
Lexi yang tau jika Nisa masih trauma akan apa yang di lakukan nya dulu, bahkan Lexi belum mendapatkan malam pertama nya bersama Nisa
flashback on
Malam dimana Nisa dan Lexi kini telah resmi menjadi suami istri, Lexi sengaja langsung memboyong Nisa untuk tinggal di rumah nya.
" yang.. mulai saat ini kamu tinggal di sini ya, soal rumah kamu biar mas suruh orang untuk merawat nya ya " ucap Lexi sambil memeluk Nisa
Nisa yang baru ini di peluk laki laki setelah kejadian kelam merasakan panas dingin bahkan keringat mulai bercucuran. Lexi yang melihat perubahan dalam diri Nisa menyadari ada yang tidak baik dalam diri Nisa.
" sayang kamu ngga papa ? tanya Lexi panda Nisa yang masih mengelus keringat dingin.
" maaf " Nisa mencoba mengurai pelukan Lexi tapi lexi memeluknya begitu erat karena yakin jika Nisa memiliki trauma akibat malam kelam itu.
" yang.. aku suami kamu, dan aku tidak akan melukai kamu atau menyakiti kamu " ucap Lexi sambil mengecup kening Nisa bahkan pelukan masih iya berikan berharap bisa membuat Nisa terbiasa pada harum tubuhnya.
" kamu harus bisa melawan rasa takut mu nis, karena mulai sekarang tidak akan ada yang akan menyakiti kamu. mas janji " ucap Lexi yang masih memeluk Nisa.
Nisa mencoba memejamkan matanya menuruti apa yang di ucapkan Lexi, Nisa menghirup dalam harum tubuh lexi dan mengingatnya dalam memori terdalam.
Tapi tiba tiba Nisa terdiam karena memorinya menangkap jika harum tubuh ini tidak asing dalam ingatannya. hingga suara Lexi menyadarkan Nisa dari lamunannya.
" yang.. " Lexi mendekat kan bibirnya pada bibir Nisa namun Nisa menutup mulutnya yang hampir menempel pada bibir Lexi.
Lexi dengan lembut menurunkan tangan Nisa yang menutupi bibirnya. tatapan Lexi yang begitu lembut membuat Nisa memejamkan matanya berusaha menerima apa yang akan Lexi lakukan.
Lexi mulai menempelkan bibirnya pada Nisa tapi Nisa hanya bersikap pasif tanpa membalas apa yang di lakukan Lexi padanya.
" kita akan melakukannya perlahan, satu yang harus mulai kamu tanamkan dalam hati dan pikiran kamu jika mas ini suami kamu yang tidak akan menyakiti ataupun melukai kamu " ucap Lexi di akhiri kecupan di kening Nisa.
flashback off
__ADS_1
Semenjak saat itu Lexi dengan sabar mendekati Nisa bahkan dalam tiga hari ini dirinya hanya bisa sebatas berci uman dan menguasai tubuh bagian atas sampai ke perut Nisa. ( cie Casanova lagi puasa 🤭😜😜)
Di rumah Arya dimana pak Dimas dan papi Arga sedang berbincang sedangkan para istri sedang bermain dengan cucu mereka, Arya yang baru saja keluar dari kamarnya dalam keadaan yang lebih segar.
Ya gimana ngga segar setelah satu Minggu berpuasa Naya membantunya untuk mendapatkan pelepasan dengan bantuan tangan dan mulut Naya.
Papi dan pak Dimas yang melihat Arya yang begitu segar di tambah rambutnya yang masih basah bisa menebak apa yang sudah di lakukan anak dan menantunya.
" Ar jangan terlalu memaksakan diri, ingat kamu masih dalam masa pemulihan. apa lagi kalo kamu masih dalam perawatan " papi Arga mengingatkan anaknya.
" iya pih Arya tau " Naya yang baru saja keluar kamar dalam keadaan segar pun merasa sedikit malu akan apa yang di ucapkan papi Arga pada suaminya.
