Anakku Yang Memilih Mu

Anakku Yang Memilih Mu
Malam Kelam Nisa


__ADS_3

Selesai Lexi dan Nisa sarapan, Lexi ingin menagih janji Nisa yang bersedia menikahinya.


" nis aku ingin kita menikah dalam waktu dekat " ucap Lexi setelah mendudukkan dirinya di sofa keluarga dimana Nisa duduk sambil melihat televisi.


" sebenarnya kenapa kamu ngotot banget pengen nikah sama saya ?" Nisa sebenarnya curiga kenapa Lexi bisa berubah begitu cepat dan ingin sekali menikahi nya.


Lexi menatap Nisa dan melihat keraguan di mata Nisa tentang niatnya menikahi nya, Lexi pun menggeser tubuhnya mendekati Nisa dan mulai menggenggam tangan Nisa dan mengecupnya lembut.


" apa yang bisa membuat kamu percaya kalo saya sungguh sungguh ingin menikahi mu tanpa ada niatan buruk apapun " ucap Lexi sambil menatap wajah.


Nisa yang di tanya seperti itu hanya bisa diam, karena memang wajah Lexi memancarkan kesungguhan dan keseriusan padanya.


" kamu tau jika aku masih seperti dulu, aku tidak akan mengemis cinta padamu bahkan aku meninggalkan Clara yang selalu siap melayaniku kapanpun aku mau " ucap Lexi menahan emosinya.


Nisa yang mendengarkan ucapan absurt Lexi tentang hubungannya dengan Clara hanya bisa diam sambil mengalihkan pandangannya menghindari tatapan tajam Lexi.


" aku tidak kan memaksa mu untuk menikah dengan ku tapi satu yang harus kami tau seumur hidup ku hanya kamu orang yang bisa membuat ku hilang naf su berhubungan hanya karena bayanganmu melintas di ingatanku "


setelah mengucapkan itu semua Lexi melangkah meninggalkan Nisa yang masih saja diam tanpa ada niatan menghentikan Lexi. sampai pada saat Lexi hampir sampai di pintu rumah ucapan Nisa menghentikan langkahnya.


" aku sudah tidak virgin lagi " Lexi berbalik menatap Nisa yang kini berdiri di tempatnya duduk tadi.


" aku sudah rusak.. apa kamu masih mau menikah dengan ku " ucap Nisa sambil menghapus kasar air matanya yang jatuh tanpa bisa di bendung lagi.


Lexi berjalan mendekati Nisa dan yang masih menghapus air matanya yang semakin deras mengalir. Lexi menghapus air mata Nisa dengan lembut menggunakan ibu jarinya dan di tutup kecupan manis di kedua mata Nisa.


" kamu mau cerita " ucap Lexi sambil menuntun Nisa untuk kembali duduk ditempat nya semula.


" aku pernah di perkosa saat SMA kelas 2 " ucap Nisa sambil menundukkan wajahnya tak berani menatap Lexi.


" siapa yang melakukannya ?" tanya Lexi yang mulai curiga, Nisa hanya menggeleng.


" saat itu Nisa sedang menemani ayah bunda saat ada undangan pesta dari rekan kerja ayah di sebuah hotel " Nisa pun mencoba mengingat kejadian satu tahun lalu dimana karena peristiwa itu dirinya kehilangan kedua orang tua nya

__ADS_1


deg.. Lexi menatap Nisa mencoba mengingat sosok wanita yang tak sengaja di rusak olehnya satu tahun lalu.


" kamu ingat nama hotelnya?" Lexi mencoba memastikan sesuatu.


" ya ngga akan mungkin Nisa melupakan nama hotel yang sudah merenggut harga diri Nisa " ucap Nisa yang mulai emosi


" hotel Lekra "


deg..


Lexi memeluk Nisa begitu erat hingga bayangan satu tahun lalu kini terbayang jelas


flashback on


satu tahun lalu di hotel Lekra


malam itu Lexi di undang oleh rekan bisnis nya pada sebuah acara pesta pernikahan dimana banyak yang hadir bukan hanya para pengusaha pejabat bahkan dari dinas pemerintahan pun banyak yang datang.


