Anakku Yang Memilih Mu

Anakku Yang Memilih Mu
Mulai Posesif


__ADS_3

Angga memang mendatangi rumah Clara tapi di tahan oleh papanya Clara yang meminta syarat jika Angga ingin menikahi Clara harus bisa membantunya untuk menyelamatkan perusahaan nya dari kehancuran.


Angga tidak patah semangat iya pun mencoba menghubungi Clara.


📞📞📞 kringggg


" Clara angkat dong.." gumam Clara sambil menunggu Clara mengangkat sambungan telepon nya.


📞" halo.. " ucap lirih Clara karena saat ini Clara sedang merasakan mual dan muntah.


📞" baby kamu kenapa..?" terdengar jelas kekhawatiran Angga pada Clara karena memang sudah sangat lama Clara berusaha mendekati Clara bahkan dirinya tau kedekatan antara Clara dengan Arya dan juga lexi.


📞" apa peduli mu .. " ucap Clara menahan tangisnya karena memang dirinya tidak kuat merasakan hal ini.


📞" aku peduli padamu baby, aku sedang membujuk ayah ku untuk membantu perusahaan papamu untuk bisa bangkit "


Clara yang mendengar jika Angga sedang berusaha membujuk pak Broto tersenyum meski Angga tidak bisa melihatnya


📞" aku harap kamu tidak membohongiku karena aku juga mengorbankan diriku untuk mau mengandung anak mu " ucap Clara


📞" apa kamu masih tidak bisa menerima jika kamu hamil anakku ??" Angga sedikit tidak terima jika Clara masih berbicara seperti itu.


📞 "... " Clara memilih diam dan tak lama mematikan sambungan telepon dari Angga.


" arghhhh sampai kapan kamu tidak memandangku Clara, aku benar benar menerima mu dengan semua hal buruk yang pernah kamu lakukan di masa lalu "


Sedangkan Clara hanya bisa menutup panggilan telepon dari Angga karena memang di tidak mencintai Angga bahkan kehamilan ini juga karena saat iya mabuk Angga mengambil keuntungan dari dirinya yang tidak sadarkan diri.


' kenapa jadi begini.. setidaknya walaupun aku tidak bisa mendapatkan Arya tapi aku bisa mendapatkan Lexi , tapi apa kini Lexi pun lepas dari tanganku dan aku malah mendapat kan Angga yang statusnya saja cuma anak sari istri siri.. ' gumam Clara sambil melihat wajah dua laki laki yang ada di galeri handphone nya.


Sedang di ruang perawatan Aya, Naya yang tak di izinkan jauh dari Aya akhirnya memilih tidur di samping Aya di atas tempat tidur rumah sakit.


Arya yang melihat pemandangan itu segera mengabadikan lewat handphone nya menjadikan nya sebagai wallpaper handphonenya.


' mulai sekarang mas akan menjaga kamu nay, mas ngga akan melakukan kesalahan seperti dulu mas janji nay. mas beruntung menikah sama wanita yang begitu sabar dalam menghadapi semuanya '


Tak lama Arya pun tertidur di sofa setelah puas melihat anak istrinya yang tidur sambil berpelukan.


Mentari kini mulai menyinari bumi memberikan kehangatan bagi bumi yang masih di selimuti embun pagi.

__ADS_1


Naya baru saja terjaga setelah mendengar suara Arya yang sedang menerima telepon dari seseorang.


" mas..." Naya berusaha bangkit dari tempat tidur nya tapi dengan segera Arya membantu Naya untuk bangun.


" sayang kenapa ngga panggil mas kalo mau bangun.. kan kasurnya sempit nanti kamu jatuh gimana " ucap Arya sambil menuntun Naya menuju sofa di sudut ruangan kamar inap Aya.


" siapa yang pagi pagi telpon mas ?" tanya Naya


" klien sayang " ucap Arya sambil mengelus rambut Naya.


" kebetulan klien ini baru saja datang dari luar negeri dan ingin bertemu dengan mas tapi mas ngga tega ninggalin kamu sama Aya di sini " Naya tersenyum melihat Arya yang begitu mengkhawatirkan nya.


" mas... " Naya menarik Arya agar duduk di sebelahnya dan menggenggam tangan suaminya.


