Anakku Yang Memilih Mu

Anakku Yang Memilih Mu
waktu Kesepakatan yang sama...


__ADS_3

Adalah hak seorang istri melindungi suaminya dari lalat lalat pengganggu dan dari para ulat bulu yang selalu menempel.. karena sebesar apapun cinta wanita lain hanya seorang istri yang berhak atas seluruh yang ada dalam diri sang suami.


Setelah kedatangan Clara, Naya bertekad untuk membuat Arya jatuh cinta padanya dan akan berusaha membuat Arya melupakan cinta pertamanya.


misi Naya saat ini adalah membuat Arya benar benar menerimanya bukan sebagai pelampiasan nafsu semata karena naya masih pada prinsipnya untuk memberikan suatu hal yang berharga pada suami yang mencintainya dengan tulus.


setidaknya Naya mau jadi tempat buat Arya berkeluh kesah dan berbagi dalam berbagai hal. seperti saat ini saat dimana Arya baru saja pulang dari kantor saat jam makan malam.


" assalamualaikum " Arya memasuki rumahnya dimana terasa sepi.


" Aya... Naya... bi mur...??? kemana mereka semua..? " Arya heran karena semua lampu bahkan masih belum nyala. Arya berjalan terus menuju ruang keluarga tapi sesuai mengejutkannya dimana Naya dan Aya ada di sana lengkap dengan meja yang penuh dengan makan malam yang sangat menggugah selera ditambah lilin yang menambah suasana menjadi lebih romantis.


" mas... selamat malam...mas pasti lelah ya...??" Naya berjalan menghampiri Arya yang bergeming melihat kejutan yang nay dan Aya berikan, Naya mengambil alih tas kerja Arya dan mencium tangan Arya dengan takzim.


" mas makan dulu yu... Aya sudah nungguin mas dari tadi... !!" Arya masih diam dan hanya mengikuti kemana Naya membawanya, saat tiba di meja makan iya baru bisa tersenyum dengan kejutan yang di berikan.


" jadi siapa yang menyiapkan kejutan ini..?? " Arya menatap naya dan Aya bergantian.


" mamah pah.." Aya menunjuk mamahnya..


" Aya hanya bantu nyalain lilin, kata mamah biar lelah papah hilang saat pulang dari kantor " Arya menatap Naya di bawah remangnya cahaya lilin di meja makan.


" makasih sayang.." ucap Arya sambil mengecup tangan Naya.

__ADS_1


" sama sama mas..." Naya langsung menyiapkan makanan untuk Arya dan Aya baru setelah itu baru untuk dirinya sendiri, mereka seperti keluarga yg harmonis bahkan orang tidak akan percaya bahwa Naya baru saja lulus sekolah. setelah selesai makan malam lampu baru Naya nyalakan dan bi mur langsung merapikan bekas makan malam..


" terima kasih bi mur makan malam malam ini sangat enak.." ucap Arya


" maaf tuan yang masak mba Naya.."


" Naya ???" Arya tidak menyangka bahwa Naya bisa memasak masakan seenak ini, Arya melihat nay yang hanya tersenyum kepadanya.


" mas.. naya temenin Aya tidur dulu kasihan udah malam, udah waktunya Aya istirahat, mas juga jangan lupa bersihin diri dulu biar enak istirahat nya.." setelah mengucapkan semua itu Naya menuntun Aya menuju kamarnya tak lupa Naya membiasakan Aya untuk membersihkan diri sebelum tidur.


Naya mengajak Aya untuk bersyukur dan berdoa sebelum tidur karena itu juga yang di ajarkan ibu Hera padanya, dan itu semua tidak lepas dari penglihatan Arya.ya Arya dari tadi memperhatikan bagaimana Naya menjadi ibu dan contoh yang baik untuk Aya Bahkan dirinya sendiri pun tidak pernah mengajarkan hal hal yang seperti itu pada Aya.


' terimakasih nay kamu mau merawat dan mendidik Aya agar bisa menjadi anak yang Sholehah... aku sangat beruntung bisa memiliki mu..' setelah bergumam sambil melihat interaksi Naya dan Aya, Arya memasuki kamarnya untuk membersihkan diri sesuai perintah Naya padanya.


