
" ay.. Aya.. senja mana ?" ucap pak Fadhly mengeraskan suaranya.
" senja tertidur setelah makan siang tadi di rumah saya "
Setelah mengucapkan itu semua Aya langsung mematikan sambungan telepon dari pak Fadhly tanpa iya sadari karena dirinya yang masih mengantuk.
Pak Fadhly yang merasa sambungan telepon nya di matikan sepihak oleh Aya hanya bisa memejamkan matanya saat memikirkan kedekatan yang mulai terjalin antara senja dan murid nya.
' yang.. apa ini memang sudah waktunya untuk aku kembali membuka hati untuk seorang wanita, senja sangat menyukai Aya bahkan iya sangat gigih untuk mendekati Aya. tolong beri aku petunjuk jika memang kamu meridhoi aku untuk bisa dekat dan menjalin hubungan dengan Aya ' gumam pak Fadhly dalam hati.
Pak Fadhly mencoba mencari data diri siswa di komputer sekolah agar bisa menemukan alamat Aya tau Kanaya. dan tak butuh waktu lama pak Fadhly pun sudah menemukan alamat yang di maksud.
Tanpa membuang waktu pak Fadhly langsung mengambil tas kerjanya menuju rumah Aya karena waktu sudah menunjukan pukul dua siang, Hanya butuh waktu tiga puluh menit pak Fadhly kini sudah ada di depan rumah Aya yang terlihat besar dan megah.
' sayang kenapa kamu memilih Aya untuk menjadikan dia bunda kamu, semoga kamu berubah pikiran setelah ini dan tidak meminta Aya untuk jadi bunda kamu lagi ' ucap pak Fadhly sambil melihat rumah Aya dari dalam mobil.
Tin... tin... tin...
suara klakson mobil di belakang mobil Fortuner milik pak Fadhly berbunyi karena mobil pak Fadhly menghalangi jalan papa Arya untuk masuk ke rumahnya.
Papa Arya Langsung melajukan mobilnya setelah di beri jalan, ya papa Arya pulang karena sekalian menjemput kala pulang dari les di sekolah nya.
" pak itu mobil siapa kenapa dari tadi seperti melihat ke arah rumah kita ?" tanya kala yang merasa curiga apalagi orang yang ada di dalam mobil tidak kunjung turun.
" kala masuk aja dulu, biar papa yang cek " setelah mengucapkan itu Arya langsung mengecek mobil yang memang masih terparkir di depan rumahnya tanpa ada pergerakan dari dalam.
tok tok tok
Papa Arya langsung mengetuk kaca jendela mobil Fortuner hitam itu dan tak lam pemilik mobil itu pun turun dan langsung menghampiri Arya yang masih berdiri di samping pintu mobilnya.
" maaf anda siapa ? dan kenapa mobil anda berhenti di depan rumah saya begitu lama ? apa ada masalah ?" ucap Arya sopan.
" maaf saya mau ketemu Aya atau Kanaya anak SMA harapan kelas sebelas " ucap pak Fadhly berharap orang yang berada di hadapannya itu bukan ayah dari Aya.
__ADS_1
" ada perlu apa anda bertemu anak saya ?" ucap Arya sedikit curiga pada orang di hadapannya itu.
" maaf pak saya wali kelas Aya di sekolah, kenalkan nama saya Fadhly Nugraha " ucap pak Fadhly sambil mengulurkan tangannya yang langsung di sambut oleh Arya.
" oh... mari silahkan masuk, kira bicara di dalam saja " ucap Arya sambil mempersilahkan Fadhly untuk masuk ke dalam rumahnya.
" assalamualaikum.. " ucap Arya saat memasuki rumahnya yang langsung di sambut hangat oleh Naya istri tercintanya.
" pah itu siapa ?" tanya Naya yang tidak mengenali wali kelas Aya.
" oh.. ini wali kelas Aya, Aya dimana yang ?" tanya Arya yang melihat rumahnya sangat sepi.
" Aya tidur kayaknya yah sama senja " ucap Naya sambil mengambil tas kerja milik Arya dan menuju ruang keluarga.
" silahkan duduk dulu pak Fadhly nanti Aya akan di bangunkan dulu sama istri saya " ucap papa Arya mempersilahkan wali kelas putrinya untuk duduk di ruang tamu rumahnya.
