Anakku Yang Memilih Mu

Anakku Yang Memilih Mu
Cinta atau obsesi


__ADS_3

Arya langsung menarik Naya menuju kamar mereka, Arya menuntun Naya untuk duduk di tempat tidur sedangkan berlutut di depan Naya dengan tangan yang berada di atas paha Naya.


" mas.. jangan seperti ini " Naya mencoba membangunkan Arya yang berlutut di hadapannya tapi Arya menggeleng lalu menggenggam tangan Naya.


" kamu kenapa sayang..?" Arya menatap mata Naya menyelami apa yang sedang di pikiran dan di rasakan Naya.


" Naya ngga ada masalah, Naya hanya ingin di antara kita ada keterbukaan dan kepercayaan tapi jika mas tidak mau melakukan itu nay sama sekali tidak keberatan toh sendiri nanti yang akan rugi " ucap Naya sambil membelai rambut Arya sedang Arya hanya diam menikmati belaian tangan Naya.


akhirnya Arya pun menceritakan apa yang di ceritakan queen saat di taman rumah sakit dari awal sampai akhir tapi Arya lupa dengan kejadian saat di lobi rumah sakit dimana queen memeluknya.


Naya hanya melihat Arya seolah mencari kejujuran di sana.


" hanya itu " ucap Naya seolah belum puas dengan penjelasan Arya, Arya pun mencoba mengingat apa ada yang terlewat dan dirinya baru sadar ada yang terlewat saat Naya memperlihatkan Poto yang di kirim seseorang padanya.


" sayang... sungguh mas ngga tau kalo queen ada disana !" Arya menatap Naya dan mengeratkan genggaman tangan nya.


" bahkan tak lama setelah queen memeluk mas tiba tiba saja ada segerombolan wartawan dan dengan mudahnya queen berbicara bahwa kami berpacaran dan akan menikah.." Naya melebarkan matanya mendengar queen mengucapkan semua itu terlebih di depan wartawan tapi tiba tiba saja Naya merasakan ada yang janggal dari apa yang di ceritakan Arya.


" tunggu mas.. kenapa semuanya seperti sudah di rencanakan??" Arya yang mendengar ucapan Naya pun merasakan hal yang sama.


" iya sayang, tapi kita lihat akan seperti apa queen memainkan rencananya yang pasti mas ngga mungkin kembali padanya " Arya mencoba meyakinkan Naya tapi Naya tidak merespon ucapan Arya


" yang... meski awal pernikahan kita karena keinginan Aya bahkan Aya sendiri yang memilih kamu untuk jadi ibunya tapi mas sekarang bersyukur karena pilihan Aya memang yang terbaik buat mas dan tentunya buat Aya juga, kamu percaya kan ??" Naya hanya mengangguk.


Arya pun langsung menenggelamkan wajahnya di perut Naya sambil mengelus elus perut Naya.


" semoga di dalam sini sudah ada Arya junior" Naya memalingkan wajahnya mendengar harapan Arya.


" hei kenapa..?? " kala Arya melihat wajah naya.


" kalo misalnya nay ngga langsung hamil !!" Arya segera meletakkan jari telunjuk nya di bibir Naya agar Naya tidak melanjutkan ucapannya.


" sayang jangan bicara seperti itu, yang penting kita selalu berusaha dan tinggal pasrah kan semuanya pada sang maha pencipta ok " Naya hanya mengangguk dan memeluk Arya yang kini berdiri di hadapan.

__ADS_1


" jadi malam ini mau tidur di sini atau di kamar Aya?? " ucap Arya


" kita sama sama tidur di kamar Aya aja ya.. biar Aya tidak merasa sendiri apalagi sekarang Aya baru aja sehat.." tanpa menunggu Arya menggenggam tangan Naya dan menuntun nya menuju kamar Aya sesuai dengan permintaan sang ratu.


" makasih ya bi udah nemenin Aya " acap Naya setelah masuk ke kamar Aya.