" sayang maaf bukannya mas ngga suka kamu kayak gini tapi mas sedikit heran kenapa kamu jadi semanis ini " Arya hanya ingin ada keterbukaan antara dirinya dan Naya. sedangkan Naya hanya tersenyum mendengar ucapan suaminya.


" jadi mas sukanya Naya seperti apa.. ??? Naya hanya berusaha menjadi istri yang berbakti dan bisa mendapatkan cinta dan kasih sayang yang sebenarnya bukan hanya sayang di bibir agar terlihat mesra di depan orang lain" ucapan Naya seperti pedang yang menghujam langsung ke jantungnya, karena apa yang Naya bilang semuanya benar.


Arya sadar panggilan sayangnya pada Naya hanya sebuah panggilan yang tidak memiliki arti apapun baginya.


" udah .. ngga usah di pikirkan ucapan nay barusan... karena nay sadar kita harus banyak saling mengenal dulu sebelum bisa saling menyayangi dan mencintai... benar kan?? "


" maaf... mas masih berusaha untuk membuka hati... "

__ADS_1


" gini deh... kita buat kesepakatan... kita akan sama sama mendekatkan diri kita masing masing selama satu bulan... tapi masih dalam batas yang wajar ya .. karena Naya tetap pada pendirian Naya yang hanya akan mengijinkan mas menyentuh Naya jika mas benar benar mencintai Naya .."


Arya mengangguk semangat karena apa yang nay mau sesuai dengan yang dia sepakati dengan Poto queenza, jika dalam satu bulan ini queenza tidak memberinya kabar maka iya akan benar benar membuka hati untuk istrinya.


karena tidak akan sulit bagi Arya mencintai Naya yang memang sekarang saja dirinya sudah sangat nyaman bila dekat dengan Naya.


" kita kan mencoba agar lebih dekat mulai sekarang, dan itu di mulai dengan..." Arya langsung merebahkan dirinya lalu menarik Naya yang otomatis menin dih Arya. wajah Naya berubah jadi merah merona karena ulah Arya.


" nay... kamu cantik kalo lagi di posisi ini, apa lagi lembah dan gunung mu yang menempel sempurna.." Naya langsung mencoba bangun setelah mendengar penuturan Arya.. tapi Arya malah mengeratkan pelukannya.


" kita kan sedang mencoba agar menjadi lebih dekat mas janji tidak akan menuntut hak mas sebelum mas mengungkapkan cinta mas padamu, tapi biarkan mas melakukan ini. kamu membuat mas nyaman saat di dekatmu..." Naya pun membiarkan posisinya seperti apa yang Arya minta karena sesungguhnya dirinya pun merasa nyaman saat di dekat Arya.


Naya merebahkan kepalanya di dada Arya dan mulai memejamkan matanya, seolah detak jantung Arya menjadi lagu penghantar tidur untuk Naya, tak butuh waktu lama Naya pun mulai tertidur.


' maaf nay... ijinkan aku menunggunya satu bulan lagi... jika sampai satu bulan ini dia tidak menemui ku atau setidaknya memberi kabar maka aku pasti akan membuka hati ini untukmu, tapi sungguh nay aku sangat nyaman bila ada di dekatmu..' gumam Arya sambil membelai rambut Naya. tanpa Arya tau Naya Naya masih bisa mendengar dengan jelas semua ucapan Arya.


' aku akan pastikan kamu bisa membuka hatimu untukku sebelum satu bulan ini berakhir.. karena aku ini istrimu mas... meski hubungan kita masih sangat rapuh tapi aku akan berjuang agar bisa memperkokoh hubungan kita ' ungkapan hati Naya saat berada di pelukan Arya setelah mendengar gumaman Arya.


✍️✍️✍️ apa waktu sebulan bagi Naya cukup untuk bisa menaklukan Arya sedangkan Clara saja yang sudah bertahun-tahun sampai saat ini masih belum berhasil..!!!🤔🤔🤔


pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya


jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya

__ADS_1


love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2