Sedangkan dirinya menyusul istri nya menuju ruang keluarga.
" yang anak kecil yang tadi di suapi Aya siapa?" tanya Arya yang baru ingat dengan video yang di kirim Naya sebelum dirinya menjemput kala.
" calon cucu papa " bisik Naya sambil mencium pipi suaminya setelah itu Naya langsung berjalan menuju kamar anak gadisnya.
" calon cucu ? " Arya langsung teringat lelaki yang ada di ruang tamu nya yang masih menunggu Aya.
" apa dia ayahnya anak kecil itu ? terus apa dia duda?" Arya menggeleng kan wajahnya tak bisa membayangkan jika Aya akan bernasib sama seperti Naya istrinya yang menikah di usia muda dengan duda anak satu.
' semoga apa yang mamamu alami tidak di alami kamu sayang ' gumam Arya saat melihat istri dan putri kecilnya yang sudah menjadi gadis remaja yang manis.
" pah " Aya mencium tangan papanya yang sedari tadi menatapnya.
" pak kenapa liatin Aya kayak gitu ?" ucap Aya karena papahnya masih terus melihat ke arah dirinya.
" di depan ada wali kelas kamu sayang, memang kamu buat masalah di sekolah ?" tanya papa Arya berusaha mengalihkan pikiran nya.
__ADS_1
" pak Fadhly ?" ucap Aya sambil berjalan tergesa menuju ruang tamu tapi iya lupa pada pakaian yang iya gunakan Dimana Aya hanya menggunakan celana jeans yang di potong jadi setengah paha dengan atasan yang sedikit longgar tapi iya potong pas di pusar.
Baru saja Naya dan Arya mau memanggil Aya untuk mencegah nya tapi Aya terlanjur lari ke arah ruang tamu dimana pak Fadhly sedang duduk menunggunya
" pak Fadhly ?" suara Aya membuat Fadhly mengalihkan pandangan nya ke arah Aya yang malah membuat darah mudanya kembali berdesir, tapi tak lama pak Fadhly menundukkan pandangan nya saat sesuatu di bawah sana terusik melihat pemandangan indah yang tak sengaja di sajikan Aya pada gurunya.
" maaf Aya.. sebaiknya kamu pakai pakaian yang lebih sopan apa lagi di depan laki laki " ucap pak Fadhly mengingatkan.
Aya yang mendengar ucapan pak Fadhly langsung melihat ke arah penampilan nya dan langsung berlari kembali masuk menuju kamar nya.
" maaf kan Aya ya pak Fadhly, tadi saya mau manggil Aya untuk mengganti pakaiannya dulu tapi dia malah langsung jalan " ucap pak Arya yang merasa tidak enak saat gurunya melihat penampilan anaknya seperti itu.
" saya yang minta maaf pak karena sempat melihat apa yang tidak seharusnya saya lihat" ucap Fadhly.
" oh iya maaf sebelumnya, apa tujuan bapak datang ke rumah kami ? apa Aya buat masalah di sekolah ?" tanya Arya yang merasa sedikit penasaran dengan kedatangan guru putrinya ke rumah.
" maaf jika kedatangan saya membuat bapak khawatir.. saya datang kesini hanya untuk menjemput putri saya yang kebetulan ingin ikut sama Aya " ucap pak Fadhly yang mengerti rasa kekhawatiran seorang ayah pada putrinya.
" oh.. anak kecil itu putri anda ? lalu di mana ibunya sampai dia harus ikut anda mengajar ?" tanya papa Arya yang masih ingin meyakinkan kecurangan di hatinya.
" saya duda pak, istri saya meninggal saat melahirkan senja " ucap pak Fadhly yang tak ingin ayah dari muridnya berpikiran buruk tentang dirinya.
" ayah...
✍️✍️✍️ nak Fadhly udah ketemu papa Arya aja.. apa yang akan di ucapkan setan kecil yang berwujud anak kecil cantik itu di depan papa Arya ??🤔🤔
Senin barokah... boleh dong kali kali minta bunganya 🌹🌹🌹
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi.
Love you moreeeee 😍😍😍
__ADS_1