__ADS_1
Aya merubah kembali wajahnya jadi menghadap ke atas tepat di wajah Naya. Dan tak lama Aya mengangguk dengan senyum indah di wajahnya.
flashback off
" iya sayang ayo" ucap Naya sambil meraih tangan Aya yang sedang duduk di samping mami Nilam.
Papi Arga dan pak Dimas menatap Arya berharap bisa memberi tahu kemana mereka akan pergi tapi Arya tidak ingin membuat orang tuanya khawatir.
" ada hal yang harus kita urus di luar hanya sebentar " ucap Arya sambil berlalu menuju Aya dan Naya setelah mencium kalanda putra kesayangannya.
" sebenarnya apa yang mereka sembunyikan" tanya pak Dimas pada pak Arga besannya.
" entahlah.. tapi aku sangat yakin jika Naya bisa mengendalikan Arya dan juga bisa menjaga rumah tangga mereka " ucap papi Arga yang memang memiliki keyakinan lebih pada Naya
kini Naya Arya dan juga Aya sudah sampai di rumah sakit dimana Clara sudah melahirkan anaknya dan sangat kebetulan jika jarak dari villa ke rumah sakit dimana Clara melahirkan hanya butuh dua puluh menit.
" mah.. " Aya menggenggam tangan mama Naya, bahkan Naya bisa merasakan tangan Aya yang begitu dingin meski usia Naya baru memasuki enam tahun.
" ada mamah yang akan selalu jadi orang pertama yang akan melindungi Aya dari orang orang yang mungkin menyakiti Aya " ucap Naya saat melihat Arya hanya bisa diam, entah apa yang di pikirkan Arya Naya sendiri tidak ingin ambil pusing.
" queen aku mohon maafkan segala kesalahan ku dimasa lalu " ucap Clara sambil memeluk anak yang baru saja di lahirkan, bahkan para suster pun tidak di izinkan membawa anak Clara dari hadapannya .
Queen tersenyum sinis saat mendengar Clara mengucapkan kata maaf.
" apa dengan semua kata maaf mu bisa mengembalikan waktuku untuk bisa bersama Aya ?" ucap queen diiringi air mata yang tiba tiba saja mengalir di pipinya
" apa dengan maaf aku bisa memeluk Aya seperti kamu memeluk anak kamu sekarang??" ucap queen melangkah semakin mendekat ke arah Clara.
" ma..ma..
βοΈβοΈβοΈkira kira suara siapa itu π€π€??
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha ππ lebih semangat lagi UP nya.
__ADS_1
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha ππ lebih semangat lagi.
Love you moreeeee πππΉ