
" pih Naya kenapa " tanya mami Nilam yang melihat Naya dengan wajah berlinang air mata.
" salah paham mih " ucap Arya yang langsung menyusul Naya menuju kamar mereka.
" pih .." seolah tak puas dengan jawaban dari Arya mami kembali memanggil suaminya agar bisa menjelaskan apa yang terjadi.
" queen kembali.. dan ingin dekat dengan Aya" mami Nilam hanya menghela nafas mendengar ucapan suaminya.
" dan parahnya Arya bilang jika Queen mempunyai hak atas Aya " mami Nilam terduduk mendengar penjelasan terakhir suaminya.
" wajar jika nay tersinggung atau marah " mami Nilam sengaja menjeda ucapannya kala melihat tatapan papi Arga.
" dia mengorbankan masa mudanya untuk bisa memenuhi permintaan Aya, bahkan iya mengorbankan beasiswa kuliah nya untuk bisa menggantikan posisi Arya di kantor selama Arya sakit "
Raka dan papi Arga pun kini paham dengan semua yang di rasakan naya karena memang sangat wajar jika Naya bersikap seperti itu terlebih hormon kehamilannya sangat mudah mempengaruhi nya.
Sedangkan Aya hanya diam tapi telinganya begitu tajam mendengarkan setiap ucapan papi dan mami nya.
" baik pak.. sebaiknya saya lebih dulu berangkat ke kantor, karena seperti nya pak Arya akan membutuhkan waktu untuk bisa meyakinkan Naya " pamit Raka pada semuanya.
Di kamar Arya berusaha meyakinkan Naya yang telah salah paham dengan semua yang di dengarnya.
" yang... kamu kenapa ??" naya hanya menggeleng
" kamu marah sama ucapan mas tadi ??" Naya kembali menggeleng.
" terus kamu kenapa naya sayang.." ucap Arya yang bingung karena Naya tidak mau menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.
" Naya hanya ingin sendiri.." ucap Naya sambil merebahkan tubuhnya lalu memiringkan badannya mencari posisi ternyaman dalam hidupnya.
Tapi sebelum Naya menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut, Naya kembali membuka suara.
" maaf jika Naya belum bisa jadi ibu dan istri yang baik untuk Aya dan juga untuk mas "
Setelah mengucapkan itu Naya langsung menutup semua tubuhnya dengan selimut.
Arya hanya terdiam menyesali setiap ucapan yang iya lontarkan tadi.
__ADS_1
Arya malah ikut masuk kedalam selimut memeluk Naya dari belakang berharap Naya bisa lebih tenang dengan pelukannya.
sampai dering ponsel arya terus mengusik usaha Arya untuk menenangkan Naya.
Arya pun keluar dari dalam selimut dan melihat siapa yang menelpon nya pagi pagi.
" queen ??" Naya yang masih berada di dalam selimut hanya bisa meneteskan air matanya mendengar jika yang menghubungi suaminya adalah queenza orang yang pernah di cintai oleh suaminya sendiri.
Tak ingin membuat Naya kembali salah paham, Arya sengaja keluar dari kamar mereka menuju ruang kerja papinya. tapi tanpa Arya sadari perlakuan Arya itu malah membuat Naya semakin salah paham.
' apa dia masih sangat penting di hatimu mas .. sampai sampai kamu tidak ingin semua pembicaraan mu di lakukan di kamar ini ' gumam Naya dalam hati.
" halo queen " ucap Arya Setelah sampai di ruang kerja papi arga.
" Ar..aku sudah di Indonesia, apa hari ini aku bisa menemui mu dan juga Aya " ucap queen yang tidak sabar ingin bertemu Arya.
" aku masih di rumah dan Aya juga sebentar lagi akan berangkat sekolah "
" atau aku datang saja ya ke rumah mu.." sungguh Queen sangat tidak sabar ingin bertemu Arya tapi tidak pada Aya.
" tidak ' ucap Arya lantang.
setelah mengucapkan itu Arya langsung menutup sambungan telepon nya, memikirkan apa yang harus dia lakukan ya ke depan. jangan sampai apa yang iya lakukan malah menjadi bumerang untuk rumah tangga sendiri.
