
Satu jam sudah Arya menuju kota c dimana Naya berada namun tiba tiba saja Arya baru menyadari jika ada mobil yang sedari tadi mengikutinya mulai dari rumah pak dimas,
' ya Allah apa lagi ini.. tolong lindungi hamba ya Allah dan biarkan hamba sampai pada Naya sesuai degan waktu yang di berikan Naya ' doa Arya dalam hatinya.
Arya melajukan mobilnya lebih kencang lagi meninggalkan mobil yang masih berusaha mengikutinya. namun karena jalanan yang mulai di guyur hujan membuat Arya terpaksa memelankan laju mobilnya untuk mengurangi resiko yang bisa terjadi.
kini Arya sudah sampai di kota c hanya tinggal mencari alamat rumah temannya Naya, mau tidak mau Arya mengandalkan GPS berharap GPS-nya bisa di ajak kerja sama dan tidak menyesatkan nya.
Arya pun tiba di depan rumah Anisa tepat lima belas menit sebelum jam dua belas malam, Arya mencoba mengatur nafasnya dan merasa bersyukur karena bisa sampai tepat waktu.
Arya pun turun dari mobil untuk menuju rumah teman Naya.
tok tok tok
" nay... ini mas..." Arya mencoba memanggil Naya
" nay... " Arya mencoba membuka handle pintu tapi alangkah terkejutnya Arya saat mendapati pintu itu tidak di kunci. Arya membuka lebar pintu rumah Nisa tapi di dalam gelap dan berantakan, Arya berteriak memanggil Naya bahkan kini pikiran buruk sudah mulai menghampiri Arya.
" tolong...." ucap lirih seseorang dari dalam rumah, Arya yang mendengar suara itu langsung menyalakan lampu dan mulai mencari asal suara.
Alangkah kagetnya Arya melihat seorang wanita yang tergeletak lemah dengan luka lebam dengan sudut bibir yang pecah.
" mba..mbak kenapa ?? dimana Naya ?? " Arya panik karena hanya menemukan wanita itu saja.
" Naya.. lari keluar .. tapi saya tidak bisa menahan orang itu " meski dengan suara yang lemah Nisa mencoba memberitahu keberadaan naya.
" Naya lari kemana ?? Nisa hanya menunjuk ke arah pintu belakang.
Arya langsung bangkit dan berlari menuju pintu yang tadi Nisa tunjuk berharap Naya baik baik saja.
" nay... kamu dimana?? Arya berteriak mencari keberadaan Naya berharap Naya masih berada di dekat sini dan bisa mendengar suaranya.
" nay... mas di sini... " Arya terus berlari di sekitar kebun singkong yang ada di belakang rumah Anisa, Arya terus menelusuri kebun singkong itu dengan harapan Naya masih ada di sana dan dalam keadaan selamat.
__ADS_1
srekkk.. Arya yang mendengar suara itu langsung mencari asal suara berharap itu adalah Naya yang sedang bersembunyi. dan benar saja Arya melihat Naya yang sedang meringkuk di sudut dekat gubuk di pojok kebun singkong warga.
" nay... " Arya langsung memeluk dan mencium puncak kepala Naya bersyukur bisa menemukan Naya dalam keadaan baik baik saja.
Naya yang tau bahwa yang memeluknya adalah Arya suaminya langsung membalas pelukan Arya begitu erat..
" mas... nay takut... " ucap Naya dengan suara parau, meski Naya jago bela diri tapi yang di hadapinya tadi bukan lah orang sembarangan karena di tambah kondisinya yang sedang mengandung membuat Naya tidak bisa maksimal dan memilih lari.
" semuanya sudah aman sayang.." ucap Arya masih memeluk Naya.
Arya mengendong Naya ala bridal style karena tubuh Naya yang masih bergetar dan mungkin syok.
" mas.. nisa gimana..??" Naya yang mengingat temannya yang berusaha melindungi nya bahkan Nisa menjadikan dirinya sebagai tameng saat para penjahat ingin membawa Naya
" tadi dia masih sadar.. kita kerumah sakit ya.." ucap Arya masih menggendong Naya menuju mobilnya, setelah meletakan Naya di jok bagian depan Arya berbalik menuju rumah Nisa karena Naya masih menanyakan temannya itu.
Arya kembali ke tempat dimana tadi dia menemukan Nisa yang tergeletak.
" mba..." Nisa membuka mata setelah melihat orang yang di yakini suami Naya.
Arya langsung berlari ke bagian kemudi samping Naya yang kini kembali memejamkan matanya.
" nay.. sadar nay... bertahan sayang.." ucap Arya sambil menggenggam tangan Naya dan mencium cium tangan Naya berharap Naya masih bisa merespon nya, sedangkan Naya hanya bisa mengangguk.
Arya mulai melajukan mobilnya menuju rumah sakit yang tadi dia lewati saat akan menuju rumah Nisa. dan tak buruh waktu lama mobil yang Arya kemudikan kini sudah sampai di depan rumah sakit.
Arya memutari mobilnya membuka pintu mobil Naya dan kembali menggendong Naya ala bridal style menuju ruang pemeriksaan, dan saat melewati security Arya juga memberi tahu jika masih ada satu pasien yang masih berbaring di dalam mobil.
Dengan sigap security dan seorang perawat membawa kursi roda untuk membawa pasien yang di sebutkan Arya tadi. Nisa yang masih tersadar di bantu perawat untuk duduk di kursi roda yang langsung di bawa ke ruang pemeriksaan tepat di samping Naya .
Arya terpaksa menunggu di luar agar dokter bisa leluasa memeriksa keduanya, sambil menunggu dokter selesai memeriksa Arya mencoba menghubungi ayah Dimas berharap masih terjaga.
📞📞📞 kringggg
__ADS_1
📞📞📞 kringggg
📞" halo Arya ada apa ?? kenapa nelpon bapak malam malam...?? Naya ngga papa kan??" pak Dimas tiba tiba saja khawatir karena Arya menelpon nya malam malam.
📞" Naya pak.. rumah teman Naya di serang orang tidak di kenal.. Arya ngga tau bagaimana persisnya kejadian itu tapi sekarang Naya sedang di periksa di rumah sakit tak jauh dari rumah teman Naya itu " Arya menjelaskan yang dia tau karena dirinya pun belum tau kejadian sebenarnya seperti apa.
📞" ya Allah.. terus bagaimana keadaan Naya dan Nisa..??
📞" mereka berdua masih di periksa dokter pak.." ucap Arya.
" keluarga nyonya Naya.." ucap seorang perawat.
" saya sus.." ucap Arya sambil mendekat ke arah ruang pemeriksaan Naya dan temannya itu.
📞" pak nanti Arya kabarin lagi ya..dokter sudah manggil Arya.."
📞" ya sudah nanti bapak sama ibu ke sana..
Arya langsung menutup sambungan telepon nya dan berjalan memasuki ruang perawatan Naya dan menanyakan keadaan istrinya pada dokter yang memeriksa Naya.
" dok bagaimana keadaan istri saya..??"
" Alhamdulillah nyonya Naya baik baik saja dan kandungannya juga sehat.. hanya saja ada memar di bagian betis dan paha bawah akibat benda tumpul.. "
" ya Allah.. "antara lega dan juga khawatir karena mendengar nay yang mendapat memar .
" tapi sebaiknya malam ini nyonya Naya dan temannya istirahat di sini setidaknya sampai besok siang.."
" baik dok.."
✍️✍️✍️ pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya
jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi
__ADS_1
love you moreeeee 😍😍🌹