" Naya bisa kok jagain Aya sendiri.. lagian kan nanti siang ibu sama mami juga datang kesini" Naya berusaha meyakinkan suaminya agar bisa menemui klien yang sudah datang jauh jauh.


Di rumah Lexi tepatnya di kamar yang menjadi saksi suara suara laknat yang terlontar dari mulut nisa yang terlena di bawah Kungkungan Lexi yang pagi ini terlihat begitu semangat.


" baby you are the best " ucap Lexi sambil terus menggempur Nisa, meski Nisa sedang hamil tapi Nisa masih sangat lihai untuk menyenangkan Lexi yang notabene sang Casanova.


Nisa tidak mau Lexi mencari wanita lain di saat tidak tidak bisa memberikan yang terbaik untuk suaminya.


cup ... Lexi mengecup puncak kepala Nisa dan memeluknya dari samping.


" mas ... Nisa mau ketemu Naya.. mas mau anter kan? ucap Nisa yang masih dalam pelukan Lexi.


" ok... untuk ratu ku mas akan melakukan semuanya " tapi pelukan Lexi harus terlepas saat mendengar seseorang mengetuk pintu kamarnya.


Lexi berjalan untuk membuka pintu agar tau siapa yang sudah mengganggu acara serangan fajar nya dengan nisa.


" maaf tuan di depan ada nona Clara .. di terima atau tidak ?? " Lexi sebenarnya sangat iba dengan keadaan Clara tapi iya pun harus memikirkan perasaan Nisa saat ini yang sudah menjadi istri dan ibu dari calon anak yang ada dalam kandungan Nisa.


" jangan biarkan Clara masuk bik.. kalo sampe bibi membiarkan Clara masuk bibi


yang akan saya hukum " ucap Lexi sambil menutup pintu kamarnya.


" siapa mas ?? tanya Nisa yang baru saja turun dari tempat tidur dengan tubuh yang hanya berbalut selimut tebal untuk menutup tubuhnya polosnya.


" ngga penting sayang. " ucap Lexi mendekat

__ADS_1


" karena yang penting adalah ini " ucap Lexi sambil menggendong Nisa menuju kamar mandi.


" mas.. kita kan mau ke tempat Naya .." Lexi mencubit pipi Nisa yang semakin chubby karena kehamilan.


" mas tau... mas cuma mau mandi bareng bertiga "


" bertiga ??" Nisa yang heran dengan ucapan Lexi tapi tak lama Nisa mengerti maksud dari bertiga.


" mas nakal ih.." ucap Nisa yang masih di gendongan Lexi.


Setelah hampir tiga puluh menit Lexi dan Nisa menghabiskan waktu di kamar mandi akhirnya mereka pun selesai dengan nisa yang marah karena Lexi mengingkari ucapannya.


" jadi ngga nih ke rumah Naya.." Lexi berusaha membujuk sang ratu agar tidak melanjutkan acara ngambeknya.


Nisa hanya mengangguk dan tersenyum meninggalkan Lexi yang sedang menghubungi Arya.


📞" halo Ar.. kamu dimana? " ucap Lexi setelah sambungan telepon nya tersambung.


📞" aku lagi di rumah sakit Aya habis di operasi kemarin, ada apa?" tanya Arya yang tidak biasanya Lexi menghubunginya.


📞" kalo Naya dimana ?? Nisa katanya kangen mau ketemu Naya " ucap Lexi menjelaskan.


📞" nay si rumah sakit Aya tidak mau jauh dari Naya "


📞" owh ok kami meluncur ke rumah sakit sekalian ada yang mau aku diskusikan dengan mu "


Arya langsung menutup sambungan telepon nya setelah mendengar nada sambungan terputus dari Lexi.


" mas mau ketemu klien jam berapa ? terus tadi siapa yang nelpon? ucap Naya yang akhir-akhir ini posesif dengan semua hal yang menyangkut Arya.


" tadi Lexi yang telpon katanya Nisa kangen sama orang yang akhir akhir ini sedikit positif"


" jadi ngga suka kalo nay nanya nanya kayak gitu ??"


✍️✍️✍️ nah kan ngambek Naya nya🤭🤭


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi.

__ADS_1


Love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2