Arya pun keluar dari ruang kerja papi nya tapi langsung di hadang oleh mami Nilam.
" Arya.. mami mau bicara !!" Arya hanya mengikuti kemana maminya melangkah, sampai mami Nilam menghentikan langkahnya di gajebo samping rumah tempat favorit mami Nilam kala sedang bersantai.
" gimana apa Naya mau bicara ?" Arya hanya menggeleng tapi tak lama Arya mengingat apa yang di ucapkan Naya.
" Naya hany mint maaf tidak bisa menjadi ibu dan istri yang baik buat Aya dan Arya "
Mami Nilam hanya bisa menghela nafasnya melihat ketidakpekaan Arya terhadap istrinya.
" Ar apa kamu ingat saat pertama kamu meminta Naya menjadi ibu untuk Aya, berapa usianya saat itu ?" Arya langsung menatap maminya karena heran dengan pertanyaan yang di lontarkan maminya.
" apa kamu ingat jika Naya sudah pernah mendaftar kan diri di perguruan tinggi degan jalur beasiswa ?" Arya pun menggeleng karena untuk yang satu ini iya tidak mengetahui nya.
__ADS_1
" Naya mengorbankan masa mudanya dan cita cita nya untuk memenuhi permintaan Aya dan kamu untuk menjadi ibu dan istri untuk Aya dan untuk kamu "
degg
Arya kini menyadari jika Naya juga banyak berkorban untuk Aya dan untuk nya, bahkan Naya begitu sabar dan setia menemani nya saat dirinya sedang tidak bisa berjalan.
" apa kamu yakin jika Queen benar benar menginginkan Aya atau ada tujuan lain dia menghubungi kamu?" Arya hanya bisa diam karena dia jug masih ragu dengan ucapan Queen.
' maaf den.. di depan ada wanita yang mencari aden " ucap bi mur yang sebenarnya tau siapa yang mencari Arya.
Arya pun menuju ruang tamu di ikuti mami Nilam sedangkan bi mur segera membuat kan minum untuk tamu.
" queenza?? " ucap Arya yang masih hafal dengan bentuk tubuh mantan kekasihnya ini meski posisi queen membelakangi nya.
Queen melangkah mendekati Arya dan tanpa rasa malu dan canggung queen memeluk dan mencium pipi Arya seperti yang biasa iya lakukan di luar negeri.
Dan di saat yang bersamaan Naya sedang menuruni tangga menuju ruang makan, Naya hanya bisa menunduk kan wajahnya melewati Arya yang masih tak bergeming di peluk queen.
"sayang.. " Arya mendorong tubuh queen agar bisa terlepas dari pelukan queen dan mengejar Naya menuju ruang makan keluarga.
Papi Arga hanya diam bahkan cenderung membuang muka pada queen yang tidak punya rasa malu bertamu dengan pakaian super seksinya.
" Aya mau makan sama apa ??" ucap nay yang hendak bersiap mengambilkan anaknya makanan yang sudah tersedia di meja makan.
Tapi tanpa di duga queen maju dan mengambil alih piring yang di pegang Naya untuk Aya.
" biar aku saja, kamu tidak usah repot-repot mulai sekarang untuk mengurus segala keperluan Aya dan juga Arya karena aku telah kembali " ucap queen penuh percaya diri.
Papi Arga yang tidak terima Naya di perlakukan seperti itu langsung menggebrak meja makan membuat sebagian makanan berhamburan.
Sedangkan Arya langsung menarik tangan queen untuk keluar dari rumahnya.
" apa ini cara kamu untuk dekat dengan Aya ?? atau tujuan kamu kesini hanya untuk mengganggu rumah tangga ku dengan Naya ??
✍️✍️✍️ Pagi yang penuh berkah ..semangat dan sukses selalu untuk semua yang msih setia membaca cerita receh R-kha 😘😘
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya.
__ADS_1
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi.
Love you moreeeee 😍😍🌹