" sudah sayang jangan di ambil pusing ucapan papi, dia hanya tidak ingin terjadi sesuatu pada kalian berdua " ucap mami Nilam menenangkan menantu nya.
" iya mih " ucap Naya yang baru saja bergabung dengan yang lain.
" nay bapak sama ibu pulang dulu ya.. kamu jaga kehamilan kamu baik baik jangan terlalu capek " Bu Hera mengingatkan anak perempuan nya.
" nay kamu serius mau gantiin mas ke kantor ? ucap Arya setelah mereka selesai makan malam dan kini mereka semua sedang berada di ruang keluarga.
" iya mas, itu pun kalo mas percaya sama naya " Naya tau bukan Arya tidak mengizinkan nya bekerja tapi mungkin hanya khawatir akan interaksi Naya dan Raka yang akan semakin intens.
" mas percaya sama kamu, dan mas yakin jika Raka bisa mengajari kamu dengan cepat " ucap Arya yang tidak ingin merusak mood istrinya.
" mah pah bobo yu Aya ngantuk " ucap Aya yang memang selalu tidur setelah makan malam.
Naya pun mendorong kursi roda Arya menuju kamarnya di ikuti Aya setelah berpamitan dengan papi maminya.
' maaf kan mas nay ' ucap Arya lirih.
" nay ngga suka denger mas bicara seperti itu, ini kewajiban nay sebagai istri mas " ucap Naya sambil membantu Arya pindah ke tempat tidur.
__ADS_1
" nay apa kamu tau siapa dalang dari kecelakaan dan penculikan mas ?" tanya Arya yang sebenarnya begitu penasaran sejak dirinya siuman setelah kejadian itu.
Naya hanya mengangguk tapi dirinya enggan menceritakan nya pada Arya yang pasti akan membuat Arya tidak fokus akan kesembuhan nya.
" mas Naya tau siapa orangnya tapi untuk saat ini biarkan itu jadi urusan papi aja yang harus mas pikirin cuma kesembuhan mas aja ya " ucap Naya sambil menyelimuti tubuhnya dan juga Arya.
Jika kalian pikir posisi Aya akan berada di tengah tengah antara Naya dan Arya kalian salah karena Arya ingin tidurnya sambil memeluk Naya jadi Arya menyuruh Aya untuk tidur di pinggir dekat tembok yang sudah di halangi guling.
Jika pagi pagi sebelumnya Naya selalu saja mengalami morning sickness, kini mungkin karena hari pertama Naya mulai bekerja ditambah tidurnya yang cukup dengan bonus pelukan Arya semalaman membuat pagi hari Naya begitu ceria.
" yang .. kamu semangat sekali mau kerja " ucap Arya yang sejak tadi memperhatikan Naya yang terlihat begitu happy.
" mas tau ini pengalaman pertama nay masuk dunia kerja, bahkan Nisa dia sudah mulai bekerja semenjak dia hari lalu " Naya pun menceritakan berita yang baru saja dirinya ketahui tentang Nisa yang kini bekerja sebagai asisten Lexi.
" wah modus di Lexi " ucap Arya penuh rasa iri.
Naya mencubit hidung mancung Arya yang tau jika suaminya merasa iri karena Lexi bekerja di temani istrinya.
" yang nanti kalo mas udah bisa jalan kamu juga akan keja sama mas " ucap Arya sambil mendorong kursi rodanya mendekat Naya.
Arya berusaha berdiri dengan bertumpu pada pinggiran kursi roda yang dia gunakan, namun Arya tidak bisa menahan beban tubuhnya di tangan nya hingga Arya hampir saja terjatuh jika saja Naya tidak memegangi nya.
" mas jangan memaksakan jika memang tubuh mas belum siap " ucap Naya mengingatkan, karena hari ini Naya melihat Arya yang begitu semangat untuk sembuh hingga memaksa tubuhnya yang masih lemah.
" sabar.. dan percaya kalo mas pasti sembuh"
✍️✍️✍️happy reading 😘😘
pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya
jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi
__ADS_1
love you moreeeee 😍😍🌹