" iya mba " jawab bi mur


" mba ? " tanya Arya pada Naya dan bi mur sontak bi mur ketakutan jika salah memanggil majikannya


" mas.. Naya sendiri yang nyuruh bi mur manggil mba ke Naya.. ngga papa kan ??" ucap Naya sambil mengelus tanga Arya


" ya sudah.. makasih Bi .. bibi bisa istirahat sekarang " Arya mengucapkan itu sembari duduk di tempat tidur Aya.


" sayang kok belum tidur??" Arya membelai gadis kecilnya yang masih terlihat lemas.


" nungguin mamah !!" Aya melihat ke arah Naya


" mamah jadi kan bobo di sini nemenin Aya..?" ucap Aya penuh harap.


Naya pun melangkah ke tempat tidur Aya dimana Aya menjadi pemisah antara Arya dan Naya. tak menunggu lama mereka bertiga sudah terbang ke alam mimpi setelah Melewati hari yang sangat melelahkan dan menegangkan.


Di waktu yang sama di sebuah rumah queen sedang duduk di sofa keluarga dimana di depannya ada wanita yang menjadi dalang drama di rumah sakit tadi sore, ya siapa lagi kalo bukan Clara.


Terkadang cinta bisa membutakan mata seseorang dan membuat seseorang menghalalkan segala cara agar tujuannya tercapai. dan itu yang kini di lakukan Clara ditambah kekuasaan orang tua nya membuat Clara menjadi pribadi yang egois.


" Ra apa ini tidak keterlaluan ? harus nya kamu ikhlas, aku sudah memberimu waktu empat tahun untuk bisa mendekati Arya. tapi jika memang Arya tidak mencintai mu ya kamu harus menerima " queen mencoba menasehati clara.


" ini semua salah kamu !!" ucap Clara sambil menunjuk wajah queen.


" andai waktu itu kamu tidak menggagalkan rencana ku menjebak Arya, Arya pasti sekarang jadi milik aku !!" ucap Clara emosi


" dan satu lagi salah kamu " masih dengan tangan yang menunjuk wajah queen.

__ADS_1


" jika saja kamu tidak melahirkan anak itu Arya tidak mungkin menunggu kamu untuk kembali "


" kalo Arya nunggu aku ya salah dia lagian aku juga tidak mau punya anak penyakitan seperti itu " ucap queen meyakinkan Clara.


" sudah lah sekarang kamu harus bantu aku menghancurkan rumah tangga Arya dan Naya, jika perlu kita lakukan cara yang sama seperti lima tahun lalu " ucap Clara sambil tersenyum devil.


" gila !! kamu benar benar gila Ra " queen pun meninggalkan Clara menuju kamarnya maksudnya kamar yang sudah di siapkan clara.


' tapi jika harus menggunakan cara seperti lima tahun lalu maka aku sendir yang akan melakukan nya dan aku pastikan kamu tidak akan bisa menggagalkan rencana ku lagi ' gumam Clara sambil melihat ke arah queen yang pergi ke kamar nya.


Di kamar queen sendiri tidak mengerti dengan jalan pikiran Clara saat ini, dan kini iya yakin jika apa yang di rasakan Clara pada Arya bukan lagi cinta tapi obsesi gila dari seorang wanita.


' Ra apa ngga ada laki laki yang bisa kamu kejar atau kamu goda, sampai sampai kamu jadi seperti ini " Queen pun mengingat beberapa hari lalu saat Clara menghubunginya.


flashback satu Minggu lalu


πŸ“žπŸ“žπŸ“ž kringggg


πŸ“žπŸ“žπŸ“ž kringggg


queen hanya melihat sekilas siapa yang menelpon tapi dering telepon terus mengganggu nya dengan sangat terpaksa queen mengangkat telepon nya


πŸ“ž" halo.. " queen hanya diam


πŸ“ž" hei jawab apa lo sudah lupa sama gue " ucap Clara karena queen tidak menjawab panggilan Clara.


πŸ“ž" gue tau Lo di sana !! jangan sampe gue sebarkan video syur Lo sama bule bule piaraan lo itu " queen tercengang dengan apa yang Clara tau tentang kehidupan nya di luar negeri


✍️✍️✍️nah kan disini yang jahat Clara atau queen sih..?? apa dua duanya sama sama gila ??


pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya

__ADS_1


love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2