" hai Lex " sapa salah satu rekan kerja Lexi sambil menyodorkan minuman untuk Lexi.


Hingga beberapa saat Lexi merasakan tubuhnya yang mulai memanas dan Lexi sadar efek dari apa rasa panas yang menjalar di tubuhnya.


" sial..!! awas Lo Angga gue bales Lo ntar " setelah mengumpat temannya itu Lexi pergi menuju kamar yang memang sudah di pesannya namun karena rasa yang mulai menguasai tubuh lexi, Lexi salah membaca nomor kamar yang harusnya 6009 malah menjadi 9006.


Lexi mendorong pintu yang memang sedikit terbuka tanpa banyak berfikir Lexi masuk ke kamar yang Lexi pikir kamar nya itu, Lexi masuk menuju kamar mandi berharap dengan berendam bisa meredam efek obat tersebut.


Tapi apa yang di lihatnya kini malah membangunkan sisi liar Lexi dimana dia Melihat seorang gadis sedang berendam di dalam bathtub yang di penuhi busa.


Lexi yang sudah hilang akal pun membuka semua pakaian nya, entah kenapa Lexi mematikan lampu kamar mandinya dan mulai masuk ke dalam bathtub saat gadis itu menjerit takut.


Lexi membekap mulut gadis itu agar tidak berteriak dan mengambil dasi yang sudah di kalungkan Lexi di lehernya untuk menutup mulut gadis itu.


Lexi mengangkat tubuh polos Nisa seperti membawa karung beras, Lexi bahkan menghempaskan tubuh Nisa ke atas tempat tidur dimana semua kamar masih Lexi biarkan padam tanpa penerangan

__ADS_1


Tanpa foreplay Lexi memaksakan dirinya pada Nisa yang hanya bisa menangis karena kalah tenaga dengan Lexi yang seperti orang kesetanan. bahkan Nisa tidak bisa melihat dengan jelas wajah laki laki yang sudah merenggut kehormatan nya.


Hingga saat Lexi mencapai puncaknya Nisa sampai tidak sadarkan diri karena entah berapa kali dirinya pun mendapatkan pelepasan.


Lexi yang kelelahan di tambah kesadaran yang mulai kembali mengambil handphone yang iya letakan di sofa dekat tempat tidur sebelum masuk ke kamar mandi. Lexi menyalakan senter handphone nya dan melihat wajah gadis yang telah iya rusak.


ya Lexi sadar telah merusak anak gadis saat melihat bercak darah di atas sprei yang baru saja menjadi saksi kebrutalan nya.


Lexi memakai kembali pakaiannya dan meninggalkan gadis itu yang Lexi tutupi tubuh polosnya dengan selimut tebal.


" awas kau Angga akan ku buat perhitungan dengan mu " ucap Lexi sambil meninggalkan kamar Nisa dan memasuki kamarnya yang hanya berhadapan dengan kamar Nisa.


flashback off


Lexi melonggar kan pelukan nya dan menatap wajah Nisa yang memerah dengan sisa air mata yang masih terlihat.


" nis saya mau nanya ?" meski ragu Lexi hanya ingin memastikan rasa penasaran nya.


" apa kamu hamil setelah kejadian itu ? " tanya Lexi sambil menatap wajah Nisa dan menenangkan hatinya yang mulai bergemuruh.


" bersyukur aku tidak hamil anak baji ngan itu jika tidak aku tidak akan sanggup menghadapi malu "


" bahkan Naya tidak mengetahui kejadian ini "


" tapi nis " Lexi yang masih penasaran terus mengorek kehidupan Nisa gadis yang sudah iya rusak.


" bukankah kamu pandai beladiri ? " tanya Lexi lagi.


" setelah kejadian itu Nisa belajar beladiri untuk bisa menjaga diri Nisa dan juga untuk menghajar laki laki yang sudah menghancurkan hidup Nisa dan membunuh orang tua Nisa secara pelan pelan akibat rasa malu.


✍️✍️✍️ hai hai hai.. maaf ya telat up date masih proses review jadi agak lama..


pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya

__ADS_1


jